p-Index From 2021 - 2026
1.819
P-Index
This Author published in this journals
All Journal 'ADALAH
Rasman Habeahan
Universitas Dharma Indonesia (UNDHI)

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Yuridis Optimalisasi Limbah Karet Dalam Rantai Bisnis Berdasarkan Prinsip hukum Ekonomi Lingkungan Lasemin Lasemin; Abu Nawas; Rasman Habeahan; Indrayanto Indrayanto
BULETIN ADALAH Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v9i2.50798

Abstract

Penelitian ini menganalisis optimalisasi nilai ekonomi limbah karet dalam kerangka pembangunan berkelanjutan melalui perspektif hukum ekonomi lingkungan, dengan studi kasus di Kota Serang, Provinsi Banten. Meskipun kerangka hukum nasional seperti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 telah membuka peluang pemanfaatan limbah B3, implementasinya di tingkat daerah masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian sosio-legal ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan (regulator, industri, akademisi, masyarakat) dan data sekunder dari studi dokumen peraturan, laporan, serta jurnal ilmiah. Analisis dilakukan secara interaktif menggunakan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto, teori hukum progresif Satjipto Rahardjo, serta konsep ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dari 1.500 ton limbah karet tahunan di Kota Serang, hanya 15% yang termanfaatkan, sementara potensi nilai tambah mencapai Rp. 4,5–7,5 miliar per tahun belum tergarap optimal. Ketidakefektifan ini disebabkan oleh keterbatasan pengawas lingkungan (5 orang untuk 150 perusahaan), minimnya insentif fiskal, rendahnya kesadaran masyarakat, serta dominasi budaya industri linier. Penelitian ini merumuskan strategi terintegrasi yang mencakup penerapan prinsip Extended Producer Responsibility (EPR) melalui Peraturan Daerah, penguatan inspeksi berbasis teknologi (CEMS, citra satelit), pemberian insentif fiskal, fasilitasi pembiayaan hijau, kebijakan pengadaan pemerintah untuk produk daur ulang (aspal karet, material bangunan), serta pengembangan bank sampah digital dan pelatihan kewirausahaan berbasis limbah. Strategi ini diharapkan mampu menyeimbangkan tiga pilar pembangunan berkelanjutan: profit (penghematan biaya 20-30%, pertumbuhan pasar 15-20%), planet (pengurangan limbah ke TPA 30%, penurunan emisi karbon), dan people (penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat Rp200.000-500.000 per bulan). Kata Kunci: optimalisasi limbah karet, strategi hukum ekonomi, pembangunan berkelanjutan, ekonomi sirkular, extended producer responsibility, Kota Serang
The Implementation of Legal Protection for Minor Victims of Sexual Violence: An Empirical Study in Kronjo District, Tangerang Regency, Banten Province Astri Apriyanti; Rasman Habeahan; Muh Nasir
BULETIN ADALAH Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v10i1.50874

Abstract

The implementation of legal protection for child victims of sexual violence in the studied area has been carried out; however, it has not yet reached optimal effectiveness. Strengthening inter-agency coordination, enhancing the capacity of law enforcement officials, and increasing public awareness are necessary to establish a more comprehensive and equitable child protection system. This study addresses the following research questions: (1) How is the current implementation of legal protection for minor victims of sexual violence in Kronjo District, Tangerang Regency? and (2) What factors hinder the effective implementation of such legal protection? Accordingly, this research aims to analyze both the implementation and the challenges faced in protecting minor victims of sexual violence in the region. The research employs an empirical juridical method with a qualitative approach. Data were collected through literature review and field research, including interviews with law enforcement officers, victim advocates, and other relevant stakeholders. Data analysis was conducted descriptively and analytically, with reference to applicable laws and regulations, particularly those concerning child protection. The findings indicate that the implementation of legal protection for child victims of sexual violence in Kronjo District remains suboptimal. This is reflected in several obstacles, including procedural challenges in case handling, limited inter-agency coordination, insufficient human resources, and low public awareness regarding child protection. Nevertheless, protective measures are still carried out through legal processes, psychological assistance, and social rehabilitation for victims. Keywords: legal protection, minors, sexual violence, implementation, victims