Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kohesi Leksikal Pada Novel Si Lamsijan Kaedanan Karya Ki Umbara Iman Sulaeman; Heti Triwahyuni
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v10i1.27803

Abstract

Latar Belakang Penelitian Penulis merasa sangat penting untuk menyelidiki dan memahami lebih dalam bentuk dan jenis kohesi leksikal dalam teks wacana naratif. Setiap unsur dalam novel pasti memiliki hubungan leksikal. Untuk memudahkan memahami hubungan leksikal antar unsur dalam novel, perlu dipahami jenis dan bentuk kohesi leksikal dalam setiap kalimat. Unsur-unsur tersebut meliputi kata, frasa, dan klausa dalam setiap kalimat yang dipilih penulis untuk mengungkapkan dan mengembangkan laju cerita dalam novel. Novel Si Lamsijan KaƩdanan karya Ki Umbara dipilih karena belum ada penelitian lain yang menganalisis novel ini. Tujuan penelitian novel ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur kohesi leksikal dengan menggunakan teori Halliday dan Hasan (1976) dalam novel Si Lamsijan KaƩdanan karya Ki Umbara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan menggunakan teknik pengumpulan data, teknik studi kepustakaan dan analisis data. Instrumen dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kartu data. Hasil penelitian ini menemukan kohesi leksikal dengan jumlah frekuensi sebanyak 243, yang mana unsur repetisi memiliki frekuensi sebanyak 186, sinonim memiliki frekuensi sebanyak 11, antonim memiliki frekuensi sebanyak 41, dan hiponim memiliki frekuensi sebanyak 5.
Kemiskinan Desa dalam Perspektif Keberlanjutan: Pendekatan Multiaspect Sustainability Analysis (MSA) di Kabupaten Kuningan Casnan Casnan; Irman Firmansyah; Heti Triwahyuni; Ratnawati Ratnawati; Wawang Anwarudin; Ilham Ramdhani
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 22, No 2 (2026): JPWK Volume 22 No. 2 June 2026
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v22i2.81880

Abstract

Kemiskinan di desa masih menjadi persoalan struktural di Kabupaten Kuningan, meskipun berbagai program pengentasan kemiskinan telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Permasalahan kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh dimensi sosial, lingkungan, dan kelembagaan yang saling berinteraksi secara sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur status kemiskinan di tiga desa di Kabupaten Kuningan menggunakan pendekatan MSA, menilai kontribusi masing-masing aspek (ekonomi, sosial, lingkungan, dan kelembagaan) terhadap keberhasilan pengentasan kemiskinan di tingkat desa, serta memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti empiris yang relevan dengan strategi pembangunan desa berkelanjutan di Kabupaten Kuningan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui survei, wawancara, dan data sekunder, Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data menggunakan MSA yang merupakan teknik multivariat yang dapat digunakan untuk menentukan posisi objek relatif terhadap objek lainnya. Analisis MSA dilakukan terhadap empat aspek utama, yaitu aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kemiskinan desa pada kondisi eksisting berada pada kategori yang sama, yaitu hampir miskin. Hasil skenario terhadap variabel atau faktor yang memengaruhi status kemiskinan di 3 desa bervariasi, seperti Desa Kalimanggis Wetan, nilai statusnya hampir miskin; Desa Taraju, nilai statusnya sejahtera; Desa Margamukti, nilai statusnya tidak miskin. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan memerlukan pendekatan multidimensi dan berkelanjutan, serta penguatan kelembagaan desa sebagai penggerak utama pembangunan lokal.