Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transparency and Performance of Central Banks ASEAN countries Nurida Fitriani; Dita Dismalasari Dewi
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v12i1.1291

Abstract

This paper delves into the increasingly prominent role of central bank transparency in modern monetary policy. It analyzes both theoretical and practical aspects of transparency, examining various methods employed by central banks and assessing the empirical evidence surrounding their effectiveness. The research adopts a structured approach, reviewing theoretical literature on the impact of transparency on both the consequences and performance of monetary policy. It proposes a novel distinction between uncertainty and incentive effects of transparency, providing valuable insights into its nuanced nature. Empirically, the paper utilizes panel data regression with fixed effects to construct a comprehensive index of central bank transparency encompassing political, economic, procedural, policy, and operational aspects. This index is then applied to ten major central banks in ASEAN countries, revealing a diverse landscape of transparency levels and dynamics through detailed analysis of actual information disclosure practices. The key finding suggests a nexus between transparency on inflation, GDP and Interest rate demonstrating that greater openness translates to enhanced effectiveness. Additionally, identifies the Bank of Thailand as the most transparent central bank within the studied group, followed by the Philippines, Indonesia, Singapore, and Malaysia. Laos and Cambodia, conversely, emerge as the least transparent.
Penyuluhan tentang Literasi Keuangan, Investasi, Teknologi Finansial (Fintech), dan Manajemen Keuangan Pribadi di Desa Lape Kabupaten Sumbawa Denny Hambali; Ahmad Jibrail; Nurida Fitriani; Hanifa Sri Nuryani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2w8fmf08

Abstract

Rendahnya tingkat literasi keuangan di tengah pesatnya perkembangan inklusi dan teknologi finansial (Fintech) menjadi tantangan serius bagi masyarakat pedesaan di Indonesia, meningkatkan kerentanan terhadap risiko keuangan seperti investasi ilegal dan jeratan pinjaman online. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan finansial warga Desa Lape, Kabupaten Sumbawa, melalui penyuluhan yang komprehensif. Materi penyuluhan mencakup empat pilar utama: manajemen keuangan pribadi, pengenalan investasi yang aman, pemanfaatan Fintech secara bijak, dan mitigasi risiko penipuan keuangan. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan ceramah interaktif dan diskusi, dengan evaluasi dampak yang diukur melalui kuesioner pre-test dan post-test kepada 30 peserta. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta di seluruh area materi. Peningkatan tertinggi tercatat pada aspek pemahaman mengenai identifikasi risiko investasi ilegal (peningkatan skor rata-rata 28%) dan cara aman menggunakan teknologi finansial (peningkatan 25%), yang mengindikasikan keberhasilan program dalam membangun kesadaran terhadap ancaman finansial yang paling mendesak. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukasi yang terstruktur dan relevan dengan konteks lokal efektif dalam memberdayakan masyarakat desa untuk mengambil keputusan keuangan yang lebih baik dan meningkatkan ketahanan ekonomi mereka di era digital.
Optimalisasi Kapasitas UMKM: Pendampingan Literasi Laporan Keuangan dan Pajak Tahunan di Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa Arya Zulfikar Akbar; Muhammad Nur Fietroh; Reza Muhammad Rizqi; Nurida Fitriani; Rozzy Aprirachman; Rian Hardiansyah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/fg7nem31

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan keuangan dan kepatuhan perpajakan, termasuk di Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi laporan keuangan berbasis SAK EMKM dan pemahaman pajak tahunan bagi pelaku UMKM setempat. Program dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa menggunakan pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan pelatihan teknis dan pendampingan intensif. Sebanyak 25 UMKM dari berbagai sektor berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung selama bulan Oktober 2024, meliputi survei awal, pelatihan literasi keuangan dan perpajakan, pendampingan door-to-door, serta evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas peserta. Sebanyak 80% peserta mampu menyusun laporan laba rugi sederhana secara mandiri, 68% berhasil membuat laporan posisi keuangan sesuai SAK EMKM, dan 12 pelaku UMKM terfasilitasi memperoleh NPWP. Pemahaman peserta terhadap materi perpajakan meningkat dari rata-rata 38% (pre-test) menjadi 79% (post-test). Program ini membuktikan bahwa pendekatan pendampingan kontekstual dan berkelanjutan efektif mentransformasi perilaku pengelolaan keuangan UMKM. Rekomendasi tindak lanjut mencakup pembentukan kelompok belajar UMKM, digitalisasi pencatatan, fasilitasi akses permodalan, serta integrasi materi literasi keuangan dan pajak dalam program pembinaan pemerintah daerah.