Toza Darlija
Institut Seni Budaya Indonesia Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Musik Garapan melalui Media Digital Audio Workstation sebagai Peningkatan Ekonomi Kreatif pada Lembaga Kana Art Work Angga Eka Karina; Rico Gusmanto; Rino Yuda; Toza Darlija; Riqi Anugerah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3741

Abstract

Perkembangan teknologi mendorong seluruh sektor seni untuk beradaptasi, termasuk dalam produksi musik. Lembaga Kana Art Work, sebuah sanggar seni di Banda Aceh, menghadapi kendala minimnya keterampilan dan sarana produksi musik digital, sehingga biaya pembuatan musik menjadi tinggi dan produktivitas karya menurun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota sanggar dalam memproduksi musik garapan berbasis digital sebagai upaya penguatan ekonomi kreatif. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan internalisasi penguatan karakter. Program dilaksanakan selama enam kali pertemuan tatap muka dan satu kali pendampingan daring pada Agustus–September 2025. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan instalasi perangkat Digital Audio Workstation (DAW), praktik produksi (tracking, overdub, editing, mixing, equalizing, dan mastering), pendampingan, serta evaluasi. Peralatan yang diperkenalkan antara lain perangkat lunak Logic Pro X, MIDI controller, soundcard, mikrofon kondensor, dan speaker monitor. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta; hampir seluruh dari 19 anggota sanggar mampu memproduksi musik digital secara mandiri. Luaran kegiatan meliputi karya musik digital berjudul Senandung Rubiah, artikel ilmiah terindeks SINTA (proses review), publikasi media massa, video dokumentasi, poster, dan pendaftaran Hak Cipta. Program ini terbukti menumbuhkan kemandirian produksi musik, menekan biaya rekaman, serta membuka peluang jasa produksi musik digital bagi sanggar. Ke depan, kegiatan serupa dapat dikembangkan pada aspek pemasaran karya musik digital melalui platform industri kreatif.