Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Desa Mandiri: Menerapkan Ekonomi Kreatif dan Manajemen Operasional untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Cikole Lembang, Jawa Barat Nurul Aziz Pratiwi; Andini Ramadhani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/vw3bb475

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Cikole Lembang, Jawa Barat, fokus kepada penerapan konsep ekonomi kreatif dan manajemen operasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan model ekonomi lokal yang berkelanjutan dan inklusif melalui partisipasi aktif masyarakat desa. Metode kegiatan melibatkan analisis situasi lapangan, pengenalan konsep dan praktik ekonomi kreatif, serta penerapan prinsip-prinsip manajemen operasional. Hasil dari kegiatan ini diharapkan kedepannya akan ada peningkatan signifikan dalam pendapatan dan akses pasar bagi anggota kelompok tani serta meningkatnya partisipasi dalam kegiatan ekonomi lokal.
Transformasi Operasional KL Lazismu Tingkat Wilayah Jawa Barat melalui Pelatihan Lean Management untuk Distribusi Bantuan yang Lebih Cepat dan Tepat Nurul Aziz Pratiwi; Minhajuddin Minhajuddin; Kenny Nabila Putri; Muhammad Wildan Sidiq
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.712

Abstract

West Java Province has 3.88 million people living in poverty (7.89%), placing significant demands on social institutions such as Lazismu to distribute aid swiftly, accurately, and accountably. However, Lazismu's regional Service Offices (KL) continue to face operational challenges including distribution delays, duplicate beneficiary data, weak inter-unit coordination, and limited human resource capacity. This community service activity aimed to strengthen the capacity of KL Lazismu personnel through lean management training to achieve more efficient and targeted aid distribution. The methodology encompassed field observation, value stream mapping, interactive training through a problem-based learning approach, and evaluation via pre-test and post-test instruments. The training involved 16 Lazismu scholarship recipients from Universitas 'Aisyiyah Bandung. Evaluation results revealed an average comprehension improvement of 28.7%, surpassing the minimum target of 20%. The highest gains were recorded in amil primary duties (40%), followed by lean management (36%), and communication competency (36%). Two aspects reached perfect scores of 100%: the principles of trust and transparency, and amil communication competency. These findings demonstrate that lean management training is effective in building the competency of zakat institution personnel while establishing a strong foundation for the operational transformation of aid distribution toward greater efficiency, transparency, and measurable social impact.