Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Partisipasi Masyarakat dan Literasi Hukum melalui Sosialisasi Berbasis Good Governance di Kelurahan Talaka Muhammad Fikri; Eka Merdekawati Djafar; Adrian Adrian; Andi Budiman; Muhammad Fathir Al Farisi; Maulana Dafa Suwandi; A. M. Randy Syekh; A. Maisyah Amalia; Linda Sekar Sari; Athifah Putri Fidar; Ismi Azizah Djufri; A. Putra Alen Pratama; Vega Sampe Rompon; Zhairah Zulaeyka Imran
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7905

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di Kelurahan Talaka melalui internalisasi prinsip good governance yang menitikberatkan pada peningkatan kesadaran hukum dan partisipasi masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah adanya kesenjangan antara idealitas partisipasi publik sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan dan praktik di lapangan yang masih bersifat formalistik serta kurang melibatkan warga secara substantif. Untuk menjawab permasalahan tersebut, pengabdian ini menggunakan metode penelitian hukum kualitatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan kelurahan cenderung bersifat administratif dan simbolik, yang dipengaruhi oleh terbatasnya akses terhadap informasi publik serta lemahnya pola komunikasi antara aparatur kelurahan dan masyarakat. Melalui pelaksanaan sosialisasi hukum berbasis PRA, terjadi peningkatan keterlibatan aktif peserta dalam forum diskusi, tumbuhnya kesadaran hukum masyarakat, serta terbukanya ruang dialog yang lebih setara antara aparatur dan warga. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas aparatur kelurahan sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif, transparan, dan berkelanjutan di tingkat lokal.
Penguatan Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Melalui Pendampingan Legal Mapping Partisipatif Di Desa Tambangan Eka Merdekawati Djafar; Muhammad Zulfan Hakim; Naswar Naswar; Zulkifli Aspan; Tri Fenny Widayanti; Fajlurrahman Jurdi; Sardil Mutaallif; Muhammad Fikri; A. M. Randy Syekh; Muhammad Nabil Zhafir; Rohid Purwadi; Sitti Mut Mainnah; Winanda Fajri Al Hakim; Renaldi Tappang Samara; Linda Sekar Sari; A. Nur Ilmi Amaliyah Passalowongi; Ismi Azizah Djufri; Syarizah Dafani Afriani Darman
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 3 (2026): September, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i3.280

Abstract

Permasalahan mitra di Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, berkaitan dengan belum tertibnya dokumentasi penguasaan tanah, ketidakjelasan sebagian batas bidang, keragaman bukti administratif, keterbatasan penelusuran riwayat peralihan, serta belum meratanya pemahaman warga mengenai hubungan antara data fisik, data yuridis, dan pendaftaran tanah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat prasyarat administratif dan yuridis menuju kepastian hukum hak atas tanah melalui pendampingan legal mapping partisipatif, tanpa menempatkan kegiatan sebagai proses penetapan atau pengesahan hak. Intervensi dilaksanakan pada 6 Juli 2026 melalui lima tahap, yaitu identifikasi masalah mitra dan koordinasi, penyuluhan hukum pertanahan, inventarisasi data fisik dan yuridis, verifikasi partisipatif, serta evaluasi dan penguatan keberlanjutan. Instrumen pendampingan mencakup lembar identitas bidang, daftar periksa dokumen, catatan riwayat penguasaan dan peralihan, sketsa batas partisipatif, matriks klasifikasi masalah, dan kuesioner pemahaman. Hasil kegiatan menghasilkan klasifikasi awal persoalan pertanahan, basis informasi pendukung bagi pemerintah desa, buku saku administrasi pertanahan, serta model pendampingan yang menghubungkan input, proses, output, outcome, aktor, indikator, dan mekanisme replikasi. Bukti yang tersedia menunjukkan perubahan pemahaman secara deskriptif melalui kemampuan peserta membedakan penguasaan faktual dengan pembuktian yuridis dan mengidentifikasi dokumen yang perlu disiapkan. Namun, naskah sumber tidak memuat rekap kuantitatif jumlah peserta, jumlah bidang terinventarisasi, maupun skor berpasangan pre-test–post-test. Karena itu, artikel ini tidak merekayasa angka dan membatasi klaim dampak pada capaian yang dapat diverifikasi dari dokumentasi kegiatan. Keberlanjutan diarahkan melalui pemutakhiran data desa, penetapan focal point, koordinasi dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Bulukumba, dan monitoring berkala.