Aldi Friyatna Dira
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT TOPPAN PLASINDO LESTARI Danang Hari Wibowo; Aldi Friyatna Dira
Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal Vol 3 No 2 (2023): Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal
Publisher : LPPM GICI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58890/eleste.v3i2.546

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh, Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT Toppan Plasindo Lestari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian berupa pengumpulan data menggunakan kuesioner. Model analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara menggunakan rumus Slovin. Adapun sampel tersebut berjumlah 86 responden, dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil uji regresi menunjukan bahwa variabel Gaya Kepemimpinan, Motivasi mampu menjelaskan kinerja karyawan di PT Toppan Plasindo Lestari sebesar 44% dan sisanya sebesar 56% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sedangkan hasil uji F menunjukan bahwa secara simultan variable gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan hasil analisis yaitu nilai Fhitung sebesar 34.541 dan nilai Ftabel sebesar 1.663 . Hasil uji t menunjukan bahwa variabel gaya kepemimpinan menunjukan hasil analisis thitung (8.262), motivasi menunjukan hasil analisis thitung (-.998) dimana ttabel (1.663) maka secara parsial variabel gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Karyawan PT Toppan Plasindo Lestari. Variabel yang lebih dominan mempengaruhi kinerja Karyawan adalah Gaya Kepemimpinan.
BIMBINGAN TEKNIS SEBAGAI STRATEGI PERSIAPAN SERTIFIKASI BNSP: UPAYA PENGUATAN KOMPETENSI KOGNITIF, AFEKTIF, DAN PSIKOMOTORIK BERSTANDAR NASIONAL DI PUSTAMA INDONESIA Endi Rustendi; Haris Karyadi; Aldi Friyatna Dira; Dede Siti Syamsiah; Sunarni Sunarni; Asral Asral
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.47472

Abstract

Perubahan lanskap ketenagakerjaan akibat Revolusi Industri 4.0 menuntut tenaga kerja Indonesia untuk memiliki kompetensi yang tidak hanya berbasis ijazah, tetapi juga diakui secara profesional melalui sertifikasi. Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi lembaga otoritatif dalam penyelenggaraan uji kompetensi nasional. Sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut, PUSTAMA INDONESIA menyelenggarakan program Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai strategi persiapan sertifikasi dengan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi. Kegiatan ini mengintegrasikan metode blended learning—kombinasi antara pembelajaran daring dan tatap muka—serta pendekatan experiential learning dan penyusunan portofolio berbasis unit kompetensi sesuai standar SKKNI. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, seperti pelajar, pencari kerja, profesional, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum, sehingga pendekatan modular dan andragogis diterapkan. Evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan penilaian portofolio menunjukkan peningkatan kompetensi secara signifikan di ranah kognitif (31%), afektif (30%), dan psikomotorik (28%). Temuan ini menegaskan bahwa strategi pelatihan yang dirancang secara holistik dan adaptif efektif dalam meningkatkan kesiapan peserta menghadapi uji sertifikasi. Program ini tidak hanya menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja, tetapi juga memberikan kontribusi konkret dalam penguatan kompetensi nasional. Dengan demikian, model bimtek ini layak dijadikan praktik baik dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang kompeten, profesional, dan siap bersaing secara global.