Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia Baku dalam Pembelajaran Biologi di Perguruan Tinggi (Studi Kasus di Universitas Negeri Medan) Annisa Alfaniatul Lubis; Fatimah Syafitri Masturoh; Intan Nurhayati Harahap; Natalia Yohana Br Manik; Ika Febriana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia baku dalam lingkungan akademik memiliki peran penting dalam menunjang kejelasan komunikasi ilmiah, termasuk dalam pembelajaran biologi di tingkat universitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan bahasa Indonesia baku dalam proses pembelajaran biologi di Universitas Negeri Medan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi mahasiswa dalam penggunaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi,dan analisis dokumen terhadap tugas serta laporan praktikum mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia baku masih belum optimal, terutama dalam aspek ejaan, pemilihan kata, dan struktur kalimat. Kesalahan yang ditemukan dipengaruhi oleh kebiasaan penggunaan bahasa tidak baku dalam komunikasi sehari-hari, kurangnya pemahaman terhadap kaidah bahasa, serta minimnya pembiasaan dalam penulisan ilmiah. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa kesalahan berbahasa sering terjadi akibat rendahnya pemahaman kaidah dan pengaruh bahasa informal dalam lingkungan akademik . Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan literasi bahasa melalui integrasi pembelajaran bahasa Indonesia dalam mata kuliah biologi, serta penekanan pada penggunaan bahasa baku dalam setiap aktivitas akademik.
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antimikroba Daun Bidara (Ziziphus spina-christi) serta Relevansinya dalam Pengobatan Islami Dengan Studi Literatur: Penelitian Asni Fatma; Annisa Alfaniatul Lubis; Fatimah Syafitri Masturoh; Intan Nurhayati Harahap; Umar Mukhtar Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6111

Abstract

Untuk menganalisis kandungan fitokimia daun bidara (Ziziphus spina-christi), mengevaluasi aktivitas antimikrobanya, serta mengkaji relevansinya dalam praktik pengobatan Islami yang berkaitan dengan konsep thibbun nabawi. Penelitian dilakukan melalui kajian literatur terhadap berbagai hasil penelitian ilmiah yang membahas kandungan fitokimia dan aktivitas biologis daun bidara, khususnya terkait efek antimikroba terhadap berbagai bakteri patogen. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun bidara mengandung berbagai senyawa fitokimia seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, fenolik, steroid, dan terpenoid yang memiliki aktivitas biologis sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Ekstrak daun bidara terbukti mampu menghambat pertumbuhan beberapa bakteri patogen, antara lain Salmonella typhi, Bacillus cereus, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, dan Streptococcus mutans. Peningkatan konsentrasi ekstrak berpengaruh terhadap semakin besarnya zona hambat, yang berkaitan dengan mekanisme kerja senyawa fitokimia dalam merusak membran dan mengganggu permeabilitas dinding sel bakteri. Penelitian ini menyoroti integrasi antara bukti ilmiah modern mengenai aktivitas farmakologis daun bidara dengan praktik pengobatan dalam tradisi Islam. Kajian ini memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat terhadap pemanfaatan daun bidara dalam thibbun nabawi serta membuka peluang pengembangan fitofarmaka berbasis tanaman lokal Indonesia.