Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penilaian Sisa Umur Pakai pada Tangki Penimbun Sesuai dengan Laju Korosi Lydia Kartika Basaria Sitompul; Zella Navtalia; Hisni Rahmi; Yosa Megasukma; Muhammad Faisal Seprizal
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1300

Abstract

Tangki penyimpanan merupakan alat penting untuk menampung bahan bakar, bahan kimia, cair, dan air proses dalam operasi penambangan batu bara dan mineral. Penilaian sisa umur pakai (RLA) tangki ini penting untuk menjaga manajemen aset yang hemat biaya, kepatuhan lingkungan, dan keselamatan operasional. Penilaian metode terhadap sisa umur pakai tangki penyimpanan di fasilitas penambangan batu bara dan mineral merupakan tujuan utama studi ini. Pemeriksaan ini mengidentifikasi kehilangan material, integritas las, dan mode kegagalan tambahan seperti pitting, kelelahan, dan korosi di bawah isolasi (CUI) dengan menggabungkan uji non-destruktif (NDT), pemetaan korosi, pengukuran ketebalan ultrasonik, dan analisis tegangan. Temuan ini digabungkan dengan informasi desain dan catatan layanan untuk menentukan berapa lama tangki akan tetap berfungsi dan menyarankan rencana penggantian atau pemeliharaan. Untuk mencegah kegagalan katastropik, mengoptimalkan jadwal pemeliharaan, dan meningkatkan operasi penambangan yang berkelanjutan, hasilnya menyoroti deformasi yang ditemukan dan mekanisme kerusakan potensial seperti korosi atmosferik dan penipisan umum.
Optimasi Produktivitas Bulldozer Berbasis Analisis Waktu Siklus untuk Mengurangi Antrean Dump Truck pada In-Pit Dump Pit Rista A PT Baramutiara Prima Muhammad Faisal Seprizal; Andy Yanottama; Zella Navtalia; Dimas Agung Permadi; Diah Wully Agustine
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan area disposal merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran produksi pada tambang terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas bulldozer Komatsu D85ESS-2 di area in-pit dump Pit Rista A PT Baramutiara Prima dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap antrean dump truck. Masalah utama yang ditemukan adalah ketidakseimbangan kapasitas, di mana produktivitas aktual bulldozer hanya sebesar 239,01 BCM/jam, hampir setara dengan produktivitas dari dua fleet dump truck sebesar 240,01 BCM/jam. Kondisi ini disebabkan oleh jarak dorong (dozing distance) yang terlalu jauh yaitu 9,75 meter dan kecepatan alat yang rendah dibandingkan standar pabrikan. Melalui simulasi pengurangan jarak dorong menjadi 6 meter, waktu siklus berhasil ditekan dari 0,567 menit menjadi 0,369 menit, sehingga meningkatkan produktivitas secara signifikan sebesar 53,6% menjadi 367,32 BCM/jam. Peningkatan ini efektif menghilangkan antrean unit hauling dan memastikan area penimbunan tetap bersih melalui penerapan sequence dumping yang sistematis.
Kajian Teknis Penerapan Bottom Air Deck Terhadap Penurunan Tingkat Getaran Tanah Akibat Peledakan Andy Yanottama; Yulian Assadat; Muhammad Faisal Seprizal; Dimas Agung Permadi; Zella Navtalia; Leta Lestari; Andromeda Nabella
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi bahan peledak dari hasil operasi peledakan tambang tidak sepenuhnya terpakai dalam proses pemberaian batuan, sebagian energi tersebut akan terbuang dalam bentuk berupa getaran tanah (ground vibration). Getaran tanah hasil peledakan akan berdampak buruk terhadap bangunan atau area pemukiman warga yang berada disekitar tambang. Indonesia telah menerapkan regulasi yang tertuang dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 7571:2010 terkait acuan baku tingkat getaran tanah akibat peledakan terhadap lingkungan sekitar tambang. Dalam hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian dan analisis terkait penerapan bottom air deck dalam upaya menurunkan tingkat getaran tanah akibat peledakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan geometri peledakan konvensional (normal) dan juga geometri peledakan yang menerapkan bottom air deck sepanjang 1 meter pada dasar lubang ledak, memberikan hasil nilai getaran tanah (peak particle velocity/ PPV) yang berbeda. Operasi peledakan menggunakan bottom air deck terbukti berhasil dalam mereduksi nilai PPV longitudinal secara signifikan di atas  pada tiga kali uji coba. Hal ini juga membuktikan bahwa keberadaan ruang udara kosong di dasar lubang ledak berfungsi efektif sebagai peredam dinamis yang mampu mengurangi rambatan gelombang seismik horizontal menuju area pemukiman warga.
PERENCANAAN PIT LIMIT OPTIMUM BERDASARKAN VARIASI STRIPPING RATIO DAN ANALISIS SENSITIVITAS HARGA PATOKAN BATUBARA DENGAN METODE DISCOUNTED CASHFLOW: OPTIMUM PIT LIMIT PLANNING BASED ON STRIPPING RATIO VARIATIONS AND PRICE SENSITIVITY ANALYSIS COAL BENCHMARKING USING THE DISCOUNTED CASHFLOW METHOD Zaharani; Yudi Arista Yulanda; Yosa Megasukma; Muhammad Faisal Seprizal; Zella Navtalia
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 26 No. 2 (2026): Agustus, 2026
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v26i2.26498

Abstract

PT Astaka Dodol yang sempat menghentikan kegiatan penambangan akibat penurunan harga batubara dan belum selesainya pembebasan lahan. Fluktuasi harga batubara memengaruhi kelayakan ekonomi penambangan, terutama dalam penentuan pit limit dan stripping ratio (SR) yang ekonomis. Penelitian ini bertujuan menentukan pit limit optimum berdasarkan variasi SR dari nilai Break Even Stripping Ratio (BESR) dengan mempertimbangkan Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR). Analisis ekonomi dilakukan menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) dengan variasi SR 4,5; 5,5; 6,5; dan 7,5. Penelitian ini berhasil menentukan pit limit optimum berdasarkan variasi Stripping Ratio (SR) dari nilai Break Even Stripping Ratio (BESR). Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi SR tersebut berpengaruh signifikan terhadap volume overburden, cadangan batubara, biaya produksi, dan aliran kas proyek. Kondisi paling optimum dicapai oleh design pit dengan SR 5,5 yang menghasilkan NPV sebesar USD 21.155.938 dan IRR 95%. Melalui analisis sensitivitas, batas pit limit ini terbukti dinamis terhadap fluktuasi pasar; kenaikan harga batubara sebesar 5% meningkatkan SR optimum menjadi 6,5 (NPV USD 26.282.455), dan kenaikan harga 25% menggeser SR optimum ke angka 7,5 dengan NPV mencapai USD 48.952.422. Kata kunci: Pit Limit, Stripping Ratio, Discounted Cash Flow, Net Present Value, Harga Batubara