Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Penerapan Model Active Learning Berbasis Diskusi dan Quiz untuk Meningkatkan Keterlibatan Mahasiswa dalam Pembelajaran di Perguruan Tinggi Andi Ratu Ayuashari Anwar; Nanang Hermawan; By Tri Agung Nusantara Kr J Tompong; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Sri Hastuti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 6 (2026): April
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/658t1h94

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan penerapan pembelajaran interaktif berbasis diskusi dan quiz untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam proses perkuliahan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya praktik pembelajaran yang berpusat pada dosen sehingga keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran belum optimal. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 30 mahasiswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendampingan pembelajaran interaktif yang dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran dilakukan melalui penyampaian materi menggunakan media presentasi, diskusi kelas yang mendorong keterlibatan aktif mahasiswa, serta pemberian quiz untuk mengukur pemahaman dan meningkatkan partisipasi belajar. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi tingkat keaktifan mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan metode pembelajaran interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi mahasiswa mengalami peningkatan yang signifikan, dimana mahasiswa yang aktif dalam diskusi dan menjawab pertanyaan meningkat dari 43% sebelum kegiatan menjadi 86% setelah penerapan pembelajaran interaktif, sedangkan partisipasi dalam menjawab quiz meningkat dari 40% menjadi 83%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran interaktif berbasis diskusi dan quiz mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, dinamis, dan partisipatif di perguruan tinggi.
Penguatan Kapasitas Pengawas Sekolah dalam Supervisi Akademik Berbasis Data dan Artificial Intelligence di Kabupaten Tana Toraja Ansar Ansar; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Sri Hastuti; Gita Irawanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1529

Abstract

Supervisi akademik merupakan salah satu instrumen penting dalam peningkatan mutu pembelajaran di satuan pendidikan. Namun, praktik supervisi masih sering berorientasi administratif dan belum sepenuhnya memanfaatkan data hasil supervisi sebagai dasar analisis, umpan balik, dan rekomendasi tindak lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik berbasis data dan Artificial Intelligence di Kabupaten Tana Toraja. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di Universitas Kristen Indonesia Toraja melalui workshop partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi reflektif, praktik penggunaan AI, dan evaluasi pemahaman peserta. Peserta yang terdaftar sebanyak 30 orang, sedangkan yang hadir sebanyak 28 orang, sehingga tingkat kehadiran mencapai 93,33%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi selama workshop, ditandai dengan munculnya berbagai pertanyaan reflektif terkait penggunaan AI, validasi hasil analisis, etika pemanfaatan teknologi, dan relevansi rekomendasi dengan konteks sekolah. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan AI dalam menganalisis data berdasarkan hasil supervisi akademik yang dilakukan. Peserta mulai memahami bahwa AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi temuan supervisi, menyusun umpan balik, merumuskan rekomendasi tindak lanjut, dan memperbaiki struktur laporan supervisi. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas pengawas sekolah agar mampu mengembangkan praktik supervisi akademik yang lebih objektif, sistematis, berbasis evidensi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.