Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Pakan Ternak Dari Cangkang Rajungan untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat Citemu Bebasis Eco Feed Mustopa; Risladiba
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17230

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Citemu, Kabupaten Cirebon, melalui pengolahan limbah cangkang rajungan menjadi pakan ternak inovatif bernama Eco Feed Citemu. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Kegiatan utama meliputi dua workshop, yaitu workshop pengemasan produk dan workshop pemasaran digital melalui platform e-commerce seperti Shopee. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dalam mempelajari desain kemasan yang menarik serta strategi pemasaran berbasis digital, sehingga meningkatkan keterampilan produksi, pengemasan, dan distribusi produk. Program ini tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi telah berkembang hingga pendampingan langsung pemasaran produk melalui marketplace, dan saat ini kegiatan pemasaran tersebut telah berjalan secara aktif oleh masyarakat desa. Pendampingan ini membantu masyarakat memahami pengelolaan akun toko daring, penentuan harga, pengunggahan produk, serta komunikasi dengan konsumen. Secara keseluruhan, program ini berhasil membuka peluang ekonomi baru, mengurangi limbah lingkungan, serta membangun kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan PAR efektif dalam mendorong transformasi sosial dan ekonomi di wilayah pesisir Desa Citemu, dengan rekomendasi penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan agar pengembangan produk dan pemasaran dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Fenomena Catcalling Pada Perempuan: Relasi Tubuh dan Kekuasaan Perspektif Sandra Bartky Mukhyar, Muhamad; Risladiba
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 13 No 01 (2026): January - June 2026
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/jsga.v13i01.11455

Abstract

Catcalling adalah tindakan verbal yang bertujuan menarik perhatian, yang sering kali ditujukan kepada perempuan di ruang publik. Meskipun sering dianggap sebagai candaan atau perilaku sepele, catcalling merupakan bentuk pelecehan seksual yang berakar pada objektifikasi tubuh perempuan dan ketimpangan kekuasaan sistemik yang dilanggengkan oleh patriarki. Artikel ini menganalisis catcalling melalui perspektif teori feminisme Sandra Bartky, dengan fokus pada relasi antara tubuh dan kekuasaan. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode kajian pustaka, penelitian ini mengacu pada karya-karya akademik terkait catcalling, kekerasan berbasis gender, serta teori Bartky tentang pendisiplinan tubuh dan objektifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa catcalling berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang memperkuat dominasi patriarki melalui objektifikasi dan pendisiplinan tubuh perempuan. Konsep "pengawasan diri" (self-surveillance) dari Bartky menggambarkan bagaimana perempuan menginternalisasi norma sosial, sehingga mereka mengubah perilaku, penampilan, dan gerakan mereka sebagai respons terhadap ancaman pelecehan. Analisis ini menyoroti bahwa catcalling bukan sekadar tindakan individu, melainkan bagian dari struktur kekuasaan patriarkal yang membatasi kebebasan perempuan di ruang publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perubahan struktural diperlukan untuk mengatasi catcalling, termasuk edukasi gender dan pergeseran budaya yang menantang norma patriarki. Temuan ini berkontribusi pada diskursus feminisme dengan menghubungkan pengalaman sehari-hari perempuan dengan sistem kekuasaan dan kontrol yang lebih luas.