Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Melampaui Kepatuhan: Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik sebagai Proses Transformasi Tata Kelola Digital di Provinsi Kalimantan Timur Irwansyah; Aji Ratna Kusuma; Bambang Irawan
Jurnal Bina Praja Vol 17 No 2 (2025)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.17.2025-2818

Abstract

The implementation of the Electronic-Based Government System (SPBE) in Indonesia has largely been perceived as an administrative compliance mechanism aligned with national policies and index-based assessments. Conceptually, however, SPBE is intended as an instrument for transforming governmental governance toward an integrated, effective, and accountable digital government. This study aims to analyze the implementation of SPBE in East Kalimantan Province by positioning it as a digital governance transformation process rather than merely an administrative obligation. Using a qualitative case study approach, data were collected through policy document analysis, SPBE performance reports, and interviews with key stakeholders within the East Kalimantan Provincial Government. Data were analyzed using a descriptive-analytical method by linking empirical findings to the digital government transformation framework. The findings indicate that SPBE implementation in East Kalimantan Province remains largely compliance-driven, as reflected in institutional fragmentation, limited system and data integration, and uneven human resource capacities across government agencies. Nevertheless, the study also identifies opportunities to strengthen digital governance transformation through reinforcing SPBE institutional governance, enhancing civil servants’ digital competencies, and promoting cross-system and service integration. This study underscores the need to shift the paradigm from administrative compliance toward substantive digital governance transformation at the provincial government level.
Pengaruh Beban Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Yang Dimediasi Kepuasan Kerja Studi Empiris Pada Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Timur Dony Muslim; Zainal Ilmi; Irwansyah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 1 No. 3 (2023): JIMNU - NOVEMBER
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v1i3.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mengenai dampak Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai yang dihubungkan oleh variabel Mediasi Kepuasan Kerja. Studi empiris ini dilakukan pada Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Timur, suatu topik yang memiliki relevansi yang signifikan dalam ranah manajemen sumber daya manusia. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan metode sampling jenuh pada 69 responden. Data yang terhimpun kemudian dianalisis dengan menerapkan metode Persamaan Struktural Partial Least Squares (SEM PLS). Hasil analisis data menunjukkan bahwa Beban Kerja dan Stres Kerja memberikan dampak negatif terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Pegawai. Selain itu, Kepuasan Kerja teridentifikasi sebagai mediator yang mampu menghubungkan antara Beban Kerja dan Stres Kerja dengan Kinerja Pegawai.
Pendampingan Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Tata Kelola Keuangan Secara Sederhana di Kecamatan Penajam Irwansyah; Sri Mintarti; Muhammad Ikbal; Anisa Kusumawardani; Ledy Setiawati; Putri Maharani; Febry Ananda Dwi Kartika Sari
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026): On Progress
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.6280

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani padi sawah melalui penerapan tata kelola keuangan sederhana di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Permasalahan utama yang diidentifikasi pada mitra, yaitu Kelompok Tani "Sido Makmur", "Harapan Baru", dan "MRR Berseri", adalah rendahnya literasi keuangan di mana sekitar 80% anggota belum pernah melakukan pencatatan keuangan usaha tani dan 90% tidak memiliki perencanaan penggunaan hasil panen. Kondisi ini menyebabkan petani sulit memantau perkembangan usaha, menentukan harga jual yang tepat, serta rentan mengalami kerugian. Kondisi tersebut menyebabkan pendapatan yang diperoleh belum optimal dan sulit dievaluasi secara sistematis. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan praktis-kontekstual melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Program ini melibatkan kelompok tani di Desa Sidorejo, Giripurwa, dan Suko Mulyo dengan total 68 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani mengenai pentingnya pencatatan keuangan, termasuk pencatatan pendapatan dan pengeluaran, serta kemampuan dalam menyusun perencanaan usaha tani berbasis data mengalami kenaikan sebesar 70%. Selain itu, petani mulai mampu melakukan analisis sederhana terkait biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas pengambilan keputusan.Selain itu, petani mulai mampu melakukan analisis sederhana terkait biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas pengambilan keputusan. Perubahan perilaku juga terlihat dari meningkatnya kemandirian petani dalam mengelola keuangan rumah tangga dan usaha tani secara lebih terstruktur. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat serta berpotensi direplikasi di wilayah lain secara berkelanjutan, efektif, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi lokal yang dinamis dan berkelanjutan