Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pendampingan Bimbingan Belajar dan Try Out SBMPTN di SMAK Rantepao Toraja Utara oleh PMTI Eliyah A M Sampetoding; Indrawanto Paninggaran; Yulita Sirinti Pongtambing; Esther Sanda Manapa; Septaria Yolan Kalalinggi
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v3i2.71

Abstract

Bimbingan Belajar (Bimbel) dan try out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dalam rangkaian acara Kongres Pertama (Kongres I) Pemuda Toraja Indonesia. Kegiatan ini didukung dan diinisiasi oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Masyarakat Toraja (PP-PMTI). Pada tahap awal persiapan dilakukan rapat panitia oleh perwakilan Pemuda Toraja yakni Ayub Manuel Pongrekun dan PMTI. Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah diskusi dan seminar motivasi belajar masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), pengenalan peserta bersama tentor dan juga pengenalan jenis-jenis soal yang akan diujikan dalam SBMPTN serta pengenalan beberapa PTN yang ada di Indonesia khususnya di wilayah Sulawesi. Kegiatan Bimble dan Try out ini adalah rangkaian kegiatan Kongres I Pemuda Toraja Indonesia dan juga pengabdian Pendidikan. Kegiatan ini berlangsung pada Awal April yakni Awal Maret hingga 21 April. Jumlah peserta (siswa) yang hadir berjumlah sampai 100 orang.
Review: Potensi Bioaktivitas Tumbuhan Alam Gambut Sebagai Bahan Baku Obat Muhammad Irmawan; Septaria Yolan Kalalinggi; Yuni Nainggolan
JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASES Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jond.v3i1.673

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan di kawasan Asia Tenggara dengan sumber daya alam yang melimpah. Salah satu sumber daya alam hayati yang memiliki potensi bernilai tinggi adalah lahan gambut. Lahan gambut merupakan lahan yang terbentuk dari sisa-sisa bahan organik yang tertimbun dalam jangka waktu yang lama sehingga hanya tumbuhan tertentu yang dapat hidup di lahan tersebut. Tanah lahan gambut berbeda dengan tanah mineral, dimana lahan gambut memiliki karakteristik tersendiri sehingga hanya beberapa tumbuhan yang dapat hidup di kawasan lahan gambut. Review ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi tumbuhan kelakai, bajakah dan bawang dayak dari lahan gambut yang memiliki bioaktivitas untuk bahan baku obat, dengan menggunakan metode literature review. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tumbuhan tersebut memiliki bioaktivitas seperti antioksidan, antikanker, antibakteri, larvasida, afrodisiaka dan berpotensi dalam mengurangi gejala anemia. Kedepannya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bioaktivitas spesifik yang dimiliki oleh tumbuhan tersebut.Indonesia is an archipelagic state in Southeast Asia with abundant natural resources. One of the biological natural resources that has high potential value is peat land. Peatland is formed from the remains of organic matter that has accumulated over a long period of time, so only certain plants can live on the land. Peatland soil is different from mineral soil peatland has its own characteristics, so only a few plants can live in peatland areas. This review aims to explore the potential of peatland peat plants, which have bioactivity as medicinal raw materials, using the literature review method. The results obtained indicate that these plants have bioactivities such as antioxidants, anticancer, antibacterial, larvicidal, and aphrodisiac properties. These plants also have the potential to reduce the symptoms of anemia. In the future, further research will be carried out regarding the specific bioactivity possessed by these plants.
Pendampingan Bimbingan Belajar dan Try Out SBMPTN di SMAK Rantepao Toraja Utara oleh PMTI Eliyah A M Sampetoding; Indrawanto Paninggaran; Yulita Sirinti Pongtambing; Esther Sanda Manapa; Septaria Yolan Kalalinggi
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v3i2.71

