Lilik Dwi Setyana
Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Risiko Kesehatan Pajanan Silika Kristalin Respirabel Pasca Implementasi Dust Supression System di Industri Pengolahan Bijih Mineral Arif Susanto; Nurulia Hidayah; Lilik Dwi Setyana; Diki Bima Prasetio
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.148-158.2025

Abstract

Industri pengolahan bijih mineral merupakan salah satu sektor yang menghasilkan silika kristalin respirabel (RCS), yang berpotensi menimbulkan penyakit akibat kerja seperti silikosis, PPOK, dan kanker paru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan pekerja terhadap pajanan RCS setelah penerapan sistem pengendalian debu (dust suppression system) di area produksi. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 30 pekerja dari departemen produksi dan pemeliharaan. Pengukuran dilakukan menggunakan metode personal sampling sesuai standar NIOSH 7500. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa konsentrasi RCS berada di bawah nilai ambang batas (NAB) ACGIH sebesar 0,025 mg/m³, dengan nilai excess cancer risk (ECR) berkisar antara 1,8.10-7 hingga 5,5.10-6, yang masih berada dalam rentang aman. Namun, tren peningkatan ECR seiring durasi dan intensitas pajanan menunjukkan perlunya pengendalian yang lebih ketat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sistem pengendalian debu telah menurunkan konsentrasi RCS secara signifikan, risiko kesehatan tetap ada akibat efek kumulatif jangka panjang. Pendekatan ALARA (As Low As Reasonably Achievable) sangat disarankan dalam pengendalian pajanan. Selain itu, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala, pelatihan penggunaan alat pelindung diri, dan pemantauan efektivitas sistem pengendalian debu perlu diintegrasikan sebagai bagian dari strategi keselamatan dan kesehatan kerja untuk melindungi pekerja secara berkelanjutan.
Implementasi Sistem QR Code Dalam Meningkatkan Tingkat Kepatuhan Pengisian Checklist Pemeriksaan Kendaraan Harian di PT XYZ: Studi Komparatif Sebelum dan Sesudah Penerapan Muhammad Helmy Ilhamsyah; Felixtianus Eko Wismo Winarto; Lilik Dwi Setyana; Nur Rokhman
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2026
Publisher : LKP Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/jirsi.v5i2.426

Abstract

Daily vehicle inspection is an important component of risk control in occupational safety and health (OSH) management systems. However, manual inspection processes often result in low compliance in checklist completion, reporting delays, and limited monitoring capabilities. This study aims to analyze the effect of implementing a QR Code system on the compliance level of daily vehicle inspection checklist completion at PT XYZ. The study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach involving 35 operational vehicles. Data were collected from vehicle inspection checklists before and after the implementation of the QR Code system and analyzed using descriptive and inferential statistics through a paired sample t-test. The results showed that the compliance level increased from 72.2% before implementation to 90.2% after the implementation of the QR Code system. Statistical testing indicated a significant difference in compliance levels before and after implementation with t(34)=26.7 and p<0.001. An effect size value of 4.52 indicated a very large effect on compliance improvement. The implementation of the QR Code system proved effective in improving checklist completion, strengthening monitoring processes, and supporting the digitalization of occupational safety and health management systems in operational environments.