Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MOBILE SEAMLESS LEARNING FOR FUTURE LEARNING MODELS Abdul Haris Indrakusuma
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v7i1.5360

Abstract

The learning process that emerges scientifically is one of the current learning emphases. The development of mobile technology such as smartphones supports learning that occurs outside of context, that is, it can occur at any time and anywhere without being bound by time and space. This has the opportunity to create learning that arises naturally. Students can be accommodated to study anytime and anywhere according to the students wishes or learning mood. Therefore, appropriate concepts and designs are needed to provide an effective learning environment. Mobile seamless learning is a learning model that contains the concept of continuity and continuity in the learning process that occurs without boundaries of space and time. This article describes the general concept in developing Mobile Seamless Learning-based learning
DEVELOPMENT OF A WEB-BASED POINT OF SALE (POS) SYSTEM APPLICATION FOR MRS. SULASMI'S GROCERY STORE Bian Dwi Pamungkas; Hendra Adi Saputra; Fahrur Rozi; Abdul Haris Indrakusuma
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v7i2.4491

Abstract

    Mrs. Sulasmi grocery store is a grocery store that shells various types of goods. Mrs. Sulasmi grocery store has been established since 1998, and for almost 25 years or running the business, the store has not utilizied a supporting system for inventory recording and financial reporting. Due to the absence of such a system, store owners often face various fifficulties as monitoring inventory, calculating profit, lack of supervision over the security of good, and sometimes forgetting about product prices. ack of supervision over the security of goods, and sometimes forgetting about product prices. This research aims to develop a web-based point-of-sale (POS) system application that is suitable to assist Mrs. Sulasmi, the owner of the grocery store, in overcoming these challenges. The research methodology used is Research and Development (RnD) with a prototype development model consisting of 7 stages: (1) gathering requirements, (2) creating a prototype, (3) evaluating the prototype, (4) coding the system, (5) system testing, (6) system evaluation, and (7) system utilization. The assessment results from expert evaluators indicate that the developed product has achieved a very suitable criteria with a percentage of 100% for compatibility aspect and 100% for functional suitability aspect. Meanwhile, the field trial results indicate that the developed product has achieved a very satisfactory criteria with a score of 96.67. Based on the research findings, it can be concluded that the web-based point-of-sale system application for Mrs. Sulasmi grocery store is highly suitable for use.                                                                                                 Keywords: Web, Point of Sale, Grocery store
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI INVENTARIS BARANG DI LABORATORIUM ROBOTIKA UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI BERBASIS WEB Bian Dwi Pamungkas; Muhammad Alifi Ferdiansyah; Abdul Haris Indrakusuma; Vertika Panggayuh
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v8i2.9280

Abstract

Laboratorium adalah fasilitas dengan peralatan khusus untuk penelitian dan eksperimen. Inventarisasi peralatan sering dilakukan secara manual, sehingga dibutuhkan sistem informasi untuk mempermudah monitoring. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi inventaris barang di laboratorium robotika Universitas Bhinneka PGRI berbasis web untuk membantu pencatatan, penggandaan, peminjaman, dan pengembalian barang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RnD) dengan model Agile Development. Agile Development terdiri dari 6 fase yaitu: (1) Planning, (2) Implementation, (3) Testing, (4) Documentation, (5) Deployment, (6) Maintenance. Hasil penilaian dari ahli media I dan ahli media II dapat dinyatakan bahwa produk yang dikembangkan telah mencapai kriteria yang sangat valid dengan pencapaian persentase sebesar 100% pada aspek Compatibility dan 100% pada aspek Functional Suitability. Sedangkan hasil penilaian dari uji kelompok kecil dapat dinyatakan bahwa produk yang dikembangkan telah mencapai kriteria Excellent dengan pencapaian nilai sebesar 94,16. Kemudian hasil penilaian dari uji kelompok besar yang memperoleh nilai 93,5 yang masuk dalam kriteria Excellent. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa sistem informasi inventasris barang di laboratorium robotika Universitas Bhinneka PGRI berbasis web sudah sangat layak untuk digunakan..
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Abdul Haris Indrakusuma; Vertika Panggayuh; Fahrur Rozi; Richo Prastianto
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v8i2.9286

Abstract

Pada era revolusi industri 4.0 saat ini, kemajuan teknologi dan informasi (TI) memberikan pengaruh besar pada bidang pendidikan. Perkembangan teknologi dan informasi (TI) saat ini dapat dimanfaatkan oleh tenaga pendidik guna menciptakan media pembelajaran yang menarik dan bervariasi. Dengan terciptanya media pembelajaran yang menarik dan bervariasi, diharapkan dapat meningkatkan keaktifan, serta meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran modul elektronik berbasis android yang layak pada mata pelajaran Matematika di SMP Negeri 6 Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian RD (Research and Development) dengan model penelitian 4D (Four-D). Model ini dipilih karena memiliki kelebihan yang sangat cocok untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dengan tahapan-tahapan pelaksanaan yang cukup detail. Model pengembangan ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Pada penelitian ini didapatkan hasil uji coba produk pada ahli media I sebesar 84%, ahli media II sebesar skor 99%, ahli materi dengan sebesar 90,9%, uji coba kelompok kecil sebesar 92%, dan uji coba kelompok besar sebesar 94,5%. Berdasarkan hasil skor rata-rata dari 5 kali uji coba didapatkan presentase skor 92,1% yang termasuk dalam kategori “Sangat Layak” untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI BERBASIS MOBILE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN SEDERHANA UNTUK SD NEGERI 01 NGRANCE Abdul Haris Indrakusuma; Vertika Panggayuh; Bian Dwi Pamungkas; Irianinza Risquila Nikma
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v7i2.9281

Abstract

Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di dalam kelas belum memanfaatkan ragam media pembelajaran berbasis teknologi hanya menggunakan media yang ada seperti papan tulis, guru belum memanfaatkan media teknologi lain yang bersifat interaktif. Peserta didik memerlukan media pembelajaran yang tepat untuk mengantarkan konsep pecahan sederhana agar mudah dipahami dan di mengerti. Sehubungan dengan hal tersebut maka dapat dipandang perlu untuk mengembangkan media game berbasis mobile yang layak dalam pembelajaran matematika materi pecahan untuk SD Negeri 01 Ngrance.Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan menggunakan model ADDIE (Analyze, Desain, Development, Implementation, Evaluasi). Media game edukasi ini divalidasi oleh dosen jurusan Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung. Angket digunakan untuk mengevaluasi kualitas media, kualitas materi, dan respon siswa. Uji coba media dilakukan di SD Negeri 01 Ngrance dengan jumlah responden 13 siswa dan 1 guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media game edukasi berbasis mobile yang dikembangkan dengan nama Game Edukasi Pecahan Sederhana dengan materi Pecahan Sederhana. Dan Game Edukasi Pecahan Sederhana sangat layak digunakan untuk belajar pecahan sederhana siswa kelas IV. Kualitas produk media pembelajaran ini ditentukan oleh aspek kelayakan materi dan media. Penilaian aspek kelayakan ahli media memperoleh 95,7%. Dan penilaian aspek kelayakan ahli materi memperoleh 82,5%, kedua presentase tersebut dikategorikan sebagai “sangat layak”. Untuk penilaian berdasarkan respon siswa didapat presentase 92,75% dengan presentase kelayakan “sangat layak”.