Pandhu Rochman Sousa Putra
Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI KINERJA DAN MOTIVASI KARYAWAN PANEN DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Pandhu Rochman Sousa Putra; Arsenius Baeeha Toron
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1957

Abstract

Keberhasilan produksi kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, terutama karyawan panen yang berperan langsung dalam pencapaian target produksi. Evaluasi terhadap kinerja dan motivasi karyawan panen diperlukan untuk memastikan produktivitas perusahaan tetap optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja dan motivasi karyawan panen serta melakukan evaluasi terhadap kedua aspek tersebut di perkebunan kelapa sawit.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada 40 responden menggunakan metode sampling jenuh. Data dianalisis dengan skala Likert dan diolah menggunakan Microsoft Excel untuk menentukan kategori serta rata-rata setiap indikator kinerja dan motivasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja karyawan panen berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,33, dengan indikator kualitas sebagai nilai tertinggi yaitu 4,43. Motivasi karyawan panen juga tergolong sangat tinggi dengan skor 4,47, di mana indikator ekonomi memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,52. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja yang baik tidak terlepas dari tingginya motivasi, khususnya dari aspek ekonomi. Perusahaan disarankan untuk memberikan pelatihan rutin serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif agar kinerja dan motivasi karyawan panen tetap stabil dan terus meningkat.
EFISIENSI BAHAN BAKAR DALAM PENGANGKUTAN TANDAN BUAH SEGAR DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Pandhu Rochman Sousa Putra; Fandi Syukur Rahman; Arief Rahman; Muhamad Yazid Bustomi; Puspita Puspita; Fahrizal Fahrizal
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 10, No 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v10i1.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi bahan bakar penggunaan biosolar dalam pengangkutan tandan buah segar (FFB) kelapa sawit dalam dua kondisi cuaca berbeda—jalan basah dan kering—di PT. Mitra Bangga Utama, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Efisiensi pengangkutan sangat penting dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan industri kelapa sawit, khususnya dalam hal penghematan bahan bakar dan optimasi muatan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung aktivitas pengangkutan FFB menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel jenuh yang diterapkan pada dua truk yang beroperasi dalam dua kondisi cuaca tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuaca secara signifikan memengaruhi efisiensi pengangkutan. Pada cuaca hujan, efisiensi bahan bakar tercatat sebesar 2,5 km/liter, dengan jarak tempuh 30 km, waktu pengangkutan 6 jam, dan kapasitas muatan 4 ton. Sebaliknya, pada cuaca kering, efisiensi bahan bakar meningkat menjadi 3 km/liter, dengan jarak tempuh 50 km, waktu pengangkutan 4 jam, dan kapasitas muatan 8 ton. Meskipun konsumsi bahan bakar lebih tinggi pada cuaca kering (17 liter dibandingkan dengan 12 liter pada cuaca hujan), transportasi lebih efektif karena jarak tempuh yang lebih jauh, waktu tempuh yang lebih singkat, dan kapasitas muat yang lebih besar. Dengan demikian, kondisi cuaca kering lebih menguntungkan untuk efisiensi bahan bakar dan produktivitas transportasi dibandingkan dengan cuaca hujan, yang menyebabkan hambatan jalan, memperlambat waktu transportasi, dan mengurangi kapasitas muat. Studi ini merekomendasikan agar perusahaan memprioritaskan transportasi selama cuaca kering dan meningkatkan infrastruktur jalan untuk meminimalkan dampak negatif dari kondisi hujan.