Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The implementation of principal’s supervisory style in improving teachers’ job satisfaction at SMK Negeri 1 Gowa Andi Ratu Ayuashari; Ahlun Ansar; Miftahul Jannah
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 10 (2025): October 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i10.718

Abstract

Principals play a strategic role in improving the quality of teaching and teacher performance through supervisory practices. This study aims to describe the implementation of the principal’s supervisory style in enhancing teachers’ job satisfaction at SMK Negeri 1 Gowa. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observations, in-depth interviews, and documentation. The participants included the principal, six vice principals, senior teachers, and teachers who were the subjects of supervision. The findings indicate that the principal implemented an integrated, structured, and participatory supervisory style. This approach can be categorized as guided leadership, which emphasizes mentoring, support, and teacher involvement in decision-making. The implementation of supervision was not merely focused on administrative evaluation but functioned as a medium of empowerment through constructive feedback, continuous mentoring, and collective reflection. Teachers reported feeling valued and supported, which positively influenced their motivation, professionalism, work discipline, teaching readiness, and overall job satisfaction. Furthermore, the supervisory practices were closely linked to teacher performance appraisal (PKG) and work target assessments (SKP), contributing to the strengthening of career development and performance-based recognition. These results highlight that a humanistic, educational, and participatory supervisory style fosters a positive school climate, promotes collaboration, and enhances the quality of teaching and learning in vocational education settings.
Evaluasi Hasil Supervisi Akademik terhadap Kesesuaian Pembelajaran dengan Standar Nasional Pendidikan di Sekolah Dasar: Penelitian Andi Ratu Ayuashari; Gita Irawanda; By Tri Agung Nusantara Kr. J. Tompong
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil supervisi akademik terhadap kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) pada tingkat sekolah dasar. Evaluasi difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SD Inpres BTN IKIP-1 Kota Makassar dengan subjek penelitian guru kelas IIIA. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap proses pembelajaran di kelas, wawancara terstruktur dan semi-terstruktur dengan guru, serta analisis dokumentasi berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan instrumen penilaian pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pembelajaran telah dilaksanakan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Hal ini terlihat dari penyusunan RPP yang mengacu pada kompetensi dasar dan indikator pembelajaran, penerapan metode pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok dan cerdas cermat, serta penggunaan penilaian yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, terutama dalam menyesuaikan strategi pembelajaran dengan keragaman karakteristik siswa serta optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran
Manajemen Kehadiran dan Pembinaan Disiplin Peserta Didik: Studi Kasus di SMP Negeri 33 Makassar Andi Ratu Ayuashari; Andi Tenri Abeng
Abdurrauf Science and Society Vol. 2 No. 3 (2026): Abdurrauf Science and Society
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/asoc.v2i3.987

Abstract

Student attendance management and discipline development play an important role in creating an orderly and conducive learning environment. However, studies that integrate attendance systems with discipline development strategies within the framework of student management at the junior secondary school level remain limited, particularly in practical school contexts. This study aims to analyze the implementation of attendance systems and discipline development strategies for students at SMP Negeri 33 Makassar. This research employs a qualitative approach with a field research design. Data were collected through interviews with homeroom teachers, guidance and counseling teachers, and the vice principal for student affairs, supported by school documentation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the attendance system implemented combines manual and digital methods to improve the accuracy of monitoring student attendance. Discipline development is carried out in stages through the roles of homeroom teachers, guidance and counseling teachers, and coordination with parents and school authorities. In addition, the implementation of a point-based system for violations and positive behavior serves as an educational discipline strategy without the use of physical punishment. The findings highlight that collaboration among teachers, school leaders, and parents is a key factor in improving student discipline and attendance. This study contributes to strengthening educational management practices through an integrated model of attendance management and character-based discipline development in schools.  [Manajemen kehadiran dan pembinaan disiplin peserta didik memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan kondusif. Namun, kajian yang mengintegrasikan sistem absensi dengan strategi pembinaan disiplin dalam perspektif manajemen peserta didik di tingkat sekolah menengah pertama masih terbatas, khususnya dalam konteks praktik di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem absensi serta strategi pembinaan disiplin peserta didik di SMP Negeri 33 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan wali kelas, guru bimbingan dan konseling (BK), serta wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, yang diperkuat dengan dokumentasi kegiatan sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem absensi yang diterapkan menggunakan kombinasi manual dan digital untuk meningkatkan akurasi pemantauan kehadiran siswa. Pembinaan disiplin dilakukan secara bertahap melalui peran wali kelas, guru BK, serta koordinasi dengan orang tua dan pihak sekolah. Selain itu, penerapan sistem poin pelanggaran dan poin positif menjadi strategi pembinaan disiplin yang bersifat edukatif tanpa hukuman fisik. Temuan penelitian menegaskan bahwa kolaborasi antara guru, pimpinan sekolah, dan orang tua menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran peserta didik. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan praktik manajemen pendidikan melalui model pengelolaan kehadiran yang terintegrasi dengan pembinaan disiplin berbasis karakter di lingkungan sekolah.]
Implementasi Model Pembelajaran Inovatif dalam Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Peserta Didik di Lingkungan Pendidikan Wahira Wahira; Andi Ratu Ayuashari
Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies Vol. 2 No. 3 (2026): Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/arjeis.v2i3.1059

