Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi IOT Untuk Meningkatkan Kemampuan Pengembang Software dan Hardware Secara Fundamental pada MTs Mathlaul Anwar Pamulang Makhsun; Mardiyanto; Aditya Komara; Hanif Ramadhan; Mochamad Yusuf; Ahmad Zaid; Rosyaida Saara Hellena; Panggih Triwibowo; Eka Windriyani
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 4 (2025): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

−Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi dan kemampuan dasar Internet of Things (IoT) pada siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mathlaul Anwar Pamulang. Rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep elektronika dasar dan logika pemrograman menjadi permasalahan utama yang perlu segera ditangani, mengingat IoT merupakan kompetensi penting dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0. Kegiatan ini dirancang dalam bentuk workshop edukatif berbasis praktik (project-based learning) menggunakan perangkat ESP32, sensor cahaya (LDR), dan lampu LED sebagai media simulasi sistem input-output. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyampaian teori dasar elektronika, pelatihan pemrograman dasar menggunakan logika if–else, serta pendampingan pembuatan proyek mini berupa sistem lampu otomatis berbasis intensitas cahaya. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, observasi praktik rangkaian IoT, serta kuesioner untuk mengetahui respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam memahami konsep digital input-output dan analog input-output, serta meningkatnya minat siswa terhadap teknologi IoT. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran praktis yang dapat direplikasi guru di sekolah serta mendukung penguatan kompetensi teknologi sejak dini.
Aero Surveymeter Sebagai Instrumen Pemetaan Paparan Radiasi Gamma Lingkungan Menggunakan Drone Berbasis Detektor Geiger Muller Endang Subarna; Makhsun; Taswanda Taryo
Jurnal Unggul Teknologi dan Informatika (JUTIKA) Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Unggul Teknologi dan Informatika - Desember
Publisher : YAYASAN KAYYIS MULIA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti penggunaan Aero Survey Meter sebagai instrumen yang efisien dalam pemetaan paparan radiasi gamma di lingkungan, dengan memanfaatkan teknologi drone dan detektor geiger muller. detektor geiger muller adalah alat deteksi radiasi yang dipasang pada drone, memungkinkan pengambilan data radiasi dari lokasi yang sulit dijangkau dengan cara konvensional. Dengan menggunakan drone, pemantauan radiasi menjadi lebih efisien dan akurat, serta mengurangi risiko kepada manusia dalam pengambilan data di area berbahaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas metode pemetaan radiasi menggunakan Aero Survey Meter dengan menggunakan drone dan detektor geiger muller. Uji coba dilakukan di berbagai kondisi lingkungan untuk membandingkan hasil yang diperoleh dengan teknik pemetaan radiasi tradisional. Dalam penelitian ini, perhatian khusus diberikan pada aspek akurasi, efisiensi waktu, dan keselamatan operasional selama proses pengambilan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi Aero Survey Meter dengan drone dan detektor Geiger-Muller dapat mempermudah proses pemetaan di lingkungan yang sulit dijangkau. Salah satu keunggulan utama dari penggunaan drone adalah kemampuan untuk melakukan pengukuran radiasi pada berbagai ketinggian, tidak hanya di permukaan. Hal ini memungkinkan pemetaan paparan radiasi yang lebih detail, termasuk di area-area yang tinggi atau sulit dijangkau dengan cara konvensional, dan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang distribusi radiasi di seluruh area. Selain itu, metode ini juga mempercepat proses pengambilan data, yang merupakan keuntungan besar dibandingkan metode tradisional yang lebih memakan waktu. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan metode pemantauan radiasi yang lebih efektif dan peningkatan manajemen risiko radiasi di masa mendatang. Dengan pemanfaatan teknologi mutakhir dalam survei radiasi, diharapkan masyarakat dan lembaga terkait dapat lebih siap dalam menghadapi isu terkait radiasi di lingkungan mereka.
Zero Trust Network Architecture Design For Mid-Scale Organizations Nurul Kamila; Makhsun; Sudarno
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v12i1.3292

Abstract

The development of information technology, the adoption of cloud-based services, and the implementation of remote work patterns increase network security risks in medium-sized organizations. Traditional network security approaches that focus on the perimeter are considered no longer adequate in facing increasingly complex cyber threats. This study presents the design of a Zero Trust Network (ZTN) architectural blueprint specifically designed for medium-sized organizations. The research method used is a conceptual approach through literature review, network security requirements analysis, and the design of the ZTN logical architecture. The research results are a Zero Trust Network architectural blueprint that emphasizes continuous verification, identity-based access control, and the application of the principles of least privilege and micro-segmentation. The architectural design is arranged in a modular and phased manner and is aligned with the NIST SP 800-207 framework, so it remains realistic for adoption without requiring drastic infrastructure changes. The resulting ZTN architectural blueprint can be used as an initial reference for medium-sized organizations in designing a Zero Trust-based network security strategy. This research is conceptual in nature and does not include the implementation stage or empirical testing in a real operational environment. It is hoped that the results of this study can serve as an initial reference for medium-sized organizations in designing a more adaptive and sustainable network security strategy.