Muhammad Ridho
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Maksum

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INOVASI PENGEMBANGAN MATERI AJAR PENDIDIKAN IPS DI SMP MELALUI PENDEKATAN TRADISI LISAN DAN SEJARAH LOKAL KABUPATEN LANGKAT Deni Hartanto; Zulham Siregar; Yusda Novianti; Muhammad Ridho
Jurnal Sintaksis Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v6i1.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pembelajaran IPS di SMP melalui pendekatan tradisi lisan dan sejarah lokal Kabupaten Langkat. Pendekatan tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang relevan dengan konteks budaya, sejarah dan sosial Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif analisis. Metode ini melibatkan serangkaian kegiatan seperti pengumpulan data dari sumber pustaka, membaca secara mendalam, mencatat informasi penting, serta mengolah data untuk mendukung analisis yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi lisan dan sejarah lokal memiliki potensi besar untuk menjadi alternatif pengembangan materi pembelajaran IPS di tingkat SMP. Hal ini didasarkan pada beberapa pertimbangan penting, yaitu: a) keterkaitannya dengan kurikulum yang berlaku; b) kekayaan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam konten tradisi lisan dan sejarah lokal; serta c) relevansi dengan tantangan yang dihadapi di lingkungan sekolah. Selain itu, terdapat tiga langkah utama yang dapat dilakukan. 1) tahap analisis, yakni mengidentifikasi tradisi lisan yang relevan dan menyesuaikannya dengan kurikulum. 2) tahap desain dan pengembangan, di mana format dan struktur materi pembelajaran dirancang agar menarik dan bermanfaat bagi siswa. 3) tahap penerapan, yaitu mengintegrasikan materi yang telah dikembangkan ke dalam proses belajar-mengajar dengan cara yang interaktif dan bermakna. Langkah tersebut mampu mempengaruhi model pemebelajaran, pengetahuan, karakter dan memberikan apresiasi mendalam terhadap budaya lokal di Kabupaten Langkat.