Abstract

The rapid development of globalization and technology has encouraged educational institutions to develop students’ entrepreneurial competencies through innovative learning approaches. Conventional teacher-centered learning is considered less effective in fostering creativity, critical thinking, and problem-solving skills needed in entrepreneurship education. This study aims to analyze the implementation of innovative learning models in developing students’ entrepreneurial spirit within educational environments. The study employed a qualitative descriptive approach through literature review and analysis of various innovative learning models applied in entrepreneurship education. The discussion focused on the implementation of Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Flipped Classroom, Blended Learning, Cooperative Learning, and Collaborative Learning in supporting entrepreneurial learning processes. The findings revealed that innovative learning models provide positive contributions to increasing students’ motivation, creativity, independence, collaboration skills, and entrepreneurial problem-solving abilities. Furthermore, the implementation of these models enables students to gain direct learning experiences through practical and contextual activities aligned with real-world challenges. This study contributes to the development of entrepreneurship education literature by providing a comprehensive understanding of how innovative learning models enhance students’ entrepreneurial competencies, including creativity, critical thinking, problem-solving, collaboration, and business opportunity recognition. Furthermore, the findings offer practical implications for educators and educational institutions in designing student-centered entrepreneurship learning environments that foster entrepreneurial mindsets and skills. The study also serves as a reference for policymakers in developing educational strategies that align with the demands of the twenty-first century and the evolving world of work [Perkembangan globalisasi dan teknologi yang sangat pesat mendorong lembaga pendidikan untuk mengembangkan kompetensi kewirausahaan peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif. Pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru dinilai kurang efektif dalam menumbuhkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan dalam pendidikan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model-model pembelajaran inovatif dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan peserta didik di lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan analisis berbagai model pembelajaran inovatif yang diterapkan dalam pendidikan kewirausahaan. Pembahasan difokuskan pada implementasi Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Flipped Classroom, Blended Learning, Cooperative Learning, dan Collaborative Learning dalam mendukung proses pembelajaran kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model-model pembelajaran inovatif memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan motivasi, kreativitas, kemandirian, kemampuan kolaborasi, serta keterampilan pemecahan masalah kewirausahaan peserta didik. Selain itu, penerapan model-model tersebut memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui kegiatan praktis dan kontekstual yang sesuai dengan tantangan dunia nyata. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur pendidikan kewirausahaan dengan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai bagaimana model pembelajaran inovatif dapat meningkatkan kompetensi kewirausahaan peserta didik, termasuk kreativitas, berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan kemampuan mengenali peluang usaha. Lebih lanjut, temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pendidik dan institusi pendidikan dalam merancang lingkungan pembelajaran kewirausahaan yang berpusat pada peserta didik guna menumbuhkan pola pikir dan keterampilan kewirausahaan. Penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi para pengambil kebijakan dalam mengembangkan strategi pendidikan yang selaras dengan tuntutan abad ke-21 dan dinamika dunia kerja yang terus berkembang.]