Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kontaminasi Logam Berat pada Air Sumur Warga Akibat Air Lindi dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Meyrita, Meyrita; Sandria, Feri S; Najmi, Istafan; Firdus, Firdus; Rizki, Alia; Nasir, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i2.64052

Abstract

Sistem pengelolaan sampah di sejumlah TPA di Indonesia masih menerapkan metode open dumping yang dapat mencemari lingkungan melalui rembesan air lindi. Logam berat yang terkandung dalam air lindi dapat mempengaruhi kualitas air sumur warga yang berdekatan dengan lokasi TPA. Penelitian ini menggunakan metode studi/penelusuran pustaka dengan mengumpulkan artikel mengenai air lindi dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang dilaporkan sudah mencemari air sumur warga. Referensi yang dikumpulkan dalam rentang tahun 2013-2023. Beberapa penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa sumur-sumur warga yang berdekatan dengan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) telah tercemar oleh logam berat dengan kandungan yang melebihi standar baku mutu yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan TPA di Indonesia masih memerlukan perhatian dan perbaikan yang lebih serius untuk mencegah pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Berbagai penelitian ini memberikan informasi penting mengenai kondisi polusi air dan kerentanan air tanah di sekitar TPA. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan strategi pengelolaan lingkungan yang lebih efektif di wilayah tersebut.
Biofermentasi Urine Sapi Menjadi Pupuk Organik Cair di Kelompok Usaha Peternakan Sapi Masyarakat Desa Pasie Lamgarot Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Firdus, Firdus; Fitri, Lenni; Salim, M. Nur; Fauziah, Fauziah
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 1,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v2i1.55

Abstract

Indonesia merupakan negara yang tingkat kesuburan tanah memprihatinkan. Diperkiran Indonesia hanya memiliki tanah yang masih subur sekitar 30%, artinya sekitar 70% tanah di Indonesia sudah tidak subur, sehingga memperburuk usaha bercocok tanam para petani di Indonesia. Pemerintah terus memproduksi pupuk terutama pupuk anorganik, keadaan ini menambah permasalahan terhadap kesuburan tanah bila digunakan dalam waktu berkepanjangan, tanpa diimbangi pemberian pupuk organik. Karena itu diperlukan produksi pupuk organik, mengingat bahan baku sebagai sumber pupuk organik banyak tersedia di lingkungan, baik di lingkungan pertanian maupun lingkungan peternakan. Salah satu bahan baku pupuk organik dari kendang ternak adalah urine yang dapat diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Sehubungan dengan hal itu, telah dilakukan pelatihan kepada masyarakat peternak di Desa Pasie Lamgarot Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, masyarakat  dan perangkat desa menyambut baik terhadap kegiatan tersebut. Para peternak aktif dan serius mengikuti pelatihan mulai dari pembekalan materi sampai pelaksanaan pembuatan Pupuk Organik Cair dari urine sapi. Hasil analisis laboratorium pupuk organik cair urine sapi hasil pengabdian adalah Nitrogen (N) : 0,05 %, Fosfor (P2O5) : 0,0169 %, Kalium (K) : 0,0043 mg/L, pH : 4,29.
Literature Review: Pesticide Residues on Vegetables in Indonesia Rhamadini, Dhea; Meutia, Fayza; Husna, Yusfida Mariatul; Shafira, Nafka; Firdus, Firdus; Nasir, Muhammad; Rizki, Alia
International Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 2 (2024): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v2i2.393

Abstract

Pesticides are often used to control pests and improve the quality of agricultural products such as vegetables. However, excessive use of pesticides can leave residues on vegetables, which can harm the environment and human health. In addition, the Indonesian government's ban on using harmful pesticides on vegetables and the health risks associated with eating pesticide-contaminated food. Then strategies to manage pesticide residues, such as the use of organic fertilizers as pesticide substitutes, standardization of maximum limits of pesticide residues, monitoring pesticide residues, encouraging the use of pesticides separately, and training farmers. The conclusion in pesticide residues on vegetables is how important it is to manage pesticide residues on vegetables to maintain public safety and health.
Literature Review: Microplastic Content in the Digestive Tracts of Fish in Indonesian Waters Khairunnisak, Khairunnisak; Sahira, Rasyadhifa As; Syafitri, Aini; Chusna, Salsabila Al; Nasir, Muhammad; Rizki, Alia; Firdus, Firdus
International Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 2 (2024): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v2i2.397

