Hasriani Hasriani
Universitas Megarezky

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan pengetahuan dukungan suami dan keterjangkauan pelayanan kesehatan dengan minat menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang Nurqalbi Sampara; Hasriani Hasriani; Juwita Juwita; Fatimah Fatimah; Daswati Daswati
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 6 (2025): August Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i6.1410

Abstract

Background: Long-term contraception (MKJP) is an effective, safe, and highly successful method of contraception, but its use in the community is still relatively low. Purpose: To determine the relationship between knowledge, spousal support, and accessibility of health services with mothers' interest in using MKJP. Method: This was an analytical study with a cross-sectional design. The population in this study consisted of all mothers of childbearing age who were LCP acceptors and non-acceptors in the working area of the Bangkala Community Health Center. The research sample was determined using proportional random sampling. The research instrument used a structured questionnaire. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test and multivariate analysis using multiple logistic regression. Results: There was a significant relationship between knowledge (p=0.002 < 0.05), husband's support (p= 0.047 < 0.05), and accessibility of health services (p= 0.031<0.05) with mothers' interest in using MKJP. The variable that had the most influence on interest was husband support, with the highest odds ratio (OR). Conclusion: This study concluded that increasing knowledge through appropriate education, strengthening husband support, and improving access to and affordability of health services can increase mothers' interest in using MKJP.
Hubungan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita Rosdianah Rosdianah; Irmawati Sadullah; Hasriani Hasriani
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 6 (2025): August Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i6.1431

Abstract

Pendahuluan : Stunting merupakan indikator kekurangan gizi kronis akibat ketidakcukupan asupan makanan dalam waktu yang lama, kualitas pangan yang buruk, meningkatnya morbiditas serta terjadinya peningkatan tinggi badan yang tidak sesuai dengan umurnya. Pada umumnya, masalah pertumbuhan linier pada balita sering diabaikan karena masih dianggap normal asalkan berat badan anak telah memenuhi standar. Tujuan : Untuk Mengetahui Hubungan Pola Pemberian Makan dengan kejadian Stunting Pada Balita. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross- Sectionald engan purposive sampling dengan jumlah sampel 42 responden. Variabel independent yaitu pola Pemberian makan dan variable devenden stunting pada balita. Instrumen pengumpulan data dengan lembar observasi dan kuesioner. Pengolahan data menggunakan tehnik editing,coding,scoring, tabulating dan uji statistk chi-square. Hasil : dari 42 responden diketahui Sebagian besar yang pola Pemberian makan yang tepat mengalami stunting sebanyak 13 ( 31%) tidak stunting sebanyak 3 (7%) dan yang tidak tepat mengalami stunting yaitu sebanyak 7 responden (17%) dan tidak stunting sebanyak 19 (45%). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola pemberian makan berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan dengan nilai (p=0.001).