Jihan Nur Millasari
Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Radikalisme, Liberalisme, dan Tantangan Keberlanjutan Aswaja di Era Transformasi Global Syaifudin Zuhri; Fitroturohmawati Fitroturohmawati; Jihan Nur Millasari; Faridah Faridah; Saifuddin Saifuddin
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2026): May 2026
Publisher : An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/jeis.v1i3.126

Abstract

The era of global transformation, marked by the rapid advancement of information technology, the globalization of thought, and the openness of religious discourse, has brought serious implications for the sustainability of Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja). On the one hand, religious radicalism develops through rigid and exclusive textual interpretations; on the other hand, religious liberalism emerges through approaches that tend to be relativistic and deconstructive toward Islamic teachings. Both currents pose ideological challenges to the existence of Aswaja as a moderate Islamic manhaj. This article aims to analyze the forms of challenges posed by radicalism and liberalism to the sustainability of Aswaja in the era of global transformation and to reaffirm the relevance of Aswaja values in maintaining religious balance. This study employs a qualitative approach, utilizing a library research method to analyze classical and contemporary literature related to Aswaja, radicalism, and liberalism. The findings indicate that Aswaja principles such as tawassuth (moderation), tawazun (balance), tasamuh (tolerance), and i‘tidal (justice) play a strategic role in responding to global challenges and sustaining moderate Islam. Therefore, strengthening the internalization of Aswaja values is an urgent necessity in addressing the dynamics of contemporary Islamic thought.   Keywords: Aswaja, Radicalism, Liberalism, Global Transformation, Moderate Islam
Edukasi Peduli Lingkungan Berbasis Daur Ulang Barang Bekas Bagi Siswa Madrasah Ibtidaiyah Jihan Nur Millasari; Aries Musnandar
Educational Journal Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bzephv32

Abstract

Permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, masih menjadi tantangan serius di lingkungan sekolah dasar, termasuk Madrasah Ibtidaiyah. Rendahnya kesadaran siswa terhadap pemilahan dan pemanfaatan sampah menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan di sekolah belum sepenuhnya mampu membentuk perilaku ekologis yang berkelanjutan. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program edukasi peduli lingkungan berbasis daur ulang barang bekas bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah sebagai upaya penguatan karakter dan kesadaran lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui kegiatan sosialisasi lingkungan, praktik langsung daur ulang barang bekas, dan refleksi nilai. Subjek kegiatan adalah siswa Madrasah Ibtidaiyah yang dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan evaluasi sikap siswa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep pengelolaan sampah, perubahan sikap peduli lingkungan, serta berkembangnya nilai karakter seperti tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial. Program ini juga memperlihatkan bahwa pemanfaatan barang bekas sebagai media edukasi mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, murah, dan berkelanjutan. Dengan demikian, edukasi peduli lingkungan berbasis daur ulang barang bekas dapat dijadikan sebagai model pengabdian kepada masyarakat yang efektif dan relevan untuk diimplementasikan di Madrasah Ibtidaiyah.