Transformasi pendidikan modern mencerminkan pergeseran paradigma dari transmisi pengetahuan ke konstruksi makna yang dinamis, kontekstual, dan berorientasi masa depan. Studi ini bertujuan untuk meneliti landasan filosofis dan teoretis dalam pengembangan model pembelajaran modern dan implikasinya terhadap praktik pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka, menganalisis 20 sumber akademis yang relevan, termasuk jurnal nasional dan internasional, buku-buku ilmiah, dan karya ilmiah lainnya. Analisis data dilakukan melalui analisis isi yang melibatkan reduksi data, pengkodean, kategorisasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa landasan filosofis pembelajaran modern berakar pada integrasi progresivisme, konstruktivisme, idealisme, realisme, dan pragmatisme, yang menekankan pengalaman, nilai, dan realitas sebagai inti pembelajaran. Sementara itu, landasan teoretis didukung oleh teori behaviorisme, kognitivisme, dan pembelajaran sosial yang menyoroti aktivitas mental, interaksi, dan penguatan perilaku. Secara pedagogis, pembelajaran modern diimplementasikan melalui pendekatan inovatif seperti pembelajaran berbasis proyek, berbasis masalah, dan pembelajaran penemuan, yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi. Integrasi teknologi melalui pembelajaran digital dan blended learning meningkatkan fleksibilitas dan adaptabilitas dalam proses pembelajaran. Secara keseluruhan, model pembelajaran modern mewakili sistem holistik, inovatif, dan relevan yang secara efektif mendukung pengembangan potensi peserta didik secara komprehensif.