Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Concept of Religion: Its Essence, Functions, and Role in Human Life Anisa Nuraeni; Bintang Outra Cakti; Nurjaya Nurjaya; Hudallah Hudallah; Rosidin Rosidin
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v1i2.10

Abstract

This study aims to examine the concept of religion, focusing on its essence, functions, and integral role in human life since prehistoric times. Religion has been an inseparable part of civilization, significantly influencing both individuals and societies. Utilizing a qualitative approach, this study analyzes diverse religious perspectives and their implications for individual formation and social dynamics. Data were collected through a comprehensive literature review across various academic disciplines. The main findings reveal that religion plays a vital role in providing spiritual guidance, instilling moral values, and fostering social cohesion. It also serves as a crucial framework for individuals to understand the meaning of life and the purpose of existence. The implications of this research are relevant; the discussion highlights how religious beliefs significantly shape personal identity, influence ethical behavior, and regulate communal interactions. A deep understanding of the functions and roles of religion can contribute to constructive interfaith dialogue, promote tolerance, and harness the positive potential of religion to address contemporary social challenges. The originality of this research lies in its holistic and integrated analysis of the concept of religion. This study comprehensively integrates the essential and functional dimensions, as well as the role of religion in human life, providing a new framework for understanding the relevance and dynamics of religion in modern society.
Edukasi Perpajakan untuk Meningkatkan Kepatuhan Pajak dan Daya Saing UMKM di Kota Cilegon Nayla Turahma; Adhyta Sari Putri; Anisah Mulya Nengsih; Asmaul Husnah; Aolivia Ayu Anggraeni; Hani Indianti; Herfika Febrianti; Maria Aurelia Concheta Jebahu; Siti Fadilah Ramadani; Siti Zahra Tussaniyah; Anisa Nuraeni
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6wwpf891

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan perpajakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Cilegon guna meningkatkan daya saing usaha. Permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM adalah rendahnya pemahaman mengenai kewajiban perpajakan, tata cara pelaporan pajak, serta pentingnya kepatuhan pajak dalam mendukung perkembangan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, edukasi perpajakan, dan diskusi interaktif kepada pelaku UMKM mengenai perhitungan, pelaporan, dan manfaat pajak bagi usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait kewajiban perpajakan serta meningkatnya kesadaran pelaku UMKM untuk melaksanakan kewajiban pajak secara benar dan tepat waktu. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap tertib administrasi dan kesiapan UMKM dalam meningkatkan kredibilitas serta daya saing usaha. Dengan demikian, edukasi perpajakan dapat menjadi salah satu upaya efektif dalam meningkatkan kepatuhan pajak dan mendukung perkembangan UMKM secara berkelanjutan.
Pertanggungjawaban Pidana terhadap Penyalahgunaan Artificial Intelligence sebagai Sarana Tindak Pidana di Indonesia Mila Marshela; Anisa Nuraeni; Bulan Purnama Sari Mulyadi; Risky Yulamdary; Anita Febrianti
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11834

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah memberikan manfaat yang signifikan dalam berbagai bidang, namun di sisi lain juga memunculkan bentuk-bentuk tindak pidana baru yang semakin kompleks. Penyalahgunaan AI melalui teknologi deepfake, voice cloning, penipuan digital, manipulasi data, serta serangan siber menimbulkan tantangan bagi sistem hukum pidana Indonesia, khususnya dalam menentukan pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pertanggungjawaban pidana terhadap penyalahgunaan Artificial Intelligence sebagai sarana tindak pidana di Indonesia, mengidentifikasi kelemahan pengaturan hukum yang berlaku, serta merumuskan konsep pertanggungjawaban pidana yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen hukum yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificial Intelligence belum dapat diposisikan sebagai subjek hukum pidana karena tidak memiliki kehendak bebas maupun unsur kesalahan (mens rea), sehingga pertanggungjawaban pidana tetap dibebankan kepada manusia atau korporasi yang mengembangkan, mengendalikan, menyediakan, maupun menggunakan teknologi tersebut. Pengaturan hukum positif Indonesia masih menyisakan kekosongan norma mengenai pembagian tanggung jawab para pihak, mekanisme pembuktian digital, serta tata kelola penggunaan AI. Oleh karena itu, diperlukan reformasi hukum melalui pembentukan regulasi khusus yang mengatur tata kelola AI, model pertanggungjawaban berlapis (multi-layer liability), penguatan forensik digital, serta harmonisasi dengan perkembangan hukum internasional guna mewujudkan kepastian hukum dan efektivitas penegakan hukum pidana di era kecerdasan buatan.