Abstract

Plastic waste is the biggest problem that is happening in Indonesia. Plastic waste has resistance and the nature of Persiden. Increased production and low recovery rates cause accumulation of plastic flakes in waters called microplastic. Microplastic has the potential to be swallowed by aquatic biota that can cause internal bleeding and blockage of the digestive tract. Hue microplastic will affect humans who consume them. One of the aquatic biota that is often contaminated by microplastic is fish. Research related to microplastic contamination in the digestive tract of fish has often been carried out. This study examines the level of microplastic contamination in the digestive tract of fish in Indonesian waters refers to the available literature. The results showed that there were 5 types of microplastics contaminated in the digestive tract of fish in Indonesia, namely fiber, film/filament, fragments, pellets, rows, foam and granules.
Penggunaan Aditif Pakan Berbahan Alami sebagai Alternatif Pengganti Antibiotik Terhadap Produktivitas Ternak Unggas Layyina, Qanita; Husna, Yusfida Mariatul; Firdus, Firdus; Allaily, Allaily
JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Oktober)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/jimad.v2i1.537

Abstract

This study explores the potential of natural feed additives as alternatives to antibiotics in poultry industry, focusing on their mechanisms of action and impacts on productivity. The increasing emphasis on alternative feed additives develops from the global prohibition of antibiotic use in livestock production due to the risk of antimicrobial resistance, which poses a significant threat to public health. Natural feed additives, including phytogenics, organic acids, prebiotics, probiotics, enzymes and their derivatives, have been extensively studied and has demonstrate efficacy comparable to synthetic antibiotics in enhancing poultry performance. These additives have been shown to improve feed intake, enhance digestive efficiency, optimize feed conversion rates, promote growth performance, reduce disease incidence, strengthen immune responses, and control pathogenic microorganisms. The adoption of natural feed additives offers a sustainable and promising solution to mitigate the challenges associated with antibiotic bans in the poultry industry. Comprehensive insights into the types, mechanisms, and effects of these additives are critical for nutritionists, researchers, feed manufactures, and poultry farmers to develop evidence-based strategies for enhancing poultry productivity.
Perencanaan Penataan Kawasan Mangrove di Gampong Lamnga berbasis Pemetaan Spasial guna menjadi Kawasan Ekowisata Achmad, Ashfa; Firdus, Firdus; Mellisa, Siska; Ramli, Ichwana; Hasan, Zainuddin
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 24, No 3 (2024): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.05940

Abstract

Kawasan mangrove memiliki peran vital dalam ekosistem pesisir, baik dari segi ekologi maupun ekonomi, terutama dalam pengembangan ekowisata. Masyarakat di Gampong Lamnga di Kabupaten Aceh Besar melakukan budidaya tiram dan memiliki ekosistem mangrove yang masih terjaga, namun potensi ekowisata dan budidaya tiram di daerah ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk menata kawasan mangrove berbasis pemetaan spasial sebagai kawasan ekowisata yang dapat mendukung peningkatan pendapatan masyarakat. Dengan menggunakan metode pemetaan spasial, survei lapangan, dan wawancara dengan masyarakat lokal, kegiatan ini menghasilkan rekomendasi mengenai rencana zonasi dan pengembangan ekowisata berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gampong Lamnga. Pemetaan spasial memberikan  pemahaman yang lebih baik tentang karakteristik dan potensi kawasan, dalam budidaya tiram sekaligus membantu menentukan area yang layak dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelolaan kawasan mangrove secara berkelanjutan. Pengelolaan yang baik akan mendukung perlindungan ekosistem sambil menciptakan peluang bagi pariwisata yang ramah lingkungan. Dengan pendekatan ini, Gampong Lamnga dapat diubah menjadi destinasi ekowisata yang menarik, memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat, serta menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove. Pengembangan yang terencana akan memastikan ekosistem ini tetap terjaga dan mendukung kehidupan ekonomi untuk menjadi model pengembangan ekowisata berbasis mangrove yang berkelanjutan.
VARIASI PAKAN DALAM MENDUKUNG PRODUKTIVITAS SAPI ACEH DAN SAPI BALI DI INDONESIA Umaira, Syifa Thifal; Sahira, Rasyadhifa As; Firdus, Firdus; Allaily, Allaily; Sari, Widya
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 16 No. 2 (2024): Edisi Juli - Desember 2024
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v16i2.6529