Abstract

Bimbingan Belajar (Bimbel) dan try out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dalam rangkaian acara Kongres Pertama (Kongres I) Pemuda Toraja Indonesia. Kegiatan ini didukung dan diinisiasi oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Masyarakat Toraja (PP-PMTI). Pada tahap awal persiapan dilakukan rapat panitia oleh perwakilan Pemuda Toraja yakni Ayub Manuel Pongrekun dan PMTI. Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah diskusi dan seminar motivasi belajar masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), pengenalan peserta bersama tentor dan juga pengenalan jenis-jenis soal yang akan diujikan dalam SBMPTN serta pengenalan beberapa PTN yang ada di Indonesia khususnya di wilayah Sulawesi. Kegiatan Bimble dan Try out ini adalah rangkaian kegiatan Kongres I Pemuda Toraja Indonesia dan juga pengabdian Pendidikan. Kegiatan ini berlangsung pada Awal April yakni Awal Maret hingga 21 April. Jumlah peserta (siswa) yang hadir berjumlah sampai 100 orang.
Workshop On Making Soap Based On Palm Kernel Oil As An Alternative For Treating Palm Oil Waste, Central Kalimantan: Pelatihan Pembuatan Sabun Berbahan Dasar Minyak Inti Sawit Sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Kelapa Sawit Kalimantan Tengah Septaria Yolan Kalalinggi; Lilis Rosmainar; Karelius; Tety Wahyuningsih Manurung; Mitha Deviyanti; Rasidah
NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE Vol. 1 No. 01 (2023): Vol 01 No 01 2023
Publisher : NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa sawit menghasilkan minyak yang murah, mudah diproduksi dan sangat stabil sehingga sangat menguntungkan dari aspek ekonomi maupun kegunaannya. Saat ini, kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan penghasil minyak yang mengalami peningkatan produksi yang sangat pesat dibandingkan dengan tanaman lainnya. Namun, kebanyakan hasil panen kelapa sawit diolah hanya sampai proses produksi crude palm oil (CPO) sedangkan minyak inti sawit yang dihasilkan masuk dalam kategori limbah dikarenakan jumlah produksinya yang sedikit. Kelompok tani kelurahan Kalampangan merupakan salah satu kelompok tani yang ada di kelurahan Kalampangan Provinsi Kalimantan Tengah. Permasalahan utama yang ditemukan di kelompok tani kelurahan Kalampangan adalah limbah proses minyak inti sawit yang belum maksimal dimanfaatkan. Kurangnya wawasan terhadap proses pengolahan merupakan salah satu hal yang membatasi kelompok tani dalam mengolah limbah. Wawasan yang kurang tentang proses pengolahan limbah yang mendasari pentingnya diadakan pelatihan tentang pembuatan suatu produk yang dapat mengurangi limbah dari proses pengolahan minyak inti sawit. Oleh karena itu, upaya pemanfaatan minyak inti sawit tersebut sangat dibutuhkan, salah satunya melalui pelatihan pembuatan sabun dari limbah proses pengolahan minyak inti sawit agar menambah wawasan bagi kelompok tani. Dari program ini, masyarakat telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan terutama terkait pemanfataan potensi sumber daya alam lokal atau limbah kelapa sawit sebagai produk kosmetik sehari-hari.
Phytochemical Study of Ethanol Extract of Sengkubak Leaves (Pycnarrhena cauliflora (Miers) Diels) and Molecular Docking Analysis as a Potential Anti-Breast Cancer Agents Yuneta; Nugroho, Wahyu; Kalalinggi, Septaria Yolan; Toepak, Erwin Prasetya
Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA) Vol. 8 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Chemical Analysis
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijca.vol8.iss2.art6

Abstract

Reactive Oxygen Species (ROS) are a group of free radicals that play a major role in causing oxidative stress, which can trigger the development of degenerative diseases such as cancer. Sengkubak (Pycnarrhena cauliflora (Miers) Diels) contains antioxidant that may help protect the body from free radical exposure. This study aims to identify the metabolite compounds present in Sengkubak leaves through GC-MS analysis and to evaluate their anticancer potential of its major metabolites through in silico molecular docking analysis. The leaf simplicia was extracted using the maceration method with ethanol as the solvent. The analyses performed included GC-MS analysis and molecular docking analysis of the major compounds identified by GC-MS to evaluate their anticancer potential. GC-MS analysis identified a total of 84 compounds, with the five major ones being Phytol, Farnesol isomer a, L-Gala-L-ido-octose, E-11-HexadecenoicAacid ethyl ester, and Pentadecanoic acid ethyl ester. Furthermore, molecular docking analysis of the five major compounds demonstrated potential anticancer activity against breast cancer targets.
Pelatihan Persiapan Seleksi Kompetensi Bidang Dosen ASN 2024: Kajian Evaluatif terhadap Tanggapan Peserta Admawati, Harsi; Sampetoding, Eliyah Acantha M; Appa, Felycitae Ekalaya; Chuvita, Laila; Kalalinggi, Septaria Yolan; Sepsamli, Letus; Pitrianti, Siti; Manapa, Esther Sanda
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i2.764

