Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Layanan Administrasi Publik Digital: Akselerasi Pembangunan Daerah Melalui Program Desa Digital Tiara Febriyanti Lestari; Oktavianus Indra Satrio; Risna Alfiani Nurfadhila; Anika Maya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15515

Abstract

Transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi alat penting dalam membentuk tata kelola pemerintahan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana faktor-faktor dalam lingkungan pemerintahan memengaruhi keberhasilan pengintegrasian layanan administrasi digital dalam program Desa Digital di Desa Kertayasa, Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, dengan data yang dikumpulkan dari sumber-sumber resmi seperti regulasi SPBE dan laporan Indeks Desa Membangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan proses digitalisasi ditentukan oleh komponen non-alamiah (seperti aspek politik, ekonomi, sosial budaya, dan teknologi) maupun aspek alamiah (seperti demografi dan geografi). Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun infrastruktur teknologi dan dukungan regulasi sudah ada, tantangan utama adalah rendahnya tingkat literasi digital masyarakat dan ketimpangan akses layanan berdasarkan lokasi geografis. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan dua opsi kebijakan: penerapan moratorium terhadap layanan manual secara bertahap dalam upaya mempercepat adaptasi teknologi, serta pembuatan "Kios Digital" sebagai pusat layanan yang inklusif bagi masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, sinkronisasi data antar tingkat pemerintahan (Desa-Kecamatan-Kabupaten) dan peningkatan keamanan siber dianjurkan untuk menciptakan ekosistem digital yang berkelanjutan. Kesimpulannya, pembangunan desa melalui jalur digital di Desa Kertayasa sudah berada di jalur yang benar, tetapi tetap memerlukan pendekatan yang lebih fleksibel terhadap karakteristik sosial budaya masyarakat setempat agar pembangunan daerah dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.
Optimalisasi Taman Bacaan Masyarakat sebagai Sarana Literasi Anak di Desa Puncak Nasidah Nasidah; Riezfany Suci Ramadhani; Erina Erina; Risna Alfiani Nurfadhila; Muhammad Reza Rajevi; Reva Zeva Azaria; Arnetha Arlyandhita Rosidi; Neva Tri Setianingsih; Pernandio Ramanda; Muhamad Noval Badruzaman; M Reza Ronaldy; Levina Dewari Salwa; Aliyah Aliyah; Dita Maytriani; Rona Shintya Dwiputri; Iskandar Zulkarnaen
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): September: Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v4i3.1074

Abstract

This community service program (Kuliah Kerja Nyata Tematik) was conducted in Puncak Village, Cigugur District, Kuningan Regency, to address the suboptimal utilization of literacy facilities and support rural community development. This study aims to describe the optimization of the Community Reading Park (Taman Bacaan Masyarakat/TBM) as an interactive learning space for elementary school children while strengthening local social, economic, and health sectors. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach, integrating educational, collaborative, and mentoring strategies through six systematic stages: coordination, needs observation, program planning, action implementation, evaluation, and sustainability. Findings revealed that the initiative successfully revitalized TBM "Puncak Ceria" through the systematic cataloging and labeling of 936 books, regular learning assistance across three elementary schools, and literacy competitions. Additionally, the program mapped five local food MSMEs, supported Posyandu operations along with elderly health education, and improved road safety through reflective markers. The practical implication of this program is the establishment of a sustainable, community-driven literacy and empowerment ecosystem that actively enhances children's reading interest and village welfare.