Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Ekotoksikologi Filter Ultraviolet Dari Produk Kosmetik Terhadap Ekosistem Terumbu Karang Ulmafhigrah, Nisa; Saputri, Hilya; Firdus, Firdus; Nasir, Muhammad; Rizki, Alia
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v8i1.15101

Abstract

Pemakaian filter UV (sunscreen) secara meluas telah menimbulkan isu lingkungan yang substansial, karena pengaruhnya terhadap ekosistem laut, terutama bagi ekosistem terumbu karang. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji dampak ekotoksikologi dari beragam zat filter UV terhadap kondisi kesehatan terumbu karang serta menilai pendekatan analisis kimiawi guna mengidentifikasi kontaminan tersebut dalam medium laut. Pendekatan yang diterapkan meliputi tinjauan pustaka sistematis berbasis database sains seperti ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar, dengan penekanan pada 35 artikel ilmiah periode 2016–2026. Sintesis data dilakukan melalui perbandingan nilai toksisitas LC50 serta dinamika respon seluler. Temuan utama mengindikasikan bahwa zat filter organik yang terdiri dari oksibenzon dan oktinoksat, serta nanopartikel anorganik yang terdiri dari ZnO dan TiO2, memicu tekanan fisiologis yang spesifik. Hal ini mencakup pembungkusan planula, tekanan oksidatif akibat pembentukan Reactive Oxygen Species (ROS), serta kerusakan mutualisme Symbiodinium yang berujung pada pemutihan karang. Di samping itu, metode analisis seperti HPLC dan GC-MS dapat berperan dalam mendeteksi polutan ini pada kadar rendah dalam perairan laut. Oleh karena itu, filter UV membentuk risiko serius bagi ketahanan terumbu karang. Pengaturan yang lebih ketat dari komposisi kosmetik beserta penerapan "reef-safe" menjadi langkah esensial untuk mencegah kerusakan lanjutan pada ekosistem terumbu karang.