Basri Bado
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi dan ketimpangan Di Provinsi Sulawesi Selatan Reyshi Reshita Pangala; Basri Bado; Abd Rahim; Citra Ayni Kamaruddin; Irwandi
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi terjadi disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti derajat otonomi fiskal daerah, rasional pajak, produktivitas tenga kerja, investasi dan indeks pembangunan manusia Namun, di tengah pertumbuhan ekonomi tersebut, ketimpangan pendapatan masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah, termasuk Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang ukuran di mana faktor -faktor ini mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan ketidakseimbangan dalam distribusi pendapatan antar daerah.Untuk menentukan hal ini, data sekunder dalam format deret waktu dari lima distrik selama periode 2014-2023 dianalisis menggunakan metode analisis jalur menggunakan perangkat lunak SmartPLS.Analisis dilakukan dengan menguji efek langsung dan tidak langsung dari variabel independen terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan bahwa sebagian besar juga mempengaruhi kesetaraan pendapatan, baik melalui pertumbuhan ekonomi sebagai variabel mediasi. Sementara indeks pembangunan manusia dan peningkatan produktivitas tenaga kerja memiliki dampak besar pada pengurangan ketidaksetaraan, otonomi fiskal dan investasi adalah faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi yang terintegrasi.
Determinan sosial-ekonomi pertumbuhan kawasan kumuh perkotaan: Analisis pengaruh urbanisasi, pengangguran, dan kemiskinanan di Kota Makassar Muhriza Ramadani; Basri Bado; Citra Ayni Kamaruddin; Regina Regina; Abd Rahim
Journal of Economics Research and Policy Studies Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Economics Research and Policy Studies
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jerps.v6i2.3158

Abstract

Slum settlement growth remains a persistent challenge in developing countries, particularly in Indonesian cities experiencing rapid urbanization. Previous studies have examined urbanization, unemployment, and poverty separately as determinants of slum development, yet limited evidence exists regarding their simultaneous influence in Eastern Indonesia. This study analyzes the effects of urbanization, open unemployment, and poverty on the extent of slum settlements in Makassar City during 2015–2024. The study used a quantitative approach with secondary time-series data and multiple linear regression analysis. The findings indicate that urbanization and open unemployment positively affect slum settlement growth, while poverty has a negative effect. These results suggest that slum development dynamics are shaped not only by demographic and labor market factors but also by government interventions that improve settlement conditions. Therefore, sustainable slum reduction requires integrated policies focusing on urbanization management, employment creation, poverty alleviation, and the provision of adequate housing and urban infrastructure.