Abstract

The survival of Acehnese and Balinese cattle is affected by feed that contains nutrients to support the growth and productivity of livestock. Feed quality, quantity and continuity are problems that affect the productivity of local cattle in Indonesia. The most commonly used forages in feeding Aceh and Bali cattle are elephant grass dan field grass, while the most commonly used concentrates are palm fronds and corn. A combination of 80% forage and 20% concentrate tends to be better for increasing daily weight gain of Aceh and Bali cattle.
LITERATUR REVIEW: PENGOLAHAN LIMBAH SEBAGAI BAHAN PAKAN AYAM KAMPUNG Pratiwi, Anggi; Januardi, Januardi; Firdus, Firdus; Allaily, Allaily
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 16 No. 2 (2024): Edisi Juli - Desember 2024
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v16i2.6555

Abstract

Limbah dari hasil pertanian, perkebunan dan industri dapat digunakan sebagai sumber pakan bagi unggas terutama ayam kampung, karena mengandung nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan ayam kampung. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis jenis limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ayam kampung. Penelitian ini menggunakan metode literatur review untuk menggambarkan pemanfaatan limbah sebagai pakan ayam kampung, yang dipilih sebagai rujukan bersumber dari jurnal ilmiah yaitu google scholar. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pakan dari limbah yang dapat mempengaruhi berat badan, karkas, tinggi tubuh, bobot tubuh, berat dada, berat paha, berat sayap dan berat punggung ayam kampung.
Pencemaran Logam Berat terhadap Ketersediaan Air Bersih di Perairan Pulau Sumatera: Review Artikel Almira, Cut Syifa; Syahira, Siti Ashiva; Firdus, Firdus; Rizki, Alia; Nasir, Muhammad
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan hidup di Indonesia memiliki peran penting dalam menopang kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya, salah satunya melalui ketersediaan air. Air sebagian besar berupa air asin memiliki hanya 0.014% dalam bentuk air tawar yang dapat dimanfaatkan langsung. Sungai merupakan sumber utama air di Indonesia, mendukung berbagai sektor seperti konsumsi, pertanian, perikanan, dan transportasi. Namun, pencemaran sungai menjadi masalah serius, dengan data menunjukkan bahwa sebagian besar sungai di Indonesia telah tercemar, baik dalam kategori ringan hingga berat. Salah satu ancaman utama adalah pencemaran logam berat yang bersifat tidak terdegradasi dan dapat terakumulasi dalam lingkungan serta organisme. Dampaknya signifikan terhadap kualitas air dan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah Sumatera. Adapun hasil literature review ini diketahui bahwa seluruh Sungai di perairan Sungai Sumatera menunjukkan hasil tercemar logam berat meskipun terdapat beberapa sungai dengan logam berat yang masih berada di bawah baku mutu.
ARTIKEL REVIEW : EFEK PENCEMARAN AIR JANGKA PANJANG DI SUNGAI YANGTZE, CHINA Fajarna, Nova; Munzilin, Munzilin; Firdus, Firdus; Nasir, Muhammad; Rizki, Alia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43640

Abstract

Sungai Yangtze merupakan sungai terbesar ketiga di dunia yang kini telah tercemar oleh bahan-bahan pencemar seperti logam berat, mikroplastik dan lain sebagainya. Pencemaran ini diduga terjadi karena adanya aktivitas-aktivitas industri, pertanian, dan permukiman yang mana limbahnya tidak dikelola dengan semestinya sehingga limbahnya menimbulkan dampak yang sangat luas. Adapun tujuan dari artikel review ini adalah untuk mengetahui jenis pencemaran apa saja yang ada di sungai Yangtze beserta efek yang ditimbulkan, baik untuk lingkungan maupun kesehatan makhluk hidup. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode literature review, dimana literature yang digunakan merupakan literature yang bersangkutan dengan pencemaran air yang ada di sungai Yