Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series : Islamic Broadcast Communication

Implementasi Kebijakan Kementerian Agama pada Masa Pandemi COVID-19 dalam Aktivitas Penyuluh Agama di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukasari Kota Bandung Nadya Zulfa Imaniar; Rodliyah Khuzai; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.502 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i1.1342

Abstract

Abstract. The emergence of Covid-19 made the Ministry of Religion should make a policy for religious instructors to continue their counseling assisted by virtual media, but in fact, these activities had an obstacles, including religious instructors at KUA Sukasari District where the programs had to be changed, they were required to be creative, and limited activities due to some areas being required to temporarily close. The purpose of this research is to find out the programs, communication processes, obstacles, and solutions for religious instructors at the KUA of Sukasari District during the Covid-19 pandemic. The type of research is qualitative research with descriptive analysis method with a da'wah communication theory and the data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques that will be used are data reduction, data presentation, and verification. The results of this research are the program that carried out by religious instructors at the KUA of Sukasari District there is communication through virtual media and face-to-face with strict health protocols, the obstacles experienced are limitations in mastering the virtual media, building public trust, conditioning gadgets, internet and quotas disruptions, the delays in activity time, and the solution is to have an adaptive attitude and connect with the community. Abstrak. Munculnya Covid-19 membuat Kementerian Agama harus membuat sebuah kebijakan kepada penyuluh agama untuk tetap melakukan penyuluhannya yang dibantu dengan media virtual, namun nyatanya kegiatan tersebut justru mengalami hambatan, termasuk penyuluh agama di KUA Kecamatan Sukasari dimana program yang telah direncanakan harus diubah, mereka diharuskan untuk kreatif, dan kegiatan yang sangat terbatas akibat beberapa wilayah diharuskan untuk tutup sementara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui program, proses komunikasi, hambatan, serta solusi penyuluh agama di KUA Kecamatan Sukasari pada masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif metode deskriptif analisis dengan pendekatan teori komunikasi dakwah dan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang akan digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini bahwa program penyuluh agama KUA Kecamatan Sukasari terdapat komunikasi melalui media virtual dan tatap dengan protokol kesehatan yang ketat, hambatan yang dialami adalah keterbatasan menguasai media virtual, membangun kepercayaan masyarakat, mengkondisikan gadget, gangguan internet dan kuota, keterlambatan waktu kegiatan, dan solusinya adalah dengan adanya sikap adaptif dan saling berkomunikasi dengan masyarakat.
Studi Analisis Nilai Akidah dalam Buku Rotan Sang Kiai Intan Radhialloh; M. Rahmat Effendi; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.341 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3715

Abstract

Abstract. The Rattan Sang Kiai book is a book published in early 2020 by the publisher of Indonesian Rare Books, this book tells how the story of Almahum Mama' Uyeh's magical rattan became his silent witness in educating students in his pesantren environment. From the magic word, it raises the question, whether the book of Rattan Sang Kiai is an Islamic book that contains creed values ​​or even a book that goes into mystical or beyond reason. Based on this background, a problem arises in this research which is formulated to find out (1) the denotative meaning in the book Rattan Sang Kiai (2) the connotative meaning in the book Rattan Sang Kiai (3) the value of faith contained in the book Rattan Sang Kiai. This research is based on the framework of thinking that in analyzing the content of creed values ​​in Rattan Sang Kiai's book, it can be known by using Roland Barthes' theory of semiotics, which is a theory that studies a series of objects, events, and the whole culture of signs Roland's theory Barthes himself developed a two-level system called denotation (sign) and connotation (signified). The researcher uses a correlational analysis technique method using a qualitative approach, which describes the data obtained in the book then analyzed and compared with the meaning of each word. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, literature studies and documentation. The data analysis technique used in this research is descriptive analysis technique. The result of this research is that there are sentences with denotative and connotative meanings and the values ​​of faith in the book are found. Abstrak. Buku Rotan Sang Kiai merupakan buku yang diterbitkan di awal tahun 2020 oleh penerbit Buku Langka Indonesia, buku ini menceritakan bagaimana kisah rotan ajaib Almahum Mama’ Uyeh menjadi saksi bisu beliau dalam mendidik para santri di lingkungan pesantren miliknya. Dari kata ajaib tersebut menimbulkan pertanyaan, apakah buku Rotan Sang Kiai ini merupakan buku islami yang mengandung nilai-nilai akidah atau bahkan merupakan buku yang masuk kepada hal mistis atau diluar nalar. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka muncul permasalahan dalam penelitian ini yang dirumuskan untuk mengetahui (1) makna denotatif dalam buku Rotan Sang Kiai (2) makna konotatif dalam buku Rotan Sang Kiai (3) nilai akidah yang terdapat dalam buku Rotan Sang Kiai. Penelitian ini berdasarkan kepada kerangka berfikir bahwa dalam mengalisis suatu kandungan nilai-nilai akidah dalam buku Rotan Sang Kiai dapat diketahui dengan menggunakan teori Roland Barthes mengenai semiotika, yakni sebuah teori yang mempelajari sederetan objek-objek, peristiwa-peristiwa, dan seluruh budaya tanda Teori Roland Barthes sendiri yakni mengembangkan dua sistem bertingkat yang disebut denotasi (tanda) dan konotasi (petanda). Peneliti menggunakan metode teknik analisis korelasional dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu memaparkan data yang diperoleh pada buku kemudian di analisa dan dibandingkan dengan makna dari setiap kata. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi literatur serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat kalimat kalimat yang bermakna denotatif dan konotatif dan ditemukan nilai nilai akidah dalam buku tersebut.
Metode Dakwah dalam Membina Karakter Baik dan Kuat Santri Siap Guna di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung Aiti Salma Alfa Reshi; Rodliyah Khuza'i; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.317 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3729

Abstract

Abstract. Islam is a da’wah religoin that assigns its people to broadcast its teachings to all mankind as rahmatan lil’alamin. Islam guarantees the realization of happiness and prosperty when its teachings become a way og life and implement it consistently and consistently. Today we are faced with the rapid development of the times. The influence og globalization makes the islamic generation drift away in an instant which results in a slow decline so that the Islamic identity and character of Muslims is lost. This makes a Muslim weak and powerless. The author conducted this study aimed at: Knowing the SSG Training program, Knowing the da’wah method used by the SSG Training Program, and knowing yhe supporting and inhibiting factors of the SSG Training Program. This research is a qialitative research with a case study approach. Data collection techniques in the form of interview text, observation, documentation. The object of this research is the Ready-to-Use Santri Training Program which has the aim of creating students with Good and Strong characters and can play a role in the mindst of state and religious problems as agents of change. In building good and strong characters, there are three stages of the program, namely the self destruct stage program, the self building stage of the program, and the team building stage program. The results of the research are the Ready to Use Santri Training program using the Bil Lisan, Bil Hikmah, Bil Al-Mau’izhah Al-Hasanah, and Bil Al-Mujlah Bi-al-Lati Hiya Ahsan da’wah methods. Supporting factors: discipline, da’wah methods, individual students. Inhibiting factors: individual student, environmental factors, and ineffective communication. Abstrak. Islam adalah agama dakwah yang menugaskan umatnya untuk menyiarkan ajarannya kepada seluruh umat manusia sebagai rahmatan lil’alamin. Islam menjamin terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan manakala ajarannya menjadi pedoman hidup dan melaksanakan secara konsisten serta konsekuen. Dewasa ini kita dihadapkan dengan perkembangan zaman yang cepat. Pengaruh globalisasi menjadikan generasi Islam ikut hanyut dalam keinstanan yang mengakibatkan kemunduran dengan perlahan sehingga hilanglah jati diri dan akhlak Islami muslim. Hal ini menjadikan seorang muslim lemah dan tidak memiliki kekuatan. Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui program Diklat SSG, Mengetahui Metode dakwah yang digunakan Program Diklat SSG, dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat Program Diklat SSG. Penelitian ini merupakan penelitian kualitiatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa teks wawancara, observasi, dokumentasi. Objek penelitian ini adalah Program Diklat Santri Siap Guna yang memiliki tujuan terciptanya santri berkarakter Baik dan Kuat dan dapat berperan di tengah-tengah permasalahan negara dan agama sebagai agen perubahan. Dalam pembinaan karakter baik dan kuat memiliki tiga tahapan program yaitu program tahap dobrak diri, program tahap bangun diri, dan program tahap bangun tim. Hasil dari penelitian yaitu program Diklat Santri Siap Guna menggunakan metode dakwah Bil Lisan, Bil Hikmah, Bil Al-Mau’izhah Al-Hasanah, dan Bil Al-Mujadalah Bi-al-Lati Hiya Ahsan. Faktor pendukung: Tata tertib, metode dakwah, individu santri. Faktor penghambat: Individu santri, faktor lingkungan, dan komunikasi tidak efektif.
Peran Pondok Pesantren Al-Ittihad dalam Meningkatkan Kualitas Berpidato Santri Pondok Pesantren Al-Ittihad Shufi Alfiani Hafli; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.796 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3797

