Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CENANA DAN TUBUH DALAM ARENA KUASA: KAJIAN FEMINISME SIMONE DE BEAUVOIR DALAM SASTRA BALI KONTEMPORER Reynaldi Hutapea; Najwa Fitri Sahira; Hotni Purba Tondang; Carmel Auta Sitepu; Syairal Fahmy Dalimunthe; Tomi Arianto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2618

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana tubuh dan subjektivitas tokoh perempuan dalam cerita pendek Oka Rusmini “Cenana” dikonstruksi dan dilawan melalui lensa feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Dalam sistem patriarki Bali, tokoh Cenana digambarkan mengalami berbagai bentuk penindasan, seperti pernikahan paksa, kehamilan, dan objektivasi tubuh. Untuk menyelidiki narasi, deskripsi tubuh, dan dialog yang mengandung ketegangan gender, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis teks yang dikenal sebagai pembacaan cermat (close reading). Data dikumpulkan dari unsur-unsur naratif cerita pendek yang mengungkapkan konflik antara kesadaran individu tokoh perempuan dan peran yang dipaksakan secara sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Cenana mengalami proses objektivasi yang menjadikannya “yang Lain” dalam struktur sosial. Di sisi lain, ia menunjukkan bentuk-bentuk perlawanan melalui kesadarannya akan tubuh dan identitasnya. Di dalam tubuhnya, dominasi tradisi dan patriarki secara simbolis dan internal ditantang.
Kuasa dan Resistensi : Analisis Narasi “Panggil Aku Kartini Saja” Karya Pramoedya Ananta Toer dalam Perspektif Foucault Najwa Fitri Sahira; Nehemia Diah K Sianturi; Riva Amanda
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Maret, Local Culture and Traditions
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/chtag634

Abstract

This article analyzes the narrative of Pramoedya Ananta Toer's novel Panggil Aku Kartini Saja from the perspective of Michel Foucault's theory of power and resistance. This study aims to understand how power relations operate in the text and how Kartini as the main character shows a form of resistance to the patriarchal and colonial systems. With a qualitative descriptive approach, this study highlights two main aspects in the novel: first, how feudal and colonial powers form norms that limit women, and second, how Kartini carries out resistance through thinking, writing, and establishing schools for women. The research findings show that Kartini is not only an object of power, but also an active subject in fighting the oppressive system. This novel represents the struggle of women in negotiating their identity and space in a society dominated by colonial and patriarchal powers. Thus, the narrative of Panggil Aku Kartini Saja can be understood as a form of counter-discourse that criticizes the existing power structure.