Agus Sya’bani Arlan
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN USAHA (SKU) PADA KANTOR DESA TUMBUKAN BANYU KECAMATAN DAHA SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Tiara Isna Sari; Agus Sya’bani Arlan; Mahdalina Mahdalina
Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU) Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/datu.v1.i1.466

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah, kurangnya sumber daya manusia pada bagian pelayanan sehingga mengakibatkan proses pembuatan Surat Keterangan Usaha menjadi terhambat dengan jumlah pegawai 7 orang. Kehandalan pegawai dalam mempergunakan alat bantu pelayanan masih kurang baik dan kegiatan administrasi yang sedikit terhambat maka menimbulkan kendala dalam menjalankan tugasnya, serta ruang kerja yang relatif agak sempit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Usaha (SKU) Pada Kantor Desa Tumbukan Banyu Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan sudah cukup baik dilihat dari beberapa indikator: Pertama, tempat Informasi sudah baik. Kedua, kemampuan pegawai sudah cukup baik. Ketiga, kehandalan pegawai sudah cukup baik. Keempat, pelayanan sudah baik. Kelima, ketanggapan petugas sudah cukup baik. Keenam, keramahan dan sopan santun pegawai sudah cukup baik. Ketujuh, kemampuan pegawai sudah cukup baik. Kedelapan, sikap tegas pegawai sudah cukup baikdan kesembilan, perhatian pegawai sudah cukup baik. Faktor yang mempengaruhi yakni, sarana fisik kantor masih kurang baik dan, jumlah pegawai  belum memadai,. Saran dalam penelitian ini, hendaknya terus tingkatkan keterbukaan dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Sediakan informasi yang jelas, serta tingkatkan kualitas pelayanan administrasi desa, termasuk pelayanan pembuatan dokumen seperti Surat Keterangan Usaha (SKU).
KUALITAS PELAYANAN NIKAH DALAM PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN NIKAH (SIMKAH) DI KUA KECAMATAN BATUMANDI KABUPATEN BALANGAN Nurul Hidayah; Munawarah Munawarah; Agus Sya’bani Arlan
Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU) Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/datu.v1.i1.469

Abstract

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pada KUA di kecamatan maka Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam telah berkomitmen meningkatkan kapasitas KUA melalui perbaikan pelayanan berbasis Informasi Teknologi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan nikah dalam penerapan SIMKAH masih kurang baik. Pertama pada reliability (kehandalan), pemberian pelayanan yang tepat dan benar cukup baik. Pada indikator ketepatan waktu masih kurang baik. Kedua, pada tangibles (bukti langsung) yaitu indikator sarana dan prasarana masih belum memadai untuk menunjang pelayanan. Pada indikator SDM sudah mencukupi dan berkemampuan dalam mengoperasikan SIMKAH. Ketiga, pada responsiveness (pertanggungjawaban) yaitu indikator kecepatan pelayanan masih kurang baik. Indikator respon pegawai masih kurang baik karena tidak ada yang menggantikan pelayanan ketika pegawai tidak ada ditempat dan pegawai yang kurang respon terhadap masyarakat. Keempat, pada assurance (jaminan) yaitu indikator keramahan sudah baik. Kelima, pada emphaty (empati) yaitu indikator perhatian terhadap pengguna layanan sudah baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah ketepatan waktu, sarana dan prasarana dan respon pegawai. Upaya yang dilakukan antara lain pemahaman dan pelatihan serta inisiatif pegawai itu sendiri.