Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KESIAPSIAGAAN PERSONEL DALAM LATIHAN MILITER: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Gianina Sembiring; Herni Pujiati; Samto Hadi Isnanto
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2026): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v3i5.2576

Abstract

Personnel readiness is a critical aspect of military organizations because it determines the ability of units to perform tasks rapidly, accurately, and effectively. This study aims to identify and synthesize the factors influencing personnel readiness in military training. The method used is a Systematic Literature Review based on the PRISMA 2020 framework. The literature was retrieved from the Scopus database using the advanced search feature with keywords related to personnel readiness, military readiness, combat readiness, cognitive readiness, operational readiness, military training, training exercise, and military exercise. The initial search identified 146 articles, which were then screened based on title relevance and research context. As a result, 37 articles were retained for further analysis. The synthesis shows that personnel readiness in military training is influenced by six main groups of factors: training factors, individual factors, leadership factors, organizational factors, psychological-cognitive factors, and training technology factors. The findings indicate that personnel readiness is multidimensional and is not solely determined by physical training or procedural mastery, but also by motivation, competence, leadership, organizational support, the ability to cope with pressure, and the use of technology in training. This study concludes that improving personnel readiness requires an integrated, realistic, adaptive, and operationally relevant training design.
PENGARUH KERJASAMA TIM, STRES KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT. LALANG BUANA NUSANTARA Riki Altobeli Sihaloho; Yohanes Feri Cahaya; Herni Pujiati
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 1 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI JUNI 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no1.811

Abstract

Employee performance is one of the key factors for the success of organizational development. From the phenomena that occur, the factors that cause problems in the study are teamwork, work stress, and work motivation. This study analyzes the effect of teamwork, work stress, and work motivation on employee performance at PT Lalang Buana Nusantara. The research approach is a quantitative approach using survey methods and path analysis. The population of the research object is 63 people, and a saturated sampling technique was used to obtain 63 respondents. Data were analyzed using Excel and SPSS software. The results of the study indicate that teamwork has a significant positive effect on work motivation; Work stress has a significant adverse effect on work motivation; Teamwork has a significant positive effect on employee performance; Work stress has a significant adverse effect on employee performance; and Work motivation has a significant positive effect on employee performance. The magnitude of the influence of the Employee Performance value variable (Y) is explained by Teamwork, Work Stress, and Work Motivation by 54%, while other variables outside this research model explain the rest.Kinerja karyawan adalah salah satu faktor kunci keberhasilan perkembangan organisasi. Dari fenomena yang terjadi, faktor yang menjadikan permasalahan dalam penelitian adalah kerjasama tim, stres kerja dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerjasama tim, stres kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Lalang Buana Nusantara.  Pendekatan Penelitian adalah pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei dan analisis jalur. Populasi pada objek penelitian berjumlah 63 orang, dengan teknik sampling jenuh diperoleh 63 orang responden. Data dianalisis menggunakan software Excell dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kerjasama tim berpengaruh langsung positif secara signifikan terhadap motivasi kerja; Stres kerja berpengaruh langsung berbanding terbalik atau berlawanan arah dan signifikan terhadap motivasi kerja; Kerjasama Tim berpengaruh langsung positif secara signifikan terhadap kinerja karyawan; Stres kerja berpengaruh langsung berbanding terbalik atau berlawanan dan signifikan terhadap kinerja karyawan; dan Motivasi kerja berpengaruh langsung positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Besarnya pengaruh variabel nilai Kinerja Karyawan (Y) djelaskan oleh Kerjasama Tim, Stres Kerja, dan Motivasi Kerja sebesar 54%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian ini.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN MEDIASI KEPUASAN PELANGGAN PADA MARKETPLACE SHOPEE (STUDI KASUS KARYAWAN RSAU DR. ESNAWAN ANTARIKSA) Ratna Wijayanti; Herni Pujiati
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 1 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI JUNI 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no1.780

Abstract

This study aims to determine the effect of Product Quality and Price on Purchasing Decisions through Customer Satisfaction as a mediating variable in the Shopee Marketplace. This research is a quantitative study, and the data collection technique is a questionnaire. The sample in this study was 112 respondents who were employees of RSAU DR. Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma. The research data was tested with validity, reliability, heteroscedasticity, autocorrelation, and multicollinearity tests. The results of this study indicate that based on the path analysis/path analysis results, it states that indirectly, product quality through customer satisfaction has no significant effect on Purchasing Decisions, and indirectly, price through customer satisfaction has no significant effect on purchasing decisions. In equation 1, product quality has a significant effect on customer satisfaction, and price has a significant effect on customer satisfaction. Equation 2 states that Product Quality has a significant effect on Purchasing Decisions, Price has a significant effect on Purchasing Decisions, and Customer Satisfaction also has a significant effect on Purchasing Decisions. So, it can be concluded that Product Quality and Price simultaneously significantly affect Customer Satisfaction. In contrast, Product Quality, Price, and Customer Satisfaction simultaneously significantly affect Purchasing Decisions.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian melalui Kepuasan Pelanggan sebagai variabel mediasi pada Marketplace Shopee. Penilitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 112 responden yang merupakan karyawan RSAU DR. Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma. Data penelitian diuji dengan uji validitas, uji reliabilitas, heteroskedastisitas, uji autokorelasi dan uji multikolinearitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil path analysis/analisis jalur menyatakan secara tidak langsung kualitas produk melalui kepuasan pelanggan berpengaruh tidak signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dan juga secara tidak langsung harga melalui kepuasan pelanggan berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian. Pada persamaan 1, Kualitas Produk memiliki pengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan, begitupula Harga memiliki pengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Untuk persamaan 2 menyatakan bahwa Kualitas Produk memiliki pengaruh siginifikan terhadap Keputusan Pembelian, Harga memiliki pengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dan Kepuasan Pelanggan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Kualitas Produk dan Harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan, sedangkan Kualitas Produk, Harga dan Kepuasan Pelanggan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MODERASI KOMITMEN ORGANISASI Eky Ananda Widiarta; I Dewa Ketut Kerta Widana; Herni Pujiati
Jurnal Visionida Vol. 12 No. 1 (2026): Vol. 12 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jvs.v12i1.24243

Abstract

ABSTRACT This study examines the influence of transformational leadership and organizational culture on employee performance at PT Televisi Transformasi Indonesia. The research aims to (1) analyze the effect of transformational leadership on employee performance, and (2) analyze the effect of organizational culture on employee performance. This investigation employs a quantitative associative approach with a population of 35 employees. Data were collected utilizing a Likert-scale questionnaire and analyzed via multiple linear regression utilizing IBM SPSS Statistics version 29. The outcomes reveal that both transformational leadership and organizational culture have a positive and significant effect on employee performance, with a combined contribution of 29.7%. The outcome reval that strengthening transformational leadership and developing a strong, adaptive organizational culture can improve employee performance and organizational effectiveness.   ABSTRAK Penelitian ini menelaah pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada PT Televisi Transformasi Indonesia. Studi ini ditujukan dalam rangka (1) menelaah pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai dan (2) menelaah pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Penelitian memperunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi sebanyak 35 pegawai. Data dihimpun lewat kuesioner skala Likert dan dianalisis mempergunakan regresi linier berganda yang dibantu aplikasi IBM SPSS Statistics versi 29. Temuan penelitian mengindikasikan, kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi memengaruhi positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi senilai 29,7%. Temuan yang dihasilkan menjadi penegasan, penguatan kepemimpinan transformasional dan penerapan budaya organisasi yang adaptif bisa memacu kinerja pegawai serta efektivitas organisasi
EFEKTIVITAS PELATIHAN DALAM MENDORONG TRANSISI USIA MUDA KE PASAR TENAGA KERJA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Denok Ambun Suri; Herni Pujiati
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 7 (2026): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v3i7.2649

Abstract

Youth unemployment remains a major labour market issue, closely related to the transition from education or non-employment into work. Job training is often positioned as an instrument to improve young people’s work readiness and competitiveness; however, previous studies suggest that its effects on employment outcomes are not always direct or consistent. This study aims to synthesize the existing literature on the effectiveness of training in supporting young people’s transition into the labour market. Using a systematic literature review approach guided by the PRISMA 2020 framework, this study analysed English-language journal articles indexed in Scopus and published between 2016 and 2026. The initial search identified 241 articles, of which 1 duplicate was removed, leaving 240 articles for title and abstract screening. Of these, 54 articles were excluded and 186 articles were retained for eligibility assessment. The initial mapping shows that the literature mainly discusses vocational training, TVET, employability, school-to-work transition, work experience, certification, skills mismatch, digital literacy, and vulnerable groups. The findings indicate that training should not be understood as a stand-alone intervention, as its contribution to young people’s labour market transition depends on practical experience, certification, soft skills, digital literacy, labour market information, job matching, and linkages with employers. This study concludes that the effectiveness of training in accelerating youth labour market transition is shaped by programme design quality and the broader support ecosystem surrounding the training.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR UNTUK MERAIH CITA-CITA PRESETASI SISWA SMK JAYA BUANA TANGERANG Yohanes Ferry Cahaya; Herni Pujiati; Dewi Puspaningtyas Faeni; Ahmad Faisal; Theresia Oktavia Sadpung; Noerlina Anggraeni
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v7i1.2086

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan permasalahan krusial yang menghambat pencapaian prestasi dan realisasi cita-cita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 12 Januari 2026 di SMK Jaya Buana Tangerang dengan tujuan meningkatkan motivasi belajar siswa melalui intervensi terstruktur. Program terdiri atas tiga komponen: seminar motivasi inspiratif, pelatihan penetapan tujuan berbasis SMART Goals, dan workshop perencanaan karier vokasional. Sebanyak 85 siswa kelas X dan XI berpartisipasi. Kegiatan ini memberikan model praktis bagi sekolah kejuruan dalam membangun ekosistem motivasi belajar yang berkelanjutan
REFORMASI BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PERSONEL DI WINGDIK 400/MATUKJUR PANGKALAN UDARA ADI SOEMARMO I Kadek Wiliantara; I Dewa Ketut Kerta Widana; Herni Pujiati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i2.2026.680-685

Abstract

Budaya organisasi memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku, kedisiplinan, dan kinerja personel, khususnya dalam lingkungan militer yang menuntut profesionalisme dan kesiapan operasional tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam reformasi budaya organisasi berbasis nilai-nilai AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis) serta dampaknya terhadap peningkatan kinerja personel Wingdik 400/Matukjur di Pangkalan TNI Angkatan Udara Adi Soemarmo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi unsur pimpinan dan personel yang terlibat langsung dalam proses pendidikan dan pembinaan satuan. Analisis data dilakukan melalui tahapan transkripsi, pengkodean, kategorisasi, dan analisis tematik untuk menangkap dinamika internalisasi budaya organisasi secara kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai AMPUH berkontribusi positif terhadap peningkatan kedisiplinan, loyalitas, tanggung jawab, serta efektivitas pelaksanaan tugas personel. Reformasi budaya organisasi yang didukung oleh keteladanan pimpinan, sistem pembinaan yang konsisten, dan komunikasi internal yang efektif mampu memperkuat kohesi satuan dan kinerja kolektif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian budaya organisasi di lingkungan militer serta rekomendasi praktis bagi penguatan manajemen sumber daya manusia di TNI Angkatan Udara.
PENERAPAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) UNTUK MENCEGAH RISIKO INFEKSI PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT Ratu Citra Kartika Wardani; I Dewa Ketut Kerta Widana; Herni Pujiati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.301-308

Abstract

Rumah sakit merupakan tempat kerja dengan risiko tinggi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja, terutama infeksi nosokomial yang dapat menimpa tenaga kesehatan. Kurangnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dapat meningkatkan risiko paparan terhadap bahan infeksius, cedera akibat alat medis, maupun kelelahan kerja. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan program K3 di rumah sakit dalam upaya mencegah risiko infeksi pada tenaga kesehatan. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis hasil penelitian terlebih dahulu, kebijakan pemerintah serta pedoman K3 rumah sakit yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan dan WHO. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan program K3 yang efektif, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD), pelatihan rutin, sistem pelaporan insiden, serta monitoring kesehatan tenaga kerja, mampu menurunkan angka kejadian infeksi dan meningkatkan kualitas layanan rumah sakit. Temuan ini menegaskan pentingnya komitmen manajemen rumah sakit dalam menerapkan K3 sebagai bagian dari sistem manajemen mutu, yang tidak hanya melindungi tenaga kesehatan tetapi juga meningkatkan keselamatan pasien secara keseluruhan.
What Drives Customer Intention in Digital Banking? Evidence from Trust, Security Risk, and Technological Innovation Yohanes Ferry Cahaya; Alloysius Pamurda Dhika Mahendra; Herni Pujiati; Ilham Nawang Armanda
Journal of Business, Finance, and Banking Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Business, Finance, and Banking (JBFB)
Publisher : Institut Keuangan-Perbankan Dan Informatika Asia Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56174/jbfb.v2i1.1160

Abstract

This study examines the determinants of digital banking adoption intention among Book IV bank customers in Indonesia, focusing on the interplay between trust, security risks, and technological innovation. Using Smart PLS-SEM with data from 385 respondents, we investigate how technological innovation influences customer trust and perceived security risks, which subsequently affect digital banking usage intention. Results reveal that technological innovation significantly enhances trust while reducing security risk perceptions. Trust emerges as the strongest predictor of digital banking intention, while security risks negatively impact adoption. The study contributes theoretical insights into technology acceptance in emerging markets and provides practical implications for banks developing digital transformation strategies in competitive environments.