Sri Dwi Friwarti
STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kedudukan Hakim Perempuan Dalam Perkara Pidana Perspektif Hukum Islam Zuliansyah Zuliansyah; Asy’ari Asy’ari; Sri Dwi Friwarti
CONSTITUO Journal of State and Political Law Research Vol 4 No 2 (2025): CONSTITUO Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar'iyyah) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/constituo.v4i2.6250

Abstract

Kedudukan hakim perempuan dalam perkara pidana masih menjadi isu perdebatan dalam hukum Islam, khususnya terkait legitimasi normatif dan praktik peradilan kontemporer. Perbedaan pandangan ulama klasik dan kontemporer menunjukkan adanya dinamika pemikiran hukum Islam yang perlu dikaji secara komprehensif agar selaras dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kepustakaan. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Sumber data terdiri atas bahan hukum primer berupa Al-Qur’an, hadis, dan kitab fikih, serta bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pendapat ulama mengenai kedudukan hakim perempuan dalam perkara pidana bersifat ijtihadi dan dipengaruhi oleh konteks sosial pada masa pembentukan hukum. Tidak terdapat dalil qat’i yang secara tegas melarang perempuan menjadi hakim. Legitimasi kehakiman lebih ditentukan oleh keadilan, kompetensi, dan integritas moral daripada jenis kelamin. Dalam perspektif hukum Islam kontemporer, keberadaan hakim perempuan dalam perkara pidana dinilai sah dan relevan sepanjang memenuhi syarat-syarat kehakiman secara substantif. Pendekatan maqashid al-shari’ah menegaskan bahwa peran hakim perempuan sejalan dengan tujuan penegakan keadilan dan kemaslahatan umat.
Pelatihan Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan Berbasis Nilai Ekoteologi sebagai Upaya Edukasi Lingkungan bagi Siswa SMA 1 Woyla Sari Diana; Lia Murlisa; Masni Masni; Maya Agustina; Nina Eka Putri; Rina Rahmi; Sri Dwi Friwarti
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v3i2.537

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menjaga lingkungan melalui pelatihan pembuatan sabun ramah lingkungan berbasis nilai ekoteologi di SMA 1 Woyla. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman siswa mengenai pengelolaan lingkungan dan minimnya keterampilan praktis dalam memanfaatkan bahan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory learning melalui tahap sosialisasi, penyampaian materi ekoteologi dan lingkungan, demonstrasi pembuatan sabun, praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas siswa dan guru pendamping yang terlibat aktif selama proses pelatihan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatnya keterampilan dalam membuat sabun ramah lingkungan dari bahan yang aman dan mudah diperoleh. Selain itu, nilai-nilai ekoteologi yang diintegrasikan dalam pelatihan mampu menumbuhkan kesadaran spiritual dan tanggung jawab moral siswa terhadap pelestarian alam. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama praktik dan diskusi berlangsung. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membangun karakter peduli lingkungan sekaligus mendorong penerapan gaya hidup berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.
Peran Mahasiswa KPM STAIN Meulaboh dalam dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan, Pendidikan, Kesehatan, dan Kepedulian Sosial Masyarakat di Lhok Geulumpang Sri Dwi Friwarti; Mulia Safitri; Rita Maisyarah; Mulia Wati; Putri Mayasari; Rudy Alfianda; Safriadi Safriadi
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v3i2.565

Abstract

Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) adalah kegiatan mahasiswa sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan ini dilaksanakan di Gampong Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya untuk membantu meningkatkan kebersihan lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan kepedulian sosial masyarakat. Metode yang dipakai adalah Pendidikan Masyarakat, Difusi Ipteks, serta Advokasi dan Pendampingan Masyarakat dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Kegiatan yang dilakukan meliputi gotong royong membersihkan masjid dan posyandu, membantu kegiatan posyandu, mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), memberikan sosialisasi bullying di SD Negeri 8 Setia Bakti, menyediakan tempat sampah, mengecat dan melukis dinding TK Negeri Binaan PKK Lageun, membuat palang nama gampong, mengikuti wirid Yasin rutin, melakukan silaturahmi ke lembaga pendidikan, serta ikut dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan lingkungan menjadi lebih bersih, tersedia sarana pendukung kebersihan, siswa lebih mengetahui bahaya bullying, lingkungan belajar anak usia dini menjadi lebih menarik, dan masyarakat semakin aktif serta peduli terhadap sesama. Secara umum, program KPM memberikan pengaruh yang baik terhadap peningkatan kualitas lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat di Gampong Lhok Geulumpang.