Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini: Edukasi Anak Usia Dini pada Tontonan Media Youtube: Psikologi Perkembangan, Edukasi Anak Usia Dini, Media Youtube Ika Juhriati; Hamzia Marie; Sri Nurhayati; Luluk Mukaromah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v6i2.6799

Abstract

Media youtube banyak dimanfaatkan oleh anak usia dini sebagai tontonan, hal ini karena media youtube memiliki banyak konten-konten menarik tentang dunia anak-anak. Maka tugas praktisi pendidikan anak usia dini adalah bagaimana dapat memilih konten dan tontotnan yang dapat menjadi edukasi untuk anak-anak dan dapat meningkatkan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang Psikologi Perkembangan Anak usia Dini pada Edukasi yang teradapat dalam tontonan konten media youtube. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif . Alasan peneliti memilih pendekatan ini adalah untuk mendalami secara detail tentang psikologi perkembangan anak melalui pendidikan yang ditawarkan oleh beberapa akun you tube yang memiliki konten-konten pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Youtube dapat dijadikan media pembelajaran menarik karena di media sosial youtube terdapat banyak pilihan konten-konten yang berisi edukasi pendidikan anak usia dini dan tentunya memiliki pengaruh terhadap psikologi perkembangan anak dalam hal ini seperti konten youtube Cocomelon, Bilal Cerita dan Lagu-lagu Anak Islami dan Nusa dan Rara.
Pelatihan Menjadi Fasilitator Deep Learning Bagi Guru PAUD Shofiyanti Nur Zuama; Andi Agusniatih; Fitriana; Sri Nurhayati; Nur Istiana Makarau
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/rv2bqb12

Abstract

Guru PAUD di Kota Palu masih menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran yang mendukung deep learning. Sebagian besar guru masih menggunakan metode konvensional yang menekankan hafalan, sehingga kurang mendorong eksplorasi, pemecahan masalah, dan berpikir kritis anak. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya pemahaman guru tentang strategi pembelajaran berbasis deep learning dan keterbatasan dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan bermakna. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada deep learning. Metode pelaksanaan dilakukan melalui survei kebutuhan, penyusunan modul, pelatihan berbasis blended learning, simulasi pembelajaran, serta pendampingan implementasi di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, pemahaman guru terhadap konsep deep learning meningkat dari 32% menjadi 85%, kemampuan merancang RPPH berbasis deep learning meningkat dari 28% menjadi 80%, keterampilan mengelola kelas interaktif meningkat dari 35% menjadi 82%, dan kemampuan refleksi pembelajaran meningkat dari 30% menjadi 78%. Selain itu, tersusun modul pembelajaran inovatif yang dapat digunakan secara berkelanjutan, serta terbentuk komunitas fasilitator yang siap mendiseminasikan praktik terbaik kepada lembaga PAUD lainnya di Kota Palu. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini sekaligus mendukung terwujudnya generasi kreatif, adaptif, dan kritis sejak dini.
Ekstrakurikuler Tari Kreasi Baru untuk Menumbuhkan Kecerdasan Kinestetik dan Kecerdasan Interpersonal Nurhayati, Sri; Akbar, Sa’dun; Kuswandi, Dedi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.3741

Abstract

Permasalahan yang ditangkap ialah kebanyakan orang tua hanya mengedepankan kognitif anak dijadikan sebagai acuan dalam proses belajar mengajar sehingga psikomotorik seperti pengembangan kecerdasan kinestetik, dan afektif seperti aspek rasa percaya diri,  anak terlihat sangat kurang. Tujuan penelitian ini ialah untuk menghasilkan karya tari kreasi baru dalam menumbuhkan kecerdasan kinestetik dan kecerdasan interpersonal di TK ABA 2 Kota Malang. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Dari sumber primer seperti kepala sekolah dan guru ekstrakurikuler dan sumber data sekunder berupa dokumen serta arsip sekolah dengan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan miles, hubarman dan saldana. Hasil penelitian yang ditemukan Guru menggunakan model pembelajaran langsung disertai motivasi, dukungan, pujian dari usaha siswa, dan membgun hubungan kedekatan. Kecerdasan kinestetik yang memunculkan beberapa indikatornya seperti: koordinasi tubuh, kelincahan, kekuatan, keseimbangan dan koordinasi mata tangan dan kaki. Kemudian rasa percaya diri anak yang terlihat dari beberapa indikator seperti: percaya dengan kemampuan diri sendiri, mengutamakan usaha sendiri tidak bergantung pada orang lain, berani tampil didepan umum, dan tanggung jawab dengan tugas dari proses pelaksanaan tari tersebut.
Menciptakan Area Bermain yang Kaya untuk Menggali Sembilan Kecerdasan Anak: Sebuah Kajian Pustaka dalam Konteks PAUD Nurhayati, Sri
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.2926

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kesenjangan antara pemahaman teoritis tentang Kecerdasan Jamak (Multiple Intelligences) dan penerapannya dalam desain fisik lingkungan belajar anak usia dini. Padahal, area bermain yang dirancang dengan baik berpotensi menjadi media utama untuk menggali seluruh spektrum potensi anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara teoritis prinsip-prinsip perancangan area main di PAUD yang dapat mengakomodasi stimulasi kesembilan jenis kecerdasan menurut teori Howard Gardner. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menganalisis sumber-sumber primer seperti artikel jurnal, buku, dan prosiding terbitan lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap jenis kecerdasan (linguistik, logis-matematis, spasial, kinestetik, musikal, interpersonal, intrapersonal, naturalis, dan eksistensial) memerlukan area bermain dengan konfigurasi materi dan aktivitas yang spesifik. Sintesis ini menghasilkan sebuah kerangka konseptual untuk menciptakan lingkungan bermain yang kaya, terdiferensiasi, dan inklusif, sehingga memungkinkan setiap anak belajar sesuai dengan cara dan potensi dominannya.
Analisis Aktivitas Bermain Pasir Kinetik sebagai Media Stimulasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Maretli Maitano; Andi Agusniatih; Sri Nurhayati; Besse Nirmala
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan aktivitas bermain pasir kinetik dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada anak usia dini di taman kanak-kanak. Subjek penelitian terdiri dari anak-anak yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran menggunakan media pasir kinetik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai proses dan hasil kegiatan bermain. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aktivitas bermain pasir kinetik dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, anak-anak melakukan berbagai aktivitas seperti meremas pasir, membentuk bola besar dan kecil, mencetak pasir menggunakan berbagai alat cetak, serta menciptakan bentuk sesuai dengan imajinasi mereka. Aktivitas tersebut mampu menstimulasi perkembangan motorik halus anak, terutama pada aspek kekuatan otot jari, fleksibilitas, serta ketepatan koordinasi gerakan tangan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian aktivitas bermain pasir kinetik sebagai media stimulasi motorik halus dalam tahapan pembelajaran yang sistematis pada pendidikan anak usia dini.