Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Wajah Penafsiran Al-Qur’an: Dialog antara Tafsir Tahlili Kemenag RI dan Tafsir al-Mishbah Muhammad Amin Badali; Nuriyatul Muzakiya; Lasmiati Radiah; Syaira Latifa
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 5 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v5i2.13621

Abstract

Kajian tafsir Al-Qur’an di Indonesia menunjukkan perkembangan yang dinamis, terutama melalui munculnya karya-karya tafsir kontemporer seperti Tafsir Tahlili Kemenag RI dan Tafsir al-Mishbah. Artikel ini bertujuan memetakan titik temu dan titik lain antara keduanya, dengan menelaah metode penafsiran, pola pendekatan, serta karakter hermeneutik yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui kajian kepustakaan dengan menganalisis sumber primer berupa kedua tafsir tersebut, serta literatur pendukung dari buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tafsir memiliki kesamaan dalam relevansi sosial, penggunaan warisan klasik, serta komitmen terhadap moderasi, namun berbeda dalam gaya bahasa, ekspresi metodologis, dan kedalaman refleksi kontekstual. Tafsir Kemenag lebih sistematis dan institusional, sedangkan al-Mishbah lebih personal, komunikatif, dan humanis. Temuan ini penting sebagai kontribusi untuk memperkuat pemahaman terhadap keragaman tafsir Indonesia serta mengembangkan pendekatan penafsiran yang lebih menyeluruh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern
Qailulah dalam Perspektif Hadis: Analisis Tematik dan Relevansinya terhadap Pencegahan Burnout Akademik Mahasiswa di Era Digital Lasmiati Radiah; Ahmad Rayhan
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10150

Abstract

This study examines the concept of qailulah from a hadith perspective and its relevance to preventing academic burnout in students in the digital era. This study falls within the field of Hadith Studies with an interdisciplinary approach that connects hadith teachings with mental health issues in higher education. This study aims to analyze hadiths about qailulah thematically and examine their relevance in addressing academic burnout due to the high demands of study and the use of digital technology. The study used a qualitative approach with library research methods. Data were obtained from hadiths about qailulah in various hadith books and scientific literature on student mental health. The analysis was conducted using the thematic hadith method to gain a comprehensive understanding. The results show that qailulah is not only a form of worship but also functions as an energy management strategy and maintains a balance of activities, thus potentially helping reduce the risk of academic burnout in students in the digital era.