Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Assessing the importance of school administration (administrative staff) in elementary schools Nuraisah Nuraisah; Andi Tenri Abeng; Gita Irawanda
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 10 (2025): October 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i10.635

Abstract

This article aims to examine the importance of school administration through the role of administrative staff (Tata Usaha) in elementary schools, using a qualitative approach based on a literature review of academic studies, scientific books, and the latest educational policies. The findings indicate that administrative staff play a crucial role in ensuring the smooth operation of educational management processes, from student data management, financial documentation, and academic archiving to internal coordination. Despite its strategic function, this role is often overlooked, especially in many public elementary schools in Indonesia that do not yet have official administrative staff positions. The absence of this role has led to the administrative burden being shifted to teachers and principals, thereby diverting their focus from core instructional duties. A well-functioning school administration enhances institutional efficiency, supports data-driven decision-making, and strengthens public accountability in education funding. However, challenges such as the lack of structural recognition for the administrative role at the elementary level, minimal professional training, and inadequate regulatory frameworks remain major obstacles. Therefore, the institutionalization of administrative staff in elementary schools must be promptly realized through affirmative policies, continuous competency development, and a paradigm shift towards a more professional school management system. This study concludes that administrative staff are not merely technical support personnel but strategic actors in building an accountable, orderly, and sustainable basic education system. The presence of administrative staff in elementary schools is not an option but a necessity for the delivery of quality basic education services.
Evaluasi Hasil Supervisi Akademik terhadap Kesesuaian Pembelajaran dengan Standar Nasional Pendidikan di Sekolah Dasar: Penelitian Andi Ratu Ayuashari; Gita Irawanda; By Tri Agung Nusantara Kr. J. Tompong
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil supervisi akademik terhadap kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) pada tingkat sekolah dasar. Evaluasi difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SD Inpres BTN IKIP-1 Kota Makassar dengan subjek penelitian guru kelas IIIA. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap proses pembelajaran di kelas, wawancara terstruktur dan semi-terstruktur dengan guru, serta analisis dokumentasi berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan instrumen penilaian pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pembelajaran telah dilaksanakan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Hal ini terlihat dari penyusunan RPP yang mengacu pada kompetensi dasar dan indikator pembelajaran, penerapan metode pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok dan cerdas cermat, serta penggunaan penilaian yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, terutama dalam menyesuaikan strategi pembelajaran dengan keragaman karakteristik siswa serta optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran