Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Psikoedukatif untuk Meningkatkan Kesehatan Mental dan Motivasi Akademik Siswa Madrasah Ibtidaiyah Raudatul Hasanah; Ayu uswatun Khasanah; Arini Safitri; Desi Erawati; Muhammad Hafiz Karimi
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5190

Abstract

Abstrak Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa Madrasah Ibtidaiyah mengenai kesehatan mental, pengenalan emosi, serta motivasi akademik. Kegiatan diawali dengan asesmen kebutuhan melalui observasi kelas, wawancara guru, serta mengidentifikasi permasalahan belajar dan emosional yang dialami siswa. Selanjutnya penyuluhan dilakukan dengan metode psikoedukasi partisipatif melalui permainan pemantik, ceramah interaktif, dan media visual untuk memudahkan siswa memahami konsep psikologis yang abstrak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali lebih banyak jenis emosi, memahami hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku, serta menerapkan strategi regulasi emosi sederhana seperti teknik pernapasan dan berbagi cerita dengan orang dewasa. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar melalui penyusunan tujuan harian serta kesadaran untuk meminta bantuan ketika mengalami kesulitan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap literasi emosional dan motivasi akademik siswa sehingga berpotensi mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat dan suportif.
Dinamika Psikologis Remaja Korban Konflik Keluargadalam Proses Pendampingan Konseling Dewi Rahmawati; Arini Safitri; Desi Erawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13194

Abstract

Konflik keluarga yang berlangsung dalam jangka panjang dapat menimbulkan dampak psikologis yang signifikan pada perkembangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika psikologis seorang remaja korban konflik keluarga selama proses pendampingan konseling. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian merupakan seorang remaja laki-laki berusia 12 tahun yang mengalami tekanan psikologis akibat paparan konflik dan kekerasan dalam rumah tangga sejak masa kanak-kanak. Data diperoleh melalui proses konseling, observasi, dan pencatatan perkembangan psikologis selama pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mengalami trauma psikologis yang ditandai dengan kemunculan kembali ingatan masa lalu, kemarahan, kesedihan, hopeless feeling, gangguan tidur, serta kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial. Selama proses konseling terjadi perubahan positif berupa peningkatan kemampuan mengungkapkan perasaan, kesadaran terhadap sumber tekanan emosional, serta perbaikan komunikasi dalam sesi konseling. Keberadaan figur nenek sebagai sumber dukungan emosional menjadi faktor protektif yang berperan penting dalam proses pemulihan. Meskipun demikian, subjek masih memerlukan pendampingan konseling lanjutan guna pengelolaan trauma dan perbaikan hubungan keluarga secara lebih adaptif.
Peran Konseling Dalam Mengoptimalisasi Bina Keluarga Remaja Untuk Mencegah Seks Bebas Melalui Puspaga di DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah Safnah Safnah; Arini Safitri; Desi Erawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13204

Abstract

Pergaulan remaja yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi informasi memberikan tantangan baru bagi keluarga dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anak. Salah satu dampak yang sering muncul adalah meningkatnya perilaku seksual berisiko pada remaja yang dapat berujung pada kehamilan tidak diinginkan, pernikahan usia dini, serta berbagai masalah sosial lainnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan program Bina Keluarga Remaja (BKR) melalui layanan konseling yang dilaksanakan oleh Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, konseling individu, dan pendampingan keluarga kepada orang tua dan remaja. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dengan melibatkan 50 keluarga yang memiliki remaja usia 12–18 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman klien mengenai kesehatan reproduksi remaja, komunikasi efektif dalam keluarga, serta kemampuan orang tua dalam mendeteksi perilaku berisiko pada anak. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi keluarga dalam kegiatan BKR setelah pelaksanaan program. Dengan demikian, layanan konseling melalui PUSPAGA terbukti efektif dalam mendukung optimalisasi program BKR sebagai upaya preventif terhadap perilaku seks bebas di kalangan remaja.