Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determining Factors Affecting Mother's Decisions in Providing and Selecting Infant Formula Using Data Mining - Decision Support System Collaborative Dwi Utari Iswavigra Iswavigra; Bella Gusniar; Miranda Ika Vania
Jurnal Informasi dan Teknologi 2024, Vol. 6, No. 3
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60083/jidt.v6i3.593

Abstract

Indonesia is one of the countries with a population of around two hundred million people, ranking fourth after the United States in the list of the most populous countries in the world. According to data from the Central Statistics Agency (BPS), the birth rate is projected to reach 4.45 million people in 2022, an increase of 0.22% from the previous year, which was 4.45 million people. According to the 2007 Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS), the rate of exclusive breastfeeding in Indonesia was only 32%. Factors such as maternal health, infant health, and formula milk promotions influence mothers' decisions to use formula milk. The availability of numerous formula brands complicates the decision-making process, with each brand offering different nutritional claims. This study employs the K-Medoids clustering algorithm to analyze factors affecting mothers' choices in formula feeding and the TOPSIS method to determine the most suitable formula for infants aged 0-6 months. The research involves clustering data from a questionnaire distributed to 100 mothers in the Solo Raya region into five categories: maternal health, maternal employment, formula promotion, infant health, and breastfeeding education. Results indicate that maternal health is the most influential factor, followed by infant health, maternal employment, and formula promotion. Lack of breastfeeding education does not significantly influence formula choice. The TOPSIS method, applied to evaluate 10 formula brands against six nutritional criteria, identifies Lactogen 1 as the best formula for infants aged 0-6 months with a highest value of 2.777104826. This data-driven approach provides a clear, systematic method for selecting an appropriate formula based on specific nutritional needs.
DIGITAL MEDIA AS A TOOL FOR STRENGTHENING THE FAMILY ECONOMY AT ST. IGNATIUS DANAN WONOGIRI Nicky Gilang Wicaksono; Vincensia Serenade; Bella Gusniar; Intan Mustika Jati; Fitria Hayu Palupi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membuka peluang baru dalam penguatan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan media digital, namun masih banyak pelaku usaha keluarga yang belum memiliki keterampilan digital yang cukup memadai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana membangun ekonomi keluarga. Pelaksanaan kegiatan ini berupa penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan langsung kepada para pelaku usaha. Materi pelatihan meliputi pengenalan media digital, pembuatan konten promosi sederhana, serta strategi pemasaran digital yang mudah diterapkan sesuai dengan karakteristik usaha keluarga. Kegiatan ini diikuti oleh 36 pelaku usaha yang terbagi menjadi beberapa kelompok pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman mengenai penggunaan media digital serta kemampuan membuat konten promosi sederhana. Peserta memperoleh manfaat berupa peningkatan kepercayaan diri, perluasan wawasan pemasaran, dan kesiapan untuk menerapkan promosi digital dalam usaha keluarga yang dijalankan. Pendekatan pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat serta mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis komunitas.
Analisis Financial Performance Perusahaan Industri Manufaktur Kertas dan Pulp di Indonesia Selama Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2019-2023 Nicky Gilang Wicaksono; Intan Mustika Jati; Bella Gusniar; Vincensia Serenade
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah Covid-19 memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap industri kertas dan pulp di Indonesia, ditandai dengan adanya penurunan permintaan akibat kebijakan pembatasan sosial, pembelajaran daring, dan berkurangnya aktivitas pendidikan. Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan kemasan seiring pertumbuhan e-commerce pada sektor makanan dan minuman yang membuka peluang pasar baru. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris dalam menganalisis kinerja keuangan industri manufaktur kertas dan pulp di Indonesia tahun 2019-2023. Meodologi penlitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif longitudinal dengan deskriptif komparatif dalam melihat perubahan kinerja perusahaan dari tahun ke tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 memberikan dampak negatif yang cukup signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan industri manufaktur kertas dan pulp di Indonesia. Hal ini tercermin dari adanya penurunan pendapatan dan laba yang menandakan bahwa melemahnya profitabilitas perusahaan, peningkatan utang dan Debt to Assets Ratio menunjukkan ketergantungan lebih besar pada pembiayaan eksternal, penurunan ROE dan ROA yang mencerminkan rendahnya efektivitas penggunaan modal dan aset, serta penurunan Receivable Turnover yang menandakan bahwa adanya perlambatan penagihan piutang. Penelitian ini memberi bukti empiris mengenai dampak negatif COVID-19 pada kinerja industri kertas dan pulp di Indonesia serta menjadi referensi strategis bagi manajer, investor, dan pembuat kebijakan.