Nur Afiah
universitas mataram

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Ekowisata Berkelanjutan Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Lokal: Studi Kasus Dusun Pekatan Desa Sama Guna Kabupaten Lombok Utara Baiq Nikmatul Ulya; Ahmad Rizaldi Aspri; Lalu Ferdi Ferdiansyah; Pandu Wiguna Restu; Siti Anggriana; Nur Afiah
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2557

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, strategi, dan tantangan pengembangan ekowisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism/CBT) di Dusun Pekatan, Desa Sama Guna, Kabupaten Lombok Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Dusun Pekatan memiliki potensi ekowisata yang kuat melalui atraksi alam seperti pemandian alami, river tubing, dan area perkemahan yang dikelola secara partisipatif oleh masyarakat. Aktivitas ini telah memberikan dampak ekonomi positif berupa peningkatan pendapatan dan lapangan kerja baru, sekaligus mendorong perubahan sosial berupa meningkatnya kesadaran lingkungan dan nilai edukatif di kalangan warga. Keterbaruan dalam pengabdian ini terletak pada penerapan strategi pengembangan ekowisata berkelanjutan berbasis masyarakat dengan penyusunan dokumen rencana pengelolaan dan SOP ekowisata secara partisipatif, yang menjadi model penguatan tata kelola lokal di tingkat dusun. Selain itu, pengenalan promosi digital berbasis komunitas menjadi inovasi adaptif dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata di era transformasi digital. Meski demikian, tantangan utama masih meliputi keterbatasan infrastruktur, dukungan pendanaan, serta kapasitas sumber daya manusia yang perlu terus diperkuat
Pelatihan Penyusunan E-Modul Menggunakan Canva dan Heyzine Pada Program Studi DIII Pariwisata Universitas Mataram Siti Anggriana; Nur Afiah; Lalu Ferdi Ferdiansyah; Ahmad Rizaldi Aspri
Jurnal Abdi Anjani Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v2i2.1552

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengubah cara penyampaian materi pembelajaran, mendorong penggunaan media digital dalam pendidikan. Artikel ini membahas pelatihan penyusunan e-modul berbasis digital menggunakan platform Canva dan Heyzine yang diselenggarakan untuk dosen Program Studi Diploma III Pariwisata, Universitas Mataram. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dosen dalam menyusun materi pembelajaran yang interaktif dan menarik, menggunakan desain grafis Canva dan Heyzine. Metode yang diterapkan mencakup sesi pengenalan, pelatihan praktis, dan pendampingan, diikuti dengan evaluasi untuk mengukur pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dosen dalam menggunakan kedua platform tersebut untuk merancang modul pembelajaran digital yang lebih menarik dan informatif. Selain itu, peserta berhasil mengintegrasikan elemen-elemen interaktif dalam modul mereka, seperti video, hyperlink, dan kuis, yang meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Pelatihan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pengajaran di Program Studi DIII Pariwisata, serta mendorong penggunaan teknologi yang lebih luas dalam pendidikan tinggi. Disarankan agar pelatihan serupa dilakukan secara berkala dan diikuti dengan sesi lanjutan untuk memperdalam penggunaan fitur-fitur lanjutan dalam platform Canva dan Heyzine.
Penerapan Hygiene Sanitasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) UMKM Tamara di Dusun Gol Desa Medana, Kabupaten Lombok Utara ahmad rizaldi aspri; Lalu Ferdi Ferdiansyah; Nur Afiah; Siti Anggriana
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i1.1853

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan strategis dalam perekonomian Indonesia, menyumbang sekitar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja nasional pada tahun 2023. Untuk meningkatkan kualitas produk UMKM, tim dosen dari Program Studi D3 Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Gol, Desa Medana, Lombok Utara, pada bulan Februari 2025. Kegiatan ini fokus pada sosialisasi dan penerapan prinsip hygiene dan sanitasi dalam produksi UMKM, khususnya produk olahan seperti Virgin Coconut Oil (VCO) dan minyak goreng. Melalui pelatihan dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SOP telah memenuhi standar yang ditetapkan, dengan sarana dan prasarana memadai serta pengetahuan yang baik dari pelaku UMKM. Disarankan agar UMKM terus melakukan evaluasi rutin dan pelatihan berkala untuk memastikan konsistensi kualitas produk serta mengembangkan inovasi berbasis kebutuhan pasar guna meningkatkan daya saing.
IDENTIFIKASI TAHAP PENGEMBANGAN DESA WISATA SURANADI, NARMADA LOMBOK BARAT Nur Afiah; Siti Anggriana; Lalu Ferdi Ferdiansyah; Ahmad Rizaldi Aspri
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3726