Abstract

Abstract. Muhadharah is the first step as an effort to train students confidence to speak in public. However, from this muhadharah there are still many students who are not confident in speaking in public. Whereas students are the generation needed in society to convey the teachings of the Islamic religion. this research took place at the Al-ittihad Islamic boarding school, Jl. Raya Bandung, Km. 03, Karangtengah, Cianjur. This study aims to determine the role of the Al-ittihad Islamic boarding school improving the speech quality of students through the muhadharah program and what are the supporting and inhibiting factors of improving the quality of students speeches. This research uses qualitative methods with descriptive qualitative research. Methods of data collection is done by using the merhod of inteviews, documentations, and observation. The result of this study conclude that muhadharah activities to improve the quality of giving speeches to students at the Al-ittihad Islamic boarding school had been running well and effectively. During the speech preparation process, students receive direct guidance from the teacher or administrator. This affects the quality of the speeches of the student in which thet become more confident when speaking in public. Supporting and inhibiting factors in the success of improving the quality of students speeches come from themselves because good material is not enough if there is no self confidence and motivation from within. Abstrak. Muhadharah merupakan langkah awal sebagai salah satu upaya melatih percaya diri santri untuk berbicara di depan umum. Namun, dari muhadharah ini masih banyak santri yang belum percaya diri dalam berbicara di depan umum. Padahal santri adalah generasi yang dibutuhkan di masyarakat untuk menyampaikan ajaran agama islam. Penelitan ini bertempat di pondok pesantren Al-ittihad, jl. Raya Bandung, km.03, kec. Karangtengah, Kab. Cianjur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pondok pesantren Al-ittihad dalam meningkatkan kualitas berpidato santri melalui program muhadharah dan apa saja faktor pendukung dan penghambat dari peningkatan kualitas berpidato santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan muhadharah untuk meningkatkan kualitas berpidato santri di pondok pesantren Al-ittihad telah berjalan dengan baik dan efektif. Selama proses persiapan berpidato, santri mendapatkan bimbingan langsung dari ustaz atau pengurus. Hal ini berpengaruh terhadap kualitas berpidato santri yang mana mereka menjadi lebih percaya diri ketika berbicara di depan umum. Faktor pendukung dan penghambat dalam keberhasilan peningkatan kualitas berpidato santri hadir dari diri sendiri karena materi yang baik saja tidak cukup jika tidak adanya rasa percaya diri dan motivasi dari dalam diri sendiri.
Komunikasi Antarbudaya dalam Pernikahan Beda Etnis: (Studi Kasus Pada Pasangan Etnis Bugis dan Etnis Jawa Di Kecamatan Poleang, Sulawesi Tenggara) Rizki Amalia; M. Rachmat Effendi; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.904 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.4149

