Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Representasi Realitas Dalam Pikiran Anak: Studi Kualitatif Tentang Dampak Konten Digital Anomali Terhadap Persepsi Anak Usia Dini Di KB Al-Hilmiyah Mufarrohah Mufarrohah; Abd Rosyid; Desi Ismawati
ABATATSA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 02 (2025): September
Publisher : STAI Al Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has made it increasingly easy for young children to be exposed to various social media content, including anomalous digital content that is absurd and inconsistent with the logic of reality. At the preoperational stage of development, this condition has the potential to cause confusion in children distinguishing between fantasy and reality. This study aims to analyze the impact of anomalous digital content on the perception of reality in young children. This study used qualitative methods with observation and interview techniques. The study was conducted at Al-Hilmiyah Kindergarten, Pasanggar Village, Pamekasan Regency, involving teachers, the principal, and parents. Data were analyzed descriptively. The results indicate that exposure to anomalous digital content affects how children perceive reality, characterized by imitation of inappropriate behavior and language, conceptual confusion between fantasy and reality, and decreased attention span. However, through guidance and preventative measures undertaken by the school, children began to exhibit more positive behavior. These findings emphasize the important role of parents and educators in guiding the use of digital media in young children.
Mendidik Anak ADHD Perspektif Orang Tua Dan Guru Dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Adelia Putri; Abd Rosyid
ABATATSA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 02 (2025): September
Publisher : STAI Al Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the management of children with attention Deficit Hyperaktivity Disorder (ADHD) at Al-maqbul kindergarten (TKS), as well as the roles of teachers and parents in proving the academic achievement of children with ADHD. This study used a qualitative approach with case studies, through data collection from observations, interviews, and documentation. The results indicate that children with ADHD exhibit hyperactive behavior that requires special treatment in the form of stimulation, motivation, and assignments appropriate to their abilities. Teachers play a crucial role as facilitators and motivators, providing emotional support through praise and educational activities, while parents serve as the primary environment supporting children’s learning at home. Collaboration between parents and teachers through regular communication and integrated strategies has been shown to improve the academic achievement of children with ADHD. The research findings emphasize the importance of an integrated approach between schools and families in managing children with ADHD to ensure optimal growth and development appropriate to their age.
Investigasi Regulasi Diri (Self Regulation) dan Kualitas Hidup (Quality of Life) pada Anak Usia 4-6 Tahun di PAUD Hubbullah Syalwatul Aisyi; Abd Rosyid
ABATATSA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 02 (2025): September
Publisher : STAI Al Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigation the constructs of self regulation and quality of life in early childhood at PAUD Hubbullah. The primary objective of this research is to determine how children’s self regulatory capabilites influence various dimensions of their quality of life, including emotional management, impuls control, and resistance to tantrums. Additionally, the study examines how aspects of a child's quality of life such as parenting practices, interactions with peers, and engagement with the surrounding community affect behavioral outcomes. The research employs a descriptive qualitative methodology, utilizing observational and interview techniques for data collection. The data sources comprise both primary and secondary materials. The findings indicate that children who demonstrate well developed self regulation also exhibit stronger academic performance. Similarly, children who experience a high quality of life tend to show both effective self regulation and commendable academic abilites. Trough self regulation, children are able to exercise self control and adhere to established norms and rules. Morever, a supportive quality of life facilitates behavioral regulation and allows for better monitoring of developmental progress. In conclusion, both self regulation and quality of life are fundamental for the child’s future development and overall well being.
Kesenjangan Literasi Digital Guru dalam Pembelajaran PAUD di TK Miftahul Ulum Elis Karlina; Abd Rosyid
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.788

Abstract

Era Society 5.0 menuntut guru PAUD untuk memiliki literasi digital yang menyeluruh, bukan sekadar mengenal perangkat teknologi. Di wilayah pedesaan, tuntutan ini berbenturan dengan keterbatasan infrastruktur, minimnya pelatihan absennya standar digital yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi aktual literasi digital guru, bentuk kesenjangan yang terjadi di lapangan, serta faktor penghambat dan pendukungnya di TK Miftahul Ulum Brukbuk, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus, yang memungkinkan penggalian data secara mendalam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi hambatan berlapis yang saling mengunci: akses internet tidak stabil, perangkat digital tidak tersedia, dan pelatihan profesional tidak terjangkau. Kesenjangan yang ditemukan bukan sekadar soal kemampuan teknis, melainkan cerminan dari jarak sistemik antara kebijakan nasional dan realitas lapangan yang belum pernah dikaji secara mendalam pada satu lembaga PAUD pedesaan di Jawa. Penelitian ini merekomendasikan agar pemangku kebijakan merancang program pelatihan yang responsif dan kontekstual terhadap keterbatasan nyata guru PAUD di pedesaan.
Persepsi Guru terhadap Kontribusi Program Makan Bergizi Gratis dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang dan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Zuaibah Zuaibah; Abd Rosyid
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.842

Abstract

Program makan bergizi gratis merupakan implementasi nyata dari kebijakan pemerintah secara nasional yang menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak sejak usia sekolah. Program ini hadir untuk prevalensi stunting pada tahun 2023 masih berada di angka 17,2%. Tujuannya bukan hanya menekankan angka stunting, tetapi juga mendorong tumbuh kembang dan motivasi belajar, konsentrasi serta kualitas pendidikan. Persepsi seseorang akan berpengaruh terhadap proses pengambilan keputusan. Begitu pula guru yang mempunyai persepsi atau tanggapan yang berbeda mengenai efektivitas program makan bergizi gratis (MBG) terhadap tumbuh kembang dan motivasi belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami secara mendalam bagaimana efektifitas program (MBG) terhadap tumbuh kembang dan motivasi belajar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti yang dilakukan di KB Nurul Ulum Pasanggar, tujuan utama dari adanya program makan bergizi gratis ini agar dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia dini agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Implikasi Linieritas Latar Belakang Pendidikan Guru terhadap Kualitas Pembelajaran Anak Usia Dini Aisyah Aisyah; Abd Rosyid
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.843

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesesuaian kualifikasi akademik guru dengan standar kompetensi pendidik PAUD, mendeskripsikan kualitas pembelajaran anak usia dini, dan menganalisis implikasi linieritas latar belakang pendidikan guru terhadap kualitas pembelajaran di KB Al-Waladi Tlambah Karang Penang Sampang. Pendekatan yang dipakai kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap kepala sekolah, sembilan guru, dan tiga wali murid, serta observasi dan dokumentasi. Keabsahannya dijaga dengan peningkatan ketekunan dan triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sementara analisisnya menempuh reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya, tidak seorang pun dari sebelas pendidik memenuhi standar kualifikasi linier menurut Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014. Walaupun begitu, pembelajaran tetap berjalan cukup baik pada interaksi, suasana belajar, dan keterlibatan anak, tetapi masih lemah pada perencanaan yang sistematis dan asesmen perkembangan. Temuan ini menunjukkan linieritas tidak berpengaruh langsung, tetapi bekerja lewat kompetensi guru yang terbangun dari pengalaman, pembinaan internal, dan pelatihan. Dedikasi, kedekatan dengan anak, dan kemauan belajar menjadi penyeimbang yang menahan mutu pembelajaran agar tetap terjaga meski sarananya terbatas.