Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Quality of Work Life (QWL) dan Reward & Recognition terhadap Kinerja Karyawan dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai variabel mediasi pada pegawai PNS LPP RRI Kota Malang. Latar belakang penelitian adalah peningkatan capaian kinerja yang signifikan, dari rata-rata 97% pada tahun 2023 menjadi 274,61% pada tahun 2024 dengan predikat "Sangat Memuaskan", sehingga menarik untuk dikaji faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan populasi seluruh pegawai PNS berjumlah 30 orang. Teknik sampling jenuh menetapkan seluruh populasi sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 dan dianalisis dengan PLS-SEM menggunakan SmartPLS 4. Evaluasi model mencakup uji outer loading, AVE, dan reliabilitas konstruk, sedangkan uji hipotesis dilakukan dengan bootstrapping. Hasil menunjukkan QWL berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja (t=2,051; p=0,040) maupun OCB (t=3,594; p=0,000). Sebaliknya, Reward & Recognition tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja (t=0,212; p=0,832) maupun OCB (t=0,235; p=0,814). OCB berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja (t=3,004; p=0,003). Uji mediasi membuktikan OCB mampu memediasi pengaruh QWL terhadap Kinerja (t=2,073; p=0,038), tetapi tidak mampu memediasi pengaruh Reward & Recognition terhadap Kinerja (t=0,213; p=0,831). Simpulan, QWL merupakan faktor dominan peningkatan kinerja, baik langsung maupun melalui OCB, sedangkan Reward & Recognition tidak terbukti berpengaruh di sektor publik. Saran bagi LPP RRI adalah meningkatkan QWL dan OCB, serta mengevaluasi sistem penghargaan agar lebih adil dan transparan. Peneliti selanjutnya disarankan memperluas responden dan menambahkan variabel lain seperti kepuasan kerja dan komitmen organisasi.