Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Teoretis Biomekanika dalam Optimalisasi Gerak Olahraga: Sebuah Studi Literatur mengenai Efisiensi, Teknik, dan Pencegahan Cedera Frendi Danielo Frendi; Tuti Widia Ningsih Tuti Widia Ningsih; Fransisco Simamora; Yogi Van Lee Pernando Purba; Siraj Almuntasir Billah
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 6 No 3 (2026): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v6i3.4853

Abstract

Biomekanika olahraga merupakan cabang ilmu yang menelaah prinsip-prinsip mekanika dalam kaitannya dengan gerak tubuh manusia ketika melakukan aktivitas fisik. Kajian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penerapan teori biomekanika dapat memberikan kontribusi terhadap optimalisasi teknik, efisiensi energi, serta pencegahan cedera pada atlet maupun pelaku olahraga secara umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa artikel, buku, dan publikasi akademik yang relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan biomekanika berperan penting dalam mengidentifikasi pola gerak yang efektif, meminimalkan kesalahan teknik, serta merancang strategi latihan yang sesuai dengan kebutuhan individu. Selain itu, kajian literatur juga menegaskan bahwa pemahaman biomekanika tidak hanya berkaitan dengan peningkatan performa, tetapi juga berfungsi sebagai dasar dalam pengembangan teknologi olahraga, misalnya dalam desain peralatan dan metode pelatihan berbasis data. Dari perspektif pencegahan cedera, literatur yang ditinjau menunjukkan bahwa analisis biomekanika mampu membantu pelatih dan praktisi olahraga dalam mengurangi risiko kerusakan jaringan akibat gerakan yang berulang atau tidak efisien. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi kajian biomekanika dalam praktik olahraga modern sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kinerja sekaligus menjaga keselamatan atlet.
Penyimpangan dan Masalah Sosial Dalam Olahraga Iren Tasya; Tomi Setiadi; Yogi Van Lee Pernando Purba; Fransisco Simamora; Yan Indra Siregar; Putra Arima
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8493

Abstract

Olahraga merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat karena tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, interaksi sosial, serta penanaman nilai-nilai seperti sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kejujuran. Namun, dalam praktiknya dunia olahraga tidak terlepas dari berbagai penyimpangan dan masalah sosial yang dapat merusak nilai-nilai tersebut. Artikel ini bertujuan untuk membahas bentuk-bentuk penyimpangan dan masalah sosial dalam olahraga, faktor penyebab terjadinya penyimpangan, dampak yang ditimbulkan, serta upaya pencegahan dan penanganannya. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber yang berkaitan dengan sosiologi olahraga dan fenomena sosial dalam dunia olahraga. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa bentuk penyimpangan dan masalah sosial dalam olahraga meliputi kekerasan dan hooliganisme, penggunaan doping, korupsi dan manipulasi pertandingan, serta pelecehan dan diskriminasi. Faktor penyebab munculnya masalah tersebut antara lain fanatisme berlebihan, tekanan untuk meraih kemenangan, kepentingan ekonomi, lemahnya pengawasan, rendahnya pemahaman etika olahraga, serta pengaruh lingkungan sosial. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya merugikan atlet secara fisik dan mental, tetapi juga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia olahraga dan merusak citra olahraga sebagai sarana pendidikan karakter. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara atlet, pelatih, suporter, organisasi olahraga, dan pemerintah dalam menanamkan nilai sportivitas, memperketat pengawasan, serta menerapkan aturan dan sanksi yang tegas agar tercipta lingkungan olahraga yang aman, adil, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Peran Sport Massage dalam Pemulihan Pasca Latihan Intensitas Tinggi: Analisis Temuan Penelitian Terdahulu Frendi Danielo Sinaga; Fajar Sidiq; Martua H Panggabean; Fransisco Simamora; Rahul Gonzales Nainggolan; M Andre Fahrian
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 5 No. 1 (2027): Januari 2027
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v5i1.9310

Abstract

Pemulihan setelah latihan intensitas tinggi merupakan bagian penting dalam menjaga kesiapan fisik dan mendukung proses adaptasi tubuh terhadap aktivitas olahraga. Sport massage merupakan salah satu metode pemulihan yang banyak digunakan dalam olahraga, tetapi hasil penelitian mengenai efektivitasnya terhadap berbagai indikator pemulihan masih menunjukkan temuan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sport massage sebagai intervensi pemulihan setelah latihan intensitas tinggi berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah dan menganalisis berbagai publikasi ilmiah yang membahas penggunaan sport massage setelah aktivitas fisik atau latihan intensitas tinggi. Literatur yang dikaji mencakup penelitian eksperimental, systematic review, dan meta-analysis yang membahas indikator delayed onset muscle soreness (DOMS), kelelahan, fleksibilitas, respons fisiologis, persepsi pemulihan, dan performa fisik. Hasil kajian menunjukkan bahwa manfaat sport massage lebih konsisten ditemukan pada penurunan DOMS atau nyeri otot, peningkatan fleksibilitas, serta perbaikan persepsi pemulihan. Sementara itu, pengaruh terhadap kelelahan, respons fisiologis, kekuatan, sprint, lompatan, daya tahan, dan performa fisik secara langsung masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten antarpenelitian. Perbedaan hasil tersebut dapat berkaitan dengan variasi teknik dan durasi massage, karakteristik subjek, jenis serta intensitas latihan, waktu pemberian massage, dan indikator pemulihan yang digunakan. Berdasarkan hasil kajian, sport massage dapat digunakan sebagai salah satu metode pendukung dalam proses pemulihan setelah latihan intensitas tinggi, terutama untuk membantu mengurangi keluhan nyeri otot dan mendukung persepsi pemulihan, tetapi tidak dapat dipandang sebagai metode yang secara langsung meningkatkan seluruh aspek performa fisik.