Abstract

Abstract. Communication and Culture is something that can not be separated. Communication and culture are interrelated things where culture is the behavior of communication, and communication that determines, directs and develops the existing culture. Cultural differences become something that carries quite heavy implications in a marriage. Cultural differences make intercultural marriages a range of conflicts and end in divorce in behavior, tastes, communication, habits to differences in communicating or expressing themselves. Therefore, the purpose of this research are (1) Want to know how the process of Intercultural Communication between Bugis and Javanese Ethnic Couples in overcoming cultural differences, (2) What kind of interactions do these different ethnic couples do in resolving a conflict, (3) And what do they become a supporting and inhibiting factor in the Intercultural Communication of this different ethnic couple. The researcher uses a qualitative method with a descriptive case study approach. With subjects who are a married couple of differents ethnicities in Poleang District. The results of this study indicate that the communication process in the marriage of Bugis and Javanese ethnic couples in Poleang district is able to overcome cultural differences in the procces of Intercultural Communication. Interactions carried out by different ethnic couples can be carried out dynamically so that they can unite two different cultural elements in building and fostering households. The supporting factors of Intercultural Communication are the ability to use language, adaptability mutual trust and tolerance. Abstrak. Komunikasi dan Budaya merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan. Komunikasi dan Budaya merupakan suatu hal yang saling berkaitan yang dimana Budaya merupakan perilaku Komunikasi dan Komunikasilah yang menentukan, mengarahkan serta mengembangkan budaya yang ada. Perbedaan Budaya menjadi suatu hal yang membawa implikasi yang cukup berat dalam satu pernikahan. Perbedaan budaya menjadikan pernikahan antar budaya menjadi rentang terjadinya suatu konflik dan berujung dengan perceraian dikarenakan perbedaan perilaku, selera, komunikasi, kebiasaan sampai dengan perbedaan berkomunikasi atau mengekspresikan diri. Oleh karenanya tujuan pembuatan penelitian ini yaitu (1) Ingin mengetahui bagaimana proses Komunikasi Antarbudaya pasangan Etnis Bugis dan Etnis Jawa dalam mengatasi perbedaan budaya, (2) Seperti apa interaksi yang dilakukan pasangan beda etnis ini dalam menyelesaikan suatu konflik, (3) Serta apa yang menjadi faktor Penunjang dan Penghambat dalam Komunikasi Antarbudaya pasangan beda etnis ini. Peneliti menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus Deskriptif. Dengan Subyek yang merupakan pasangan suami istri yang berbeda etnis di Kecamatan Poleang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Proses komunikasi dalam pernikahan pasangan etnis Bugis dan etnis Jawa di Kecamatan Poleang mampu mengatasi perbedaan budaya dalam proses Komunikasi Antarbudaya. Interaksi yang dilakukan pasangan beda etnis ini dapat dilaksanakan secara dinamis sehingga dapat menyatukan dua unsur budaya yang berbeda dalam membangun dan membina rumah tangga. Adapun Faktor Penunjang Komunikasi Antarbudaya ini yaitu kemampuan dalam penggunaan Bahasa, kemampuan beradaptasi, sikap saling percaya dan toleransi.
Tanggapan Masyarakat Kota Bandung terhadap Pesan Dakwah dalam Program Acara Percikan Iman di Radio Oz 103.1 FM Bandung Adela Nur Rizkika; Muhammad Rahmat Effendi; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.162 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.4484

