Yuneta Yuneta
Universitas Palangka Raya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN SENGKUBAK (Pycnarrhena cauliflora) MELALUI UJI FITOKIMIA DAN ANALISIS GC-MS SERTA POTENSINYA SEBAGAI ANTIKANKER KOLOREKTAL SECARA IN SILICO Septaria Yolan Kalalinggi; Yuneta Yuneta; Wahyu Nugroho; Letus Sepsamli
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i1.23073

Abstract

Sengkubak (Pycnarrhena cauliflora (Miers) Diels) merupakan tanaman endemik Kalimantan yang dikenal memiliki berbagai aktivitas biologis, termasuk potensi antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif ekstrak etanol daun sengkubak melalui skrining fitokimia dan analisis GC-MS, serta mengevaluasi potensinya sebagai antikanker kolorektal melalui molecular docking secara in silico terhadap protein CDK2 (PDB ID: 2B54). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sengkubak mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Berdasarkan analisis GC-MS yang dilaporkan oleh Yuneta et al. (2025), lima senyawa mayor yang teridentifikasi yaitu Phytol, Farnesol isomer a, l-Gala-l-ido-octose, E-11-Hexadecenoic acid ethyl ester, dan Pentadecanoic acid ethyl ester. Hasil molecular docking menunjukkan nilai energi bebas pengikatan kelima senyawa tersebut berturut-turut sebesar −6,7; −5,8; −5,7; −5,3; dan −5,1 kkal/mol terhadap protein CDK2. Senyawa farnesol isomer a menunjukkan energi ikatan paling negatif, mengindikasikan interaksi paling kuat dan stabil. Hasil ini menunjukkan bahwa senyawa bioaktif daun sengkubak berpotensi sebagai kandidat agen antikanker kolorektal.
IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN SENGKUBAK (Pycnarrhena cauliflora) MELALUI UJI FITOKIMIA DAN ANALISIS GC-MS SERTA POTENSINYA SEBAGAI ANTIKANKER KOLOREKTAL SECARA IN SILICO Septaria Yolan Kalalinggi; Yuneta Yuneta; Wahyu Nugroho; Letus Sepsamli
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i1.23073

Abstract

Sengkubak (Pycnarrhena cauliflora (Miers) Diels) merupakan tanaman endemik Kalimantan yang dikenal memiliki berbagai aktivitas biologis, termasuk potensi antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif ekstrak etanol daun sengkubak melalui skrining fitokimia dan analisis GC-MS, serta mengevaluasi potensinya sebagai antikanker kolorektal melalui molecular docking secara in silico terhadap protein CDK2 (PDB ID: 2B54). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sengkubak mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Berdasarkan analisis GC-MS yang dilaporkan oleh Yuneta et al. (2025), lima senyawa mayor yang teridentifikasi yaitu Phytol, Farnesol isomer a, l-Gala-l-ido-octose, E-11-Hexadecenoic acid ethyl ester, dan Pentadecanoic acid ethyl ester. Hasil molecular docking menunjukkan nilai energi bebas pengikatan kelima senyawa tersebut berturut-turut sebesar −6,7; −5,8; −5,7; −5,3; dan −5,1 kkal/mol terhadap protein CDK2. Senyawa farnesol isomer a menunjukkan energi ikatan paling negatif, mengindikasikan interaksi paling kuat dan stabil. Hasil ini menunjukkan bahwa senyawa bioaktif daun sengkubak berpotensi sebagai kandidat agen antikanker kolorektal.
Sintesis dan Karakterisasi Nanopartikel Magnetit (Fe3O4) Menggunakan Metode Kopresipitasi Oktavia Rahmi Wulandari; Amanda Natania Gracia; Yuneta Yuneta; Tina Sugiyani; Yuni Damayanti Nainggolan; Marsya Imelya; Miranti Maya Sylvani; Siti Unvaresi Misonia Beladona; Riandy Putra
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i12024p021

Abstract

Nanopartikel magnetit merupakan salah satu mineral besi oksida dengan sifat magnet paling kuat di alam dan struktur kristal spinel berbentuk kubus. Nanopartikel ini termasuk kedalam material magnetik yang memiliki satu domain magnetik (single domain). Penelitian ini menggunakan metode kopresipitasi untuk mensintesis nanopartikel Fe3O4 dari bahan baku prekursor FeSO4.7H2O dan FeCl3.6H2O, dan NaOH sebagai zat pengendap. Karakterisasi hasil sintesis yang dilakukan menggunakan XRD dan SEM untuk mengetahui struktur kristalinitas dan morfologi dari nanopartikel Fe3O4. Berdasarkan hasil analisis XRD ukuran kristalit nanopartikel Fe3O4 yang diperoleh dari persamaan Debye-Scherer sebesar 55,39 nm dengan kristalinitas sebesar 27,10%. Sedangkan hasil analisis SEM menunjukkan bahwa nanopartikel Fe3O4 memiliki morfologi yang kasar dan teratur dengan rata-rata distribusi ukuran partikel sebesar ± 35,2 nm. Nanopartikel Fe3O4 memiliki permukaan yang berpori-pori karena terdapat celah dan rongga pada partikel-partikelnya.