p-Index From 2021 - 2026
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kristalisasi Lemak Kakao pada Coklat: Mekanisme, Faktor yang Mempengaruhi, dan Implikasinya terhadap Mutu Produk Siti Anisa Maulida Yanti; Fitriah Nur Hasanah; Saarah Banafsa; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23585

Abstract

Kristalisasi lemak kakao merupakan proses krusial dalam pembuatan cokelat karena sangat menentukan karakteristik fisik, sensorik, dan stabilitas produk akhir. Lemak kakao memiliki sifat polimorfisme yang memungkinkan terbentuknya beberapa bentuk kristal dengan tingkat kestabilan yang berbeda, di mana kristal tipe V merupakan bentuk yang paling diinginkan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif mekanisme kristalisasi cokelat, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta implikasinya terhadap mutu produk cokelat. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap empat artikel ilmiah yang relevan. Data dianalisis melalui sintesis naratif dengan mengelompokkan temuan berdasarkan tema kristalisasi, proses tempering, komposisi lemak, dan kualitas bahan baku kakao. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan kristalisasi cokelat dipengaruhi oleh pengendalian suhu selama tempering, komposisi lemak dalam formulasi, serta kualitas biji kakao yang ditentukan sejak tahap fermentasi. Kristalisasi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan ketidakstabilan struktur cokelat dan memicu terjadinya fat bloom. Dengan demikian, pemahaman yang menyeluruh mengenai kristalisasi lemak kakao sangat penting untuk menghasilkan produk cokelat dengan kualitas dan stabilitas yang optimal.
Kajian Literatur: Analisis Sanitasi dan Pencemaran terhadap Mutu Produk Pangan Fitriah Nur Hasanah; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25146

Abstract

Sanitasi dan pengendalian pencemaran merupakan faktor penting dalam menjaga mutu dan keamanan produk pangan. Pencemaran pangan dapat terjadi secara fisik, kimia, biologis, maupun mikrobiologis selama proses produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sanitasi dan pencemaran terhadap mutu produk pangan berdasarkan berbagai sumber ilmiah dan materi pembelajaran mutu pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji berbagai referensi mengenai sanitasi industri pangan, pencemaran pangan, serta standarisasi mutu pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sanitasi yang baik mampu menekan risiko kontaminasi mikroba, menjaga kualitas sensoris, memperpanjang umur simpan, serta meningkatkan keamanan pangan bagi konsumen. Sebaliknya, pencemaran pangan dapat menurunkan mutu fisik, kimia, biologis, dan mikrobiologis produk sehingga membahayakan kesehatan konsumen. Penerapan sanitasi secara konsisten pada lingkungan produksi, pekerja, peralatan, air, dan sistem pembuangan limbah menjadi langkah utama dalam pengendalian mutu pangan. Kesimpulan dari kajian ini adalah sanitasi memiliki hubungan yang sangat erat dengan mutu produk pangan karena dapat mencegah terjadinya pencemaran dan menjaga kualitas produk agar tetap sesuai standar keamanan pangan.
Pendugaan Umur Simpan Produk Frozen Food Menggunakan Metode ASLT Model Arrhenius terhadap Variasi Suhu Penyimpanan Arti Hastuti; Fauzan Sabtaji; Fitriah Nur Hasanah; Siti Anisa Maulida Yanti; Zahra Nurul Fadila
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.19942

Abstract

Kerusakan pangan merupakan salah satu penyebab utama pemborosan makanan di seluruh dunia. Produk olahan berbasis daging seperti sosis dan nuget sangat rentan mengalami penurunan mutu akibat aktivitas mikroorganisme, terutama jika tidak disimpan pada suhu yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan umur simpan produk sosis ayam MAX MAX dan nuget ayam Kanzler menggunakan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dengan model Arrhenius, serta membandingkan hasil perhitungan dengan informasi umur simpan yang tertera pada label kemasan. Penelitian dilakukan dengan menyimpan produk pada berbagai suhu (25°C, 5°C, dan -18°C), menghitung laju penurunan mutu (K) berdasarkan asumsi penurunan mutu organoleptik, dan memodelkannya menggunakan grafik hubungan antara ln K dan 1/T. Hasil menunjukkan bahwa semakin rendah suhu penyimpanan, maka semakin kecil nilai K dan semakin panjang umur simpan produk. Perbedaan hasil dengan label dipengaruhi oleh keterbatasan asumsi dan faktor lingkungan lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode ASLT model Arrhenius dapat digunakan sebagai alat prediktif yang efektif untuk menduga umur simpan produk pangan beku.
Optimalisasi Sumber Daya Pangan Daerah untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Mendukung Perekonomian Masyarakat Desa Cijeruk Melalui Program KKN Inovasi Pangan Lokal Raden Siti Nurlaela; Mufti Ridho Riyaldi; Anatasya Fadillah; Gita Nur Eriani; Fitriah Nur Hasanah; Egi Aulia Syahbana; Amanda Artatia Putri; Cinta Andani; Siti Anisa Maulida Yanti; Siti Dwi Septiani; Reva Aprilia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21700

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan potensi pangan lokal di Desa Cijeruk, Kabupaten Bogor, melalui inovasi produk selai salak sebagai cara untuk meningkatkan ketahanan pangan serta mendukung perekonomian masyarakat. Melalui program KKN, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru tetapi juga diberi kekuatan untuk mengembangkan peluang usaha yang berasal dari potensi daerah. Produk selai salak terbukti mampu menjadi identitas khas desa sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui diversifikasi produk pangan lokal. Di samping itu, inovasi ini turut memberikan dampak positif terhadap kenaikan pendapatan keluarga dan ekonomi desa, mendorong kemandirian masyarakat, serta memperkuat UMKM dalam menghadapi persaingan di pasar. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada aspek skala produksi, daya simpan produk, dan strategi pemasaran yang belum teruji secara optimal. Oleh karena itu, penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengembangkan model produksi berkelanjutan, uji mutu dan ketahanan produk, serta strategi branding dan distribusi yang lebih luas agar selai salak mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga regional maupun nasional. Dengan langkah tersebut, Desa Cijeruk berpotensi menjadi contoh sukses dalam pengembangan inovasi pangan lokal yang mendukung pembangunan desa berkelanjutan.