Abstract

Abstract. This research is a research broadcast da'wah through da'wah programs in radio mass media by examining the results of public responses, especially those in the city of Bandung, to the message of da'wah in the Sprinkling of Faith Program on Radio Oz 103.1 FM Bandung. The purpose of this study was to obtain data covering the contents of the Sprinkling Faith program, Radio listeners' responses to the da'wah message in the Sprinkling Iman program, supporting factors and obstacles for listeners of Radio Oz 103.1 FM Bandung to the Sprinkling Faith program. This study uses a descriptive quantitative method, using a purposive random sampling sample with a Likert scale, the sample size of this study was 30 respondents. Data collection techniques are questionnaires, interviews, observation, and literature study. The results of this study indicate that the Sprinkling of Iman program discusses the contents of the problem discussion material and book review. The limitation of this research material is the problem surgical material. Public Responses to the Sprinkling of Faith Program gave many positive responses, especially in improving the community's religious knowledge. The message of da'wah from the problem-solving material is the message of morality and the message of faith seen based on the source of the rebroadcast on the YouTube broadcaster/da'i media and analyzed. The constraint and supporting factors of this program are various that people complain about the lack of time, weather disturbances that can affect the quality of radio broadcasts, the supporting factors are presenting interactive broadcasts, speaking style and friendly and interesting announcers/da'i, knowledge of broadcasters/da'i when preaching is easy to understand, the clarity of articulation of the word announcer/preacher is clear. Abstrak. Penelitian ini adalah penelitian siaran dakwah melalui program dakwah di media massa Radio dengan meneliti hasil tanggapan Masyarakat khususnya yang berada di Kota Bandung terhadap pesan dakwah dalam Program Acara Percikan Iman di Radio Oz 103.1 FM Bandung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh data meliputi isi program Percikan Iman, tanggapan pendengar Radio terhadap pesan dakwah dalam program acara Percikan Iman, faktor pendukung dan faktor kendala pendengar Radio Oz 103.1 FM Bandung terhadap program acara Percikan Iman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan sampel Purposive random sampling dengan skala Likert, Ukuran sampel penelitian ini 30 responden. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program Percikan Iman membahas isi materi bedah masalah dan bedah buku. Pembatasan materi penelitian ini adalah materi bedah masalah. Tanggapan Masyarakat mengenai Program Acara Percikan Iman banyak memberi tanggapan positif terutama dalam peningkatan ilmu agama masyarakat. Pesan dakwah dari materi bedah masalah adalah pesan akhlak dan pesan akidah dilihat berdasarkan sumber siaran ulang di media youtube penyiar/da’i dan dianalisis. Faktor kendala dan pendukung dari program ini beragam bahwa masyarakat mengeluhkan waktu yang kurang, gangguan cuaca yang dapat mempengaruhi kualitas siaran Radio, faktor pendukungnya menyajikan siaran interaktif, gaya bicara dan penyiar/da’i yang ramah dan menarik, wawasan ilmu penyiar/da’i saat berdakwah mudah dipahami, kejelasan artikulasi kata penyiar/da’i yang jelas.
Pola Komunikasi Dakwah pada Instagram Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat dalam Memotivasi Masyarakat Untuk Berzakat, Berinfak dan Bersedekah Pada Periode 2020-2022 Sarah Aulia Pebrian; Bambang Saiful Ma'arif; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6887

