Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN SASTRA BAGI SISWA DI KAWASAN PESISIR MELALUI TEKNIK INFOGRAFIK INTERAKTIF DAN GAMIFIKASI BERBASIS AKAL IMITASI Ayu Hidayanti Ali; Nuramila Nuramila; Argariawan Tamsil; Puspita Dian Agustin
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v16i1.13761

Abstract

As a system that shapes the human resources of a nation, education is a crucial aspect that must be maintained in harmony with the development of the times. The rapid flow of technological advancement demands that teachers continuously develop innovations within classroom settings — including in literature learning. Through the study of literature, students’ character and critical thinking skills are refined. Moreover, cultural and historical values within society can be taught through literary education. The cultivation of these values can be realized through the interaction between students and teachers by utilizing technology. Based on this premise, the present study aims to describe the transformation of literature learning for students in coastal areas through the use of interactive infographic techniques and gamification based on Artificial Intelligence (AI). The method employed in this research is descriptive. The findings reveal that the transformation of literature learning through interactive infographic and AI-based gamification techniques not only enhances students’ learning motivation but also helps improve their understanding of the structure of fable texts.
Profesi Kependidikan di Era Digital: Tantangan, Peluang, dan Strategi Penguatan Profesionalisme Guru Noerwanty Bilale; Nuramila Nuramila; Argariawan Tamsil
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2026): Februari
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap dunia pendidikan dan profesi kependidikan. Era digital menuntut guru tidak hanya menguasai kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga memiliki literasi digital, kemampuan adaptasi, kreativitas, serta kesadaran etika dalam pemanfaatan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis profesi kependidikan di era digital dengan menelaah tantangan, peluang, dampak, serta strategi penguatan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai tantangan, seperti tuntutan literasi digital, perubahan karakter peserta didik, beban administrasi, serta persoalan etika dan keamanan digital. Namun demikian, era digital juga membuka peluang besar berupa akses luas terhadap sumber belajar, kolaborasi profesional, pembelajaran yang personal dan inklusif, serta pengembangan kreativitas dan inovasi pembelajaran. Tantangan dan peluang tersebut berdampak langsung pada profesionalisme guru, sehingga diperlukan strategi penguatan melalui pelatihan berkelanjutan, kolaborasi profesional, integrasi teknologi yang efektif, penerapan etika digital, serta evaluasi dan refleksi berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat, guru diharapkan mampu menjalankan perannya secara profesional dan adaptif dalam menghadapi dinamika pendidikan di era digital.
Profesionalisme Guru di Era Transformasi Pendidikan Elisa Ahmad; Nuramila Nuramila; Argariawan Tamsil
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2026): Februari
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesi kependidikan merupakan bidang pekerjaan yang berkaitan langsung dengan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui proses pendidikan yang terencana dan berkelanjutan. Guru sebagai bagian utama dari profesi kependidikan memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan akademik, sikap, dan karakter peserta didik. Artikel konseptual ini bertujuan untuk membahas konsep profesi kependidikan, profesionalisme guru, serta tantangan yang dihadapi guru di tengah perubahan sistem pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, serta kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa profesionalisme guru tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga oleh kemampuan pedagogik, sikap profesional, serta kesiapan guru dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pendidikan abad ke-21. Oleh karena itu, penguatan profesi kependidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas pendidikan dapat terus meningkat.
Peran Guru dalam Membentuk Karakter dan Kompetensi Peserta Didik Nuramila Nuramila; Dewi Pusfita; Argariawan Tamsil
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2026): Februari
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan kontribusi guru dalam membangun karakter dan kemampuan peserta didik dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Titik beratnya adalah pada bagaimana pendidik profesional, yaitu guru, berperan aktif dalam pendidikan karakter dengan memberikan teladan, membina moral, dan mengembangkan kompetensi peserta didik melalui metode pengajaran yang inovatif. Temuan menunjukkan bahwa penggabungan nilai-nilai karakter dalam proses belajar dan interaksi sehari-hari guru secara signifikan memperbaiki pembentukan karakter serta kemampuan akademis dan non-akademis peserta didik. Guru merupakan fondasi utama dalam menghasilkan generasi yang berkualitas, berakhlak baik, dan memiliki kompetensi.
Reconceptualizing Insyaallah in Digital Interaction: A Cognitive Linguistics Perspective Nuramila Nuramila; Argariawan Tamsil
Journal of English Language and Education Vol 11, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i4.3138

Abstract

Language functions not only to convey information but also to express attitudes, commitment, and conceptual perspectives. In digital communication, the Islamic expression insyaallah (“if God wills”) has experienced a semantic shift from its theological meaning toward a pragmatic social function. This study investigates the reconceptualization of insyaallah in digital interactions using Ronald W. Langacker’s Cognitive Grammar framework. Employing a qualitative descriptive approach, the study analyzes utterances from social media and instant messaging platforms by examining their contexts, interlocutors’ responses, and conceptual structures. The findings indicate that insyaallah increasingly functions as a marker of uncertainty, tentative commitment, and social risk mitigation rather than solely expressing submission to God’s will. The analysis also reveals a shift from a religious-theological frame to a social-probabilistic frame and the emergence of reduced commitment patterns. Interlocutors consistently interpret insyaallah according to this emerging meaning, suggesting shared conceptualization. The study contributes empirical evidence that lexical meaning is dynamically reconstructed through repeated social interaction and digital communication.