Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Cut and Fill Volume Planning in the Green Harmony Warakas Housing Project Using a Nikon DTM 322 Total Station and Autocad Civil 3D Software Dede Rukanda; Ervina Yuliyanti
International Journal Multidisciplinary Science Vol. 5 No. 1 (2026): February: International Journal Multidisciplinary Science
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/ijml.v5i1.2677

Abstract

Along with the increasing population growth, of course, the increase in needs will also increase significantly which will have an impact on the conversion of land functions into residential areas that are of course licensed and in accordance with government regulations. In this case, the Green Harmony Warakas housing developer as the land owner has plans to carry out development related to housing construction. However, in this housing development planning, the land that will be used for development has different heights so that it is necessary to plan the calculation of cut and fill volumes to determine which parts must be cut and filled in order to obtain a land surface in accordance with the previously planned plan. The problems that occur in the Green Harmony Warakas housing were chosen for research because they have problems related to cut and fill planning. The purpose of this research is to create a plan for calculating cut and fill volumes using AutoCAD Civil 3D software on the development land in the Green Harmony Warakas housing project. The cut and fill method is a method used to move excess material from one point to another with the aim of producing an even surface according to the existing plan. When planning cut and fill volume calculations, the required data is field measurement data, which will be processed into contour images. Then, calculations are performed based on the measurements to determine the volume of soil to be cut and filled.
Pelatihan Pembuatan Ecobrick sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Plastik untuk Masyarakat Ramah Lingkungan Di Pesantren Quantum Kota Bekasi Ervina Yuliyanti; Reynold Andika Pratama; Muhammad Abdul Azis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JPMI - February 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3383

Abstract

Pesantren Quantum di Kota Bekasi menghadapi permasalahan sampah plastik akibat keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran lingkungan. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan santri dan pengurus dalam mengolah limbah plastik melalui teknik Ecobrick. Metode yang diterapkan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, dan pendampingan. Sebanyak 44 peserta mengikuti kegiatan ini dengan hasil peningkatan pemahaman peserta dari 60% menjadi 95% setelah pelatihan. Sebanyak 85% peserta mampu menyelesaikan minimal satu Ecobrick dengan kepadatan optimal, dan 90% peserta merasa lebih percaya diri dalam mengelola sampah plastik. Ecobrick yang diproduksi telah dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi sederhana dan dekorasi pesantren. Dampak program ini mencakup peningkatan kesadaran lingkungan, perubahan perilaku dalam pemilahan sampah, serta terbentuknya komunitas peduli lingkungan di pesantren.
Pelatihan Rain Water Harvesting: Teknik Pemanfaatan Air Hujan Sebagai Sumber Air Bersih Ervina Yuliyanti; Fitri Dwi Lestari; Desi Ramayanti; Ajrullah Ajrullah
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.501

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap pentingnya sistem Rain Water Harvesting (RWH) sebagai solusi konservasi sumber daya air bersih di lingkungan Pesantren Quantum, Bekasi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui penyampaian materi edukatif yang interaktif, bertujuan memberikan pengetahuan dasar tentang konsep, manfaat, dan potensi penerapan RWH. Evaluasi keberhasilan program dilakukan dengan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, observasi partisipasi, serta diskusi kelompok terarah untuk menggali persepsi dan komitmen peserta. Lima indikator keberhasilan yang diukur meliputi tingkat kehadiran, peningkatan pemahaman konsep RWH, kesadaran terhadap manfaat konservasi air, kesiapan menerima penerapan sistem, dan kesadaran kolektif dalam pengelolaan air hujan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 30% pada pre-test menjadi 85% pada post-test, dengan tingkat partisipasi mencapai 92%. Sebanyak 87% peserta menyatakan dukungannya terhadap penerapan sistem RWH di lingkungan pesantren. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode sosialisasi efektif untuk membangun kesadaran awal dan motivasi masyarakat dalam konservasi air berbasis komunitas.