Abstract

Abstract. Nn The da'wah communication pattern is a role contained in the Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat program. On that basis, this research focuses on finding out the factors that influence da'wah communication patterns and examines more deeply how da'wah communication patterns are carried out by Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. In this study the researchers focused on "patterns of da'wah communication at Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat in motivating people to give zakat, give alms and give alms in the 2020-2022 period." This study used qualitative research methods through field research with a phenomenological approach to the people of West Java who were sampled. The aim of the research is to obtain an effective da'wah communication pattern about programs organized by Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat in motivating people to give zakat, donate and give alms. The results of the study found that first, the programs contained in Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat consisted of education, health, social, piety and economy. Second, the da'wah technique carried out by Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat is by the bi al-hikmah method, mau'izatul hasana and mujjadi billati hiya ahsan. In addition to these three methods, and softseling and hardseling methods. Third, opportunities are the high level of community generosity and access to increasingly sophisticated technology that makes it easy for people to access information related to zakat, donations and alms. The obstacles faced are the lack of public awareness of zakat, lack of public trust in institutions, lack of knowledge and understanding of the community. Fourth, the pattern of da'wah communication that is carried out provides motivation in behaving positively in tithing, infaq and alms. Abstrak. Pola komunikasi dakwah merupakan peranan yang terdapat dalam program Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. Atas dasar itu, penelitian ini berfokus pada, untuk mencari tahu faktor-faktor yang mempengaruhi pola komunikasi dakwah dan mengkaji lebih dalam bagaimana pola komunikasi dakwah yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. Di penelitian ini peneliti berfokus kepada “pola komunikasi dakwah pada instagram badan amil zakat nasional provinsi jawa barat dalam memotivasi masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah pada periode 2020-2022.” Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui penelitian penelitian lapangan dengan pendekatan fenomenologi terhadap mayarakat Jawa Barat yang diambil sampel. Tujuan penelitian, untuk memperoleh pola komunikasi dakwah yang efektif tentang program yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat dalam memotivasi masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah. Hasil penelian menemukan, bahwa yang pertama, program yang terdapat di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat terdiri atas, pendidikan, kesehatan, sosial, takwa dan ekonomi. Kedua, teknik dakwah yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat adalah dengan metode bi alhikmah, mau’izatul hasana dan mujadalah billati hiya ahsan. Selain ketiga metode tersebut, dan metode softseling dan hardseling. Ketiga, peluang adalah tingkat kedermawanan masyarakat yang tinggi dan akses teknologi yang semakin cangih ini membuat masyarakat mudah dalam mengakses informasi terkait zakat, infak dan sedekah. Adapun kendala yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap berzakat, kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga, kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyaraka. Keempat, pola komunikasi dakwah yang dilakukan memberikan motivasi dalam berperilaku positif dalam berzakat, infak dan sedekah. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Komunikasi, Dakwah, Motivasi
Implementasi Program Majelis Taklim Nisaiyah dalam Meningkatkan Kualitas Akhlak para Anggota Majelis Taklim di Pusdai Jawa Barat Fadhila Altarans; Chairiawaty; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i1.11053

Abstract

Abstract. Nisaiyah taklim assembly program to improve the moral quality of taklim assembly members in Pusdai West Java. This aims to deepen the knowledge of Islamic religion as a means of religious teaching and a means of da'wah. The research object is the Nisaiyah taklim assembly using qualitative research. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The research results show that one of the Islamic religious education institutions is organized in non-formal education so that it has the aim of increasing istiqomah, devotion and faith in Allah SWT. Abstrak. Program majelis taklim nisaiyah dalam meningkatkan kualitas akhlak para anggota majelis taklim di Pusdai Jawa Barat. Ini bertujuan untuk memperdalam lagi tentang ilmu agama Islam sebagai sarana pengajaran agama dan sarana dakwah. Obyek penelitian yaitu majelis taklim nisaiyah menggunakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara,dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan salah satu lembaga pendidikan keagamaan Islam yang diselenggarakan dalam pendidikan nonformal sehingga mempunya tujuan untuk meningkatkan istiqomah, ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT.
Strategi Dakwah Bil Lisan Ustadz Abiazkakia di Media Sosial Tiktok Muhammad Farhan Al Fairuz Holak; Ida Afidah; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i1.11121

Abstract

Abstract . Social media has become an effective tool in communicating nowadays. Messages conveyed via social media are received very quickly and have a wide reach. Tiktok is one of the social media that is currently in demand. This platform provides music video features that attract a large audience. Da'wah through Tiktok with an interesting video concept and a message that is easy to accept is important so that the audience is interested and doesn't get bored. Ustadz Abiazkakia via the account @abiazkakiaa is one of the preachers on Tiktok. Through this account, Ustadz Abiazkakia preaches in a unique and interesting way for Tiktok users. The aim of this research is the da'wah strategy used by Ustadz Abiazkakia in the Tiktok media. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type, with Al-Bayanuni's theory of preaching strategies which includes sentimental strategies, rational strategies and sensory strategies. The data collection methods used were observation, interviews and documentation. The research results show that (1) Ustadz Abiazkakia's da'wah program is da'wah content and live streaming. The da'wah program is presented using language that is easy for the public to understand, carrying a light theme. (2) the da'wah strategy used by Ustadz Abiazkakia, namely verbal da'wah which includes sentimental strategies, rational strategies and sensory strategies. Abstrak. Media sosial menjadi alat yang efektif dalam berkomunikasi di zaman sekarang. Pesan yang disampaikan melalui media sosial sangat cepat diterima dan memiliki jangkaun yang luas. Tiktok merupakan salah satu media sosial yang diminati saat ini. Platform ini menyediakan fitur video musik yang menarik banyak khalayak. Dakwah melalui Tiktok dengan konsep video yang menarik dan pesan yang mudah diterima menjadi hal yang penting agar penonton tertarik dan tidak bosan. Ustadz Abiazkakia melalui akun @abiazkakiaa merupakan salah satu pelaku dakwah di Tiktok. Melalui akun tersebut Ustadz Abiazkakia melakukan dakwah dengan cara yang unik dan menarik bagi para pengguna Tiktok. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana strategi dakwah yang digunakan oleh Ustadz Abiazkakia di media Tiktok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan teori strategi dakwah Al-Bayanuni yang mencakup strategi sentimental, strategi rasional dan strategi inderawi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) program dakwah yang dimiliki Ustadz Abiazkakia yaitu konten dakwah dan live streaming. dalam program dakwah yang disajikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh khalayak, membawa tema yang ringan. (2) strategi dakwah yang digunakan Ustadz Abiazkakia yaitu dakwah bil lisan yang mencakup strategi sentimental, strategi rasional dan strategi inderawi.
Pengaruh Teknik Komunikasi Persuasif Ikrama terhadap Kesadaran Religiusitas Masyarakat Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung Nazhiifah; Khuza'i, Rodliyah; Siddiq, Asep Ahmad
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i1.11763

Abstract

Abstract. Youth mosque is a separate community in the mosque. Likewise, the youth of the mosque, should be able to be an example for the surrounding community. The purpose of this study was to determine whether there was an influence between the program of activities and the study material provided by Ikrama on the religious attitude or religiosity of the community. The type of research used is descriptive quantitative. With a sample of 33 using a Likert scale from the number of 50 congregations. Data collection techniques through observation, distributing questionnaires, documentation, and interviews. Researchers used data analysis techniques in the form of validity, reliability, normality, simple regression, f-test, and the coefficient of determination. The theory used by the author to answer the research problem is Wiryanto's influence theory, Carl Hovland's persuasive communication theory, and Glock and Stark's theory of religiosity. From the results of the study, it was found that 21.5% had an influence on the program of activities and study materials provided by Ikrama with the religious attitude or religiosity of the community. Abstrak. Remaja masjid merupakan merupakan suatu komunitas tersendiri di dalam masjid. Begitupula remaja masjid, sudah seharusnya mampu menjadi contoh bagi masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui apakah terdapat pengaruh antara program kegiatan dan materi kajian yang diberikan oleh Ikrama terhadap sikap keberagamaan atau religiusitas masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Dengan sampel 33 dengan menggunakan skala likert dari jumlah 50 jama’ah. Teknik pengumpulan data melalui observasi, penyebaran kuesioner, dokumentasi, dan wawancara. Peneliti menggunakan teknik analisa data berupa uji validitas, reliabelitas, normalitas, regresi sederhana, uji f, serta koefisien determinasi. Teori yang digunakan oleh penulis guna menjawab permasalahan penelitian yakni teori pengaruh dari Wiryanto, teori komunikasi persuasif dari Carl Hovland, dan Teori Religiusitas dari Glock dan Stark. Dari hasil penelitian, ditemukan sebesar 21,5% adanya pengaruh terhadap program kegiatan dan materi kajian yang diberikan oleh Ikrama dengan sikap keberagamaan atau religiusitas masyarakat.