Abstract

Desa Wisata Suranadi merupakan salah satu desa wisata yang berlokasi di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Desa wisata Suranadi saat ini dikelola oleh masyarakat sekitar tanpa adanya organisasi dari Pemerintah Desa seperti POKDARWIS dan BUMDES. Keterlibatan masyarakat terhadap desa wisata sangat baik di karenakan salah satu yang menjadi atraksinya adalah Pura yang digunakan oleh masyarakat agama hindu sekitar. Pengembangan Suranadi sebagai desa wisata tidak lepas dari faktor fisik dan psikologis yang akan di sajikan kepada wisatawan yang mempengaruhi siklus hidup destinasi wisata yang pada akhirnya mengarah pada tahap kemajuan atau kemunduran. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk melakukan kajian yang lebih mendalam terkait tahap siklus hidup pariwisata Suranadi. Teori tourism area life cycle (TALC) digunakan dalam rangka mengetahui eksistensi Desa Wisata terhadap tingkat kunjungan wisatawan dan pengembangan yang akan dilakukan agar tidak berada pada tahap stagnation atau kejenuhan yang berakibat pada semua sektor pada Desa Wisata Suranadi. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari hasil diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Desa Wisata Suranadi Narmada Lombok Barat telah menunjukkan adanya perkembangan yang telah dikelola oleh masyarakat. Desa Wisata Suranadi yang berada pada tahapan pembangunan (development) memberikan arahan dalam penentuan strategi dalam pembangunan lingkungan berkelanjutan. Penentuan kebijakan yang diambil disesuaikan dengan tahapan siklus hidup wisata.
KETAHANAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI GILI TRAWANGAN LOMBOK UTARA Lalu Ferdi Ferdiansyah; Nur Afiah; Siti Anggriana; Ahmad Rizaldi Aspri
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i1.3824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketahanan pariwisata berbasis masyarakat di Gili Trawangan, Lombok Utara, sebagai respons terhadap tekanan lingkungan dan krisis sosial-ekonomi yang dihadapi akibat perkembangan pariwisata massal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Gili Trawangan memiliki kapasitas adaptif yang tinggi dalam menghadapi kerusakan lingkungan, fluktuasi jumlah wisatawan, dan tantangan global seperti pandemi. Ketahanan sosial-ekologis dibangun melalui partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan, pengelolaan wisata secara kolektif, serta penerapan teknologi restorasi ekosistem seperti biorock. Modal sosial yang kuat dan penerapan prinsip Community-Based Tourism (CBT) berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi, sosial, psikologis, dan politik warga. Selain itu, kemampuan masyarakat untuk melakukan transformasi di masa krisis menunjukkan potensi mereka dalam membangun sistem pariwisata yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan model pariwisata berkelanjutan yang berakar pada kekuatan komunitas lokal.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI PANTAI IMPOS KABUPATEN LOMBOK UTARA Nur Afiah; Siti Anggriana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i1.3825

Abstract

Strategi komunikasi pemasaran merupakan salah satu elemen penting yang berpengaruh besar terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke suatu destinasi, karena melalui strategi ini masyarakat dapat dipengaruhi dengan berbagai pendekatan agar mengenal, tertarik, hingga akhirnya berkunjung dan bahkan kembali lagi bagi yang pernah datang sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi pemasaran pariwisata di Pantai Impos, Kabupaten Lombok Utara. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menunjukkan hasil penelitian bahwa pengelola wisata Pantai Impos telah menerapkan komunikasi pemasaran pariwisata terpadu (marketing communication mix), namun beberapa unsur seperti promosi, sumber daya manusia, dan hubungan dengan media masih belum optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan pembinaan, evaluasi dan pemantauan secara berkala terhadap aspek-aspek tersebut. Salah satu hal yang juga perlu dikembangkan dalam jangka panjang adalah membentuk citra atau branding destinasi wisata untuk semakin meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan.
STRATEGI PROMOSI TIKTOK PADA SUNARI BEACH RESORT KEPULAUAN SELAYAR Nur Afiah; Siti Anggriana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 15 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v15i1.4147

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah strategi promosi destinasi wisata, dengan TikTok menjadi salah satu platform yang efektif dalam membangun daya tarik destinasi melalui konten video pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi TikTok pada Pantai Sunari, Kabupaten Kepulauan Selayar, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas promosi digital dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan kajian literatur untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai praktik promosi digital yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TikTok mampu meningkatkan visibilitas Pantai Sunari melalui penyebaran konten visual yang kreatif, autentik, dan mudah menjangkau audiens melalui algoritma For You Page (FYP). Peningkatan eksposur digital tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Efektivitas promosi dipengaruhi oleh kualitas konten, konsistensi unggahan, pemanfaatan tren media sosial, penggunaan musik dan tagar populer, serta interaksi aktif dengan pengguna. Penelitian juga menemukan bahwa penyusunan kalender konten, pengembangan konten edukatif berbasis nilai, dan kolaborasi dengan kreator lokal menjadi strategi penting untuk memperkuat citra destinasi sekaligus mendorong promosi yang berkelanjutan. Dengan demikian, TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai instrumen pemasaran digital yang efektif dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata dan mendukung pengembangan pariwisata berbasis media sosial.