Hana Anisa Fatimi
Universitas Sebelas Maret

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cleansing oil formulations using avocado oil (Persea americana) with identification and antioxidant test on oil Hana Anisa Fatimi; Dava Aurel Divani
Pharmaciana Vol. 16 No. 1 (2026): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v16i1.31344

Abstract

Taking care of your facial skin to achieve fresh, clean, radiant, supple, soft, and healthy-looking skin is the dream of many people. Dirty facial skin, caused by the use of makeup, exposure to sunlight, dust, and vehicle fumes, can lead to sebum buildup, which in turn can cause acne and severe inflammation. Therefore, this study developed a cleansing oil formulation for more beneficial skin care using natural avocado oil (Persea americana) with various concentrations of cocamidopropyl betaine. These formulations were formulated and tested through a series of tests, including organoleptic tests, homogeneity tests, viscosity tests, pH tests, and cleaning power tests. Antioxidant activity tests using the DPPH method and identification tests using TLC on avocado oil. The optimal result of this study is the F1 formulation using a 5% concentration of cocamidopropyl, which has a stable preparation, is good at removing dirt and makeup, and is effective in protecting the skin from damage caused by free radicals because it contains highly active antioxidants with an IC50 of 4.486 mg/L, since avocado oil has an IC50 value below 50 ppm. From the study's results, it can be concluded that the lower the cocamidopropyl betaine content, the higher the viscosity, pH, and cleaning power of the cleansing oil.
Peningkatan Literasi Obat Masyarakat melalui Seminar “Cek Klik” di Rw 39, Dusun Jatirejo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta Ahmad Ainurofiq; Adi Yugatama; Fea Prihapsara; Hana Anisa Fatimi; Imam Prabowo; Rizky Dwi Larasati; Hilwa Taffanina; Insania Dwi Rahmadani; Marsha Aulia Tazkia Rahma; Raka Aditya Pratama; Sheli Gita Revalina; Syarifa Lukitaningtyas; Tsalsa Rizky Ameera
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 8 (2026): Volume 9 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i8.26512

Abstract

ABSTRAK Penggunaan obat yang tidak aman dan tidak rasional masih menjadi permasalahan utama di masyarakat, terutama akibat rendahnya pemahaman terhadap keamanan dan mutu produk kesehatan yang berpotensi menimbulkan risiko tinggi bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat RW 39 Dusun Jatirejo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta dalam menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) saat memilih produk kesehatan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan melalui seminar interaktif dengan media presentasi dan sesi tanya jawab yang diikuti oleh 22 peserta. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan pendekatan pretest dan posttest sebagai alat ukur perbandingan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan materi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 75,12% menjadi 95,54%, dengan peningkatan sebesar 26,40%. Kegiatan ini membuktikan bahwa metode seminar interaktif berbasis Cek KLIK efektif digunakan dalam penyampaian informasi  dan dapat meningkatkan literasi obat masyarakat secara signifikan. Kata Kunci: Cek KLIK, Literasi Obat, Edukasi Kesehatan, Pengabdian Masyarakat.  ABSTRACT Unsafe and irrational medicine use remains a major public health concern, largely due to the lack of community awareness regarding the safety and quality of health products. This community service activity aimed to improve the understanding and awareness of residents in RW 39, Jatirejo Hamlet, Mojosongo Village, Jebres District, Surakarta City, in applying the "Cek KLIK" principle (Packaging, Label, Distribution License, Expiry Date) when selecting health products. The activity was conducted through an interactive seminar method using presentation media and question-and-answer sessions, involving 22 participants. Effectiveness was measured using a pre-test and post-test approach. Results showed a significant increase in the average participant comprehension score from 75.12% to 95.54%, reflecting an improvement of 26.40%. This activity demonstrates that the interactive seminar method based on the Cek KLIK principle is effective in improving public medicine literacy. Keywords: Cek KLIK, Medicines Literacy, Health Education, Community Service.
Pemanfaatan bahan alam sebagai bahan dasar sampo antiketombe di RW 38, Dusun Kepuhsari, Kecamatan Mojosongo, Kota Surakarta Ahmad Ainurrofiq; Hana Anisa Fatimi; Imam Prabowo; Rizky Dwi Larasati; Syaiful Choiri; Ashrifathia Haifani; Dela Ardhina Suryaningsih; Dila Okta Maharani; Khusnul Ergina Reswari; Riska Aulia Suhada; Shafa Nadira Putri Adiningsih; Sheli Gita Revalina
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3348

Abstract

Ketombe merupakan permasalahan kulit kepala yang umum terjadi dan berdampak negatif terhadap kenyamanan serta kepercayaan diri penderitanya. Penggunaan sampo antiketombe berbahan kimia sintetik dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan iritasi dan resistensi mikroba. Oleh karena itu, pendekatan berbasis bahan alam seperti daun pandan (Pandanus amaryllifolius) dan rimpang jahe (Zingiber officinale) dinilai lebih aman dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat RW 38 Dusun Kepuhsari dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal sebagai bahan dasar sampo herbal antiketombe. Melalui edukasi dan praktik langsung pembuatan sampo, masyarakat diajak memahami manfaat kandungan aktif kedua tanaman serta proses formulasi sediaan. Hasil evaluasi pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat terkait penyebab ketombe, manfaat jahe dan pandan, serta proses pembuatan sediaan sampo. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan, tetapi juga membuka potensi ekonomi berbasis produk alami yang ramah lingkungan.