Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Behavior Modification for Children Indicated of Phubbing Using Shapping Technique and Token Economy Ananda Tri Suci; Fajri Rahman; Winata Ardiana; Kayla Afifa; Rahmah Rezki Elvika
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.211

Abstract

Perkembangan teknologi gadget yang pesat memunculkan fenomena phubbing, yaitu kebiasaan mengabaikan orang lain dan fokus pada layar gadget. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas metode Token Economy untuk memodifikasi perilaku phubbing pada anak. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan desain Single Subject Design. Subjek penelitian adalah anak usia 12 tahun yang terindikasi phubbing berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada tahap intake. Intervensi dilakukan selama 7 hari dengan 14 sesi treatment. Subjek diberikan waktu 1 jam untuk berperilaku dengan sistem poin sesuai durasi phubbing yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tahap pasca treatment dibandingkan baseline. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya rata-rata durasi waktu ketika anak berperilaku phubbing pada sesi baseline akhir. Selain mengurangi perilaku phubbing, anak juga mengalami peningkatan dalam interaksi sosial. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Token Economy efektif untuk menurunkan perilaku phubbing pada anak. Sistem reward berbasis poin berhasil memodifikasi perilaku negatif menjadi perilaku yang lebih adaptif dalam berinteraksi sosial.
Gambaran Resiliensi Pedagang Pasca Covid-19 Putri Amalia; Ananda Tri Suci; Nurhayani Lubis; Della Febriyanti; Verga Rimarsha Sabri; Miftahur Rizqi; Fauziah Taslim
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vpyz0924

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak besar terhadap kelangsungan usaha pedagang kecil di Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat resiliensi pedagang pasca pandemi dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sebanyak 100 responden dipilih dengan metode pengambilan sampel acak. Pengukuran yang digunakan adalah skala resiliensi yang dikembangkan oleh Prince-Embury (2016), mencakup tiga aspek: sense of mastery, sense of relatedness, dan emotional reactivity. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas pedagang berada pada kategori resiliensi sedang (43%) dan tinggi (26%). Temuan ini mencerminkan kapasitas adaptif yang cukup kuat dalam menghadapi tekanan ekonomi dan sosial pascapandemi. Penelitian ini menyoroti pentingnya dukungan psikososial dan strategi pemberdayaan komunitas dalam memperkuat ketahanan psikologis kelompok rentan secara ekonomi.