Abstract

Wawancara dan microteaching merupakan bagian dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) 2024. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghadapi seleksi. Metode DSRM (Design Science Research Methodology) digunakan dengan tahapan 1) identifikasi masalah dan motivasi, 2) definisi tujuan untuk solusi, 3) desain dan pengembangan, 4) demonstrasi, 5) evaluasi, dan 6) komunikasi. Peserta diberikan pemahaman konseptual dan strategi menghadapi wawancara dan microteaching pada kelas besar serta pelatihan keterampilan praktis secara intensif dalam bentuk simulasi dan bimbingan langsung pada kelas kecil. Kelas kecil terdiri dari 10 sampai 15 peserta yang dibimbing oleh seorang pengajar. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan angket untuk mengetahui kualitas 1) kinerja pelatih, 2) manfaat pelatihan, serta 3) efisiensi pelatihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja pelatih, manfaat pelatihan, dan efisiensi pelatihan berkategori sangat baik dalam mempersiapkan peserta menghadapi tes SKB Non-CAT Kemendikbudristek tahun 2024.
DIVERSIFIKASI PRODUK MADU KELULUT: INOVASI DALAM PENGUATAN KELOMPOK USAHA PERHUTANAN SOSIAL BERBASIS KEBERLANJUTAN Kalalinggi, Septaria Yolan; Bancin, John Budiman; Nafisah, Zahrotun; Haq, Muhammad Hasanul; Mahar, Alicia Christina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31205

Abstract

Abstrak: Desa Bahu Palawa merupakan salah satu desa yang ada di Kalimantan Tengah yang tengah mengembangkan budidaya lebah kelulut sejak 2012, namun karena kurangnya inovasi produk, diperlukan diversifikasi untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan dari madu yang dihasilkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KUPS Desa Bahu Palawa dalam melakukan diversifikasi atas hasil budidaya madu kelulutnya menjadi beberapa produk turunan food and beverage seperti permen dan sirup serta produk kecantikan seperti masker kecantikan, lipbalm dan sabun madu. Melalui diversifikasi produk ini, KUPS Desa Bahu Palawa akan memiliki alternatif produk turunan yang dapat dijual ke marketplace dan toko. Lebih lanjut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 20 orang KUPS Desa Bahu Palawa dengan metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan dan evaluasi kegiatan melalui penyebaran kuesioner hingga komunikasi via grup Whatsapp untuk memastikan keberlanjutan program. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, sebanyak 66.7% peserta puas atas pemaparan materi terkait cara pembuatan produk turunan hasil diversifikasi madu kelulut dan 73.3% peserta merasa puas dengan adanya kegiatan diversifikasi madu kelulut ini.Abstract: Bahu Palawa is one of the villages in Central Kalimantan that has been developing kelulut bee cultivation since 2012, but due to the lack of product innovation, diversification is needed to increase tha added value and income of the honey produced. This community service activity aims to improve the skills of KUPS Desa Bahu Palawa in diversifying the cultivation of kelulut honey into several food and beverage derivative products such as candy and syrup, as well as beauty product such as beuaty masks, lipbalm and honey soap. Through this product diversification, KUPS Desa Bahu Palawa will have alternative derivative products that can be sold to marketplaces and shops. Futhermore, this community service activity was attended by 20 members of KUPS Desa Bahu Palawa with implementation methods including socialisation, training and evaluation of activities through distributing questionnaires to communication via Whatsapp group to ensure program sustainability. Based on the results of the activity evaluation, 66.7% of participants were satisfied with the material presentation related to how to make derivative products from the diversification of kelulut honey and 73.3% of participants were satisfied with the existence of this kelulut honey diversification activity.
IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN SENGKUBAK (Pycnarrhena cauliflora) MELALUI UJI FITOKIMIA DAN ANALISIS GC-MS SERTA POTENSINYA SEBAGAI ANTIKANKER KOLOREKTAL SECARA IN SILICO Septaria Yolan Kalalinggi; Yuneta Yuneta; Wahyu Nugroho; Letus Sepsamli
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i1.23073

Abstract

Sengkubak (Pycnarrhena cauliflora (Miers) Diels) merupakan tanaman endemik Kalimantan yang dikenal memiliki berbagai aktivitas biologis, termasuk potensi antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif ekstrak etanol daun sengkubak melalui skrining fitokimia dan analisis GC-MS, serta mengevaluasi potensinya sebagai antikanker kolorektal melalui molecular docking secara in silico terhadap protein CDK2 (PDB ID: 2B54). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sengkubak mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Berdasarkan analisis GC-MS yang dilaporkan oleh Yuneta et al. (2025), lima senyawa mayor yang teridentifikasi yaitu Phytol, Farnesol isomer a, l-Gala-l-ido-octose, E-11-Hexadecenoic acid ethyl ester, dan Pentadecanoic acid ethyl ester. Hasil molecular docking menunjukkan nilai energi bebas pengikatan kelima senyawa tersebut berturut-turut sebesar −6,7; −5,8; −5,7; −5,3; dan −5,1 kkal/mol terhadap protein CDK2. Senyawa farnesol isomer a menunjukkan energi ikatan paling negatif, mengindikasikan interaksi paling kuat dan stabil. Hasil ini menunjukkan bahwa senyawa bioaktif daun sengkubak berpotensi sebagai kandidat agen antikanker kolorektal.
In Vitro Analysis of the Effectiveness of Tinospora crispa L. Plant Against Plasmodium falciparum FCR3 Mirna Wati Dewi; Defilia Anogra Riani; Ahmad Irawan; Farah Fauziyah Radhiyatulqalbi Ahmad; Septaria Yolan Kalalinggi
Journal of Pharmascience Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i2.18112

Abstract

Tanaman Tinospora crispa L. yang biasa disebut tanaman Penawar sampai oleh masyarakat Kalimantan Tengah. Tanaman tersebut dimanfaatkan sebagai obat malaria dengan cara batang T. crispa di rebus kemudian air rebusan diminum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan beberapa senyawa biokimia dan mengevaluasi aktivitas antimalaria ekstrak etanol tanaman tersebut terhadap Plasmodium falciparum FCR3 secara in vitro. Serbuk kering batang T. crispa diekstraksi dengan teknik maserasi dengan pelarut etanol. Kemudian ekstrak kental yang diperoleh dilanjutkan dengan metode skrining fitokimia untuk mempelajari komponen senyawa aktif yang terdapat pada sampel tersebut.  Sebelum dilakukan uji aktivitas antimalaria, parasite P. falciparum FCR3 telebih dahulu dibiakkan dengan metode Trager dan Jensen. Ekstrak yang akan dilakukan uji, dilarutkan terlebih dahulu dengan DMSO  dan dimasukkan ke dalam microwell kemudian ditambahkan 500 μL suspensi parasit sehingga didapatkan konsentrasi bahan uji sebesar 100, 10, 1, 0,1, dan 0,01 μg/mL dan diinkubasi 48 jam. Untuk mengamati persen parasitemia dibuat preparat hapusan darah dengan pewarnaan Giemsa. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data dengan analisis probit, didapatkan ekstrak etanol batang tanaman Penawar sampai memiliki aktivitas antimalaria pada kosentrasi 10 μg/mL. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak etanol batang tanaman tersebut mengandung alkaloid, flavonoid, Fenolik, tanin, steroid, dan saponin. Kata Kunci: Fitokimia, In vitro, P. falciparum, Malaria, Penawar Sampai The Tinospora crispa L. plant, commonly called the Penawar sampai plant, has reached the people of Central Kalimantan. The plant is used as a malaria medicine by boiling the stems of T. crispa and then drinking the boiled water. This study aims to identify the presence of several biochemical compounds and evaluate the antimalarial activity of ethanol extracts of these plants against Plasmodium falciparum FCR3 in vitro. The dry powder of T. crispa stems was prepared. The extract was obtained by the maceration technique using ethanol as the solvent. Then, the viscous extract obtained was continued with the phytochemical screening method to study the components of the active compounds contained in the sample. Before conducting antimalarial activity tests, the parasite P. falciparum FCR3 was first bred by the Trager and Jensen methods. The extract to be tested was first dissolved with DMSO and put into a microwell, then 500 μL of parasite suspension was added so that concentrations of 100, 10, 1, 0.1, and 0.01 μg/mL were obtained and incubated for 48 hours. To observe the percentage of parasitemia, blood smear preparations were made using Giemsa staining. Based on the results of the research and data processing with probit analysis, the ethanol extract of the Penawar sampai plant stems was shown to have antimalarial activity at a concentration of 10 μg/mL. The results of the phytochemical tests showed that the ethanol extract of the plant stem contained alkaloids, flavonoids, phenolics, tannins, steroids, and saponins.