Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Foot Massage untuk Mengontrol Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi Iswati Iswati
Adi Husada Nursing Journal Vol 8 No 1 (2022): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/ahnj.v8i1.222

Abstract

Lanjut Usia (Lansia) merupakan kelompok yang banyak mengalami masalah kesehatan. Semakin bertambah usia semakin menurun kekuatan dan daya tahan tubuh lansia. Masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia yaitu hipertensi. Hipertensi umumnya tidak menimbulkan keluhan, sehingga disebut sebagai the silent killer. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perbedaan tekanan darah penderita hipertensi sebelum dan sesudah diberikan foot massage. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design without control, populasi dalam penelitian ini lansia dengan jumlah sampel 25 menggunakan teknik simple random sampling.Variabel independen foot massage dan variabel dependen tekanan darah. Pengumpulan data dengan observasi tekanan darah menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji t dependen. Hasil penelitian menunjukan , terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah foot massage dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p<0,05). Foot massage dapat dipakai sebagai salah satu alternatif untuk mengontrol tekanan darah dan direkomendasikan dilakukan secara rutin sebagai salah satu intervensi keperawatan pada lansia dengan hipertensi. Kata kunci : Foot Massage, Hipertensi, Lansia
Edukasi Pemberian Ekstrak Zingiber Afficine (Jahe Merah) Untuk Mengontrol Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Linta Meyla Putri; Linta Meyla Putri; Caturia Sasti Sulistyana; Marline Merke Mamesah; Iswati I
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.909 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.948

Abstract

Mortality rate Hipertensi di Kota Surabaya per 100.000 penduduk mengalami kenaikan dalam tiga tahun terakhir. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat menurukan tekanan darah adalah ekstrak zingiber afficine (jahe merah). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi penatalaksanaan hipertensi dan memberikan terapi non farmakologis dengan ekstrak jahe merah (zingiber afficine) bagi penderita hipertensi. Nonequivalent Control Group Design (Pretest dan Posttest) pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan pemberian terapi non farmakologis ektrak jahe selama 5 hari dan edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah, pemberian leaflet, pemutaran video dan diskusi. Hasil uji wilcoxon menunjukkan p-value= 0,001, terdapat perubahan yang signifikan terkait pengetahuan penatalaksanaan hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Salah satu predisporsing factor yaitu tingkat pengetahuan hipertensi yang baik akan mempermudah terjadinya perubahan perilaku Terdapat perubahan tekanan darah penderita hipertensi sesudah diberikan ekstrak jahe merah selama 5 hari (p-value=0,000). Perubahan tekanan darah dan pengetahuan penatalaksanaan hipertensi dipengaruhi oleh predisporsing factor yaitu terkait pengetahuan tentang hipertensi dan enabling factor dengan penyediaan alternatif terapi non-farmakalogis berupa produk ekstrak jahe merah yang rutin dikonsumsi.
EDUKASI DONOR DARAH BERBAGI KEHIDUPAN MENINGKATKAN KESADARAN PENDONOR SEJAHTERA DAN STOK DARAH Iswati, Iswati; Qomariah, Siti Nur; Jannah, Fitriatul; Susanti, Susanti; Mohammad, Alfian Irfhani
Community Development in Health Journal Volume 3, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : PPM STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/cdhj.v3i2.633

Abstract

Introduction & Aim: The need for blood is high in healthcare settings due to its frequent use in medical procedures. However, blood supplies have been limited, particularly since the COVID-19 pandemic in 2020. The goal of this community service activity is to increase blood supplies, raise public awareness prosperous donor, and foster humanitarian cooperation. Method of Activity: This community service activity was in the form of blood donation and education about donor welfare. The technical strategies used include: 1) socializing blood donation activities to target participants through posters and social media, 2) coordinating the implementation of examinations and blood collection flows, 3) coordinating lecture hours that will be used for blood donation times so that all students can participate in the activity, 4) carrying out blood collection by the Blood Transfusion Installation at several predetermined hours, 5) distributing food to donor participants who do not pass the initial examination and providing attractive souvenirs for blood donor participants who pass the selection. Results: Ninety-six people successfully donated their blood, increasing the blood supply in the Blood Transfusion Installation, Dr. Soetomo Regional Hospital, Surabaya. However, 29 people were unable to donate because they did not meet the requirements. Discussion: This community service is a form of integration of research results on the function of blood donors and increasing cross-sectoral collaboration to improve public health.