Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN DAN PEMELIHARAAN PEMBANGKIT TENAGA SURYA PADA DESA BEGAN, KECAMATAN GLAGAH, KABUPATEN LAMONGAN JAWA TIMUR Ayusta Lukita Wardani; Mahendra Widiyartono; widi aribowo; Reza Rahmadian; Aditya Chandra Hermawan; Nur Vidia Laksmi B; Daeng Rakhmatullah; As'ad Shidqy Aziz; Fithrotul Irda Amaliah; Alfarid Hendro Yuwono
Jurnal Lintas Karsa Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Lintas Karsa (November 2025)
Publisher : S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik. Universitas Negeri Surabaya Gedung A6 Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/lintaskarsa.v2i01.74039

Abstract

Pemanfaatan energi surya merupakan salah satu solusi strategis dalam meningkatkan kemandirian energi dan kualitas fasilitas umum di wilayah pedesaan. Desa Began, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memiliki potensi energi surya yang cukup besar, namun pemanfaatan dan pemeliharaan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penggunaan dan pemeliharaan PLTS, khususnya PLTS Penerangan Jalan Umum (PJU), melalui pelatihan dan pendampingan teknis. Metode pelaksanaan meliputi survei awal pada fasilitas desa, yaitu masjid, jalan desa, dan area pemakaman, untuk menentukan lokasi penempatan yang tepat, dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan dan pemeliharaan PLTS yang dilengkapi dengan pretest dan posttest sebagai instrumen evaluasi. Selain itu, masyarakat dibekali dengan buku saku sebagai panduan praktis penggunaan, pemeliharaan, dan penanganan gangguan (troubleshooting). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme masyarakat terhadap pemanfaatan energi surya, yang tercermin dari peningkatan hasil posttest serta partisipasi aktif peserta selama pelatihan. Kegiatan ini diakhiri dengan serah terima PLTS PJU dan buku saku kepada masyarakat Desa Began sebagai luaran nyata kegiatan pengabdian. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau),dan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui peningkatan kemandirian energi dan kapasitas masyarakat desa.
Sistem Pemantauan Panel Listrik 3 Fasa Untuk Pengukuran Energi Listrik Berbasis ESP32 Sobri Rizaldi Subroto; Aditya Chandra Hermawan; Mahendra Widyartono; Fithrotul Irda Amaliah; Ayusta Lukita Wardani
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 13 No. 2 (2026): ELPOSYS VOL. 13 NO.2 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elposys.v13i2.9439

Abstract

Electricity consumption continues to increase as electronic equipment is used, resulting in rising monthly electricity bills. The background to this title stems from an electricity consumption survey. The survey team encountered difficulties monitoring electricity usage on the electrical panels in each building. The urgency of this research is to facilitate monitoring of electricity usage on three-phase electrical panels that can be easily installed and removed for use in various electrical panels The electrical energy data is accumulated from all three phases every second to determine the total electrical energy consumption across all three phases, the ESP32 microcontroller is also used as the brain for controlling the transmission and recording data in a Google spreadsheet for data storage.The results of the electrical energy measurement test, comparing the designed device with  3-phase kWh meter over six days of testing, revealed that the error value of the designed device was 0.26%, which is the maximum error value stipulated error limit of ±1%. This indicates that the designed measuring instrument has a high level of accuracy and meets international measuring instrument standards, with an average accuracy of 99.74%. The IEC 62053-21 standard is an international reference standard that regulates the accuracy and error limits for electrical energy meters (kWh meters). These results indicate that the designed electrical energy monitoring device is capable of performing well and accurately, approaching the values ​​of standard electrical energy meters (kWh meters).