Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Sumber Daya Manusia di Era Digital Anjellie Dasviana Putri; Imam Wahyudi Nasution; Ansori Ansori; Muhammad Yusup
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5695

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi elemen fundamental dalam kehidupan manusia di era digitalisasi dan globalisasi, termasuk dalam bidang manajemen sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor pendidikan. Transformasi digital mengubah cara lembaga pendidikan mengelola tenaga pendidik dan kependidikan, mulai dari perencanaan, perekrutan, pengembangan, hingga evaluasi kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen SDM, serta mengidentifikasi tantangan yang muncul akibat perubahan karakteristik generasi kerja dan perkembangan teknologi mutakhir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap berbagai sumber literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi, seperti e-recruitment dan e-learning, mampu meningkatkan jangkauan rekrutmen, mempercepat proses seleksi, serta mengoptimalkan pembelajaran tanpa batasan ruang dan waktu. Namun, pengelolaan generasi milenial dan Generasi Z menghadirkan tantangan tersendiri, seperti kebutuhan akan fleksibilitas kerja, tekanan kesehatan mental, serta ketergantungan pada teknologi digital. Selain itu, Revolusi Industri 4.0 dan penerapan kecerdasan buatan (AI) membawa peluang besar dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja, tetapi juga menimbulkan risiko pengangguran struktural dan kesenjangan kompetensi. Perubahan pola kerja menuju sistem kerja hibrida, jarak jauh, dan fleksibel menuntut inovasi kebijakan dan strategi manajemen SDM yang adaptif. Dengan demikian, integrasi teknologi dalam manajemen SDM menjadi keharusan untuk meningkatkan daya saing lembaga sekaligus kesejahteraan tenaga kerja di era digital.
Konsep Pemasaran Pendidikan Anjellie Dasviana Putri; Mahdayeni Mahdayeni; Iwan Aprianto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5772

Abstract

Kemajuan teknologi dan meningkatnya persaingan telah mendorong lembaga pendidikan untuk menerapkan strategi pemasaran yang lebih terencana dan inovatif guna mempertahankan keberlangsungan serta meningkatkan daya saing. Pendidikan tidak lagi dipandang semata sebagai kegiatan sosial, tetapi juga sebagai layanan jasa yang harus memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, tujuan, tantangan, strategi, dan segmentasi pasar dalam pemasaran pendidikan, khususnya dalam konteks lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap karya para pemikir Islam dan literatur kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran pendidikan berperan penting dalam membangun citra lembaga, meningkatkan kepercayaan publik, serta menarik dan mempertahankan peserta didik. Tujuan utama pemasaran pendidikan meliputi peningkatan kepuasan pelanggan, minat masyarakat, dan efektivitas promosi lembaga. Namun, pemasaran pendidikan menghadapi berbagai tantangan, seperti stigma negatif terhadap istilah pemasaran, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta rendahnya kompetensi digital tenaga pendidik. Oleh karena itu, strategi pemasaran perlu memanfaatkan teknologi digital, diferensiasi layanan, serta pendekatan berbasis data dan nilai. Segmentasi pasar pendidikan, baik demografis, geografis, psikografis, maupun perilaku, menjadi kunci dalam merancang layanan yang relevan dan efektif. Dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat dan berkelanjutan, lembaga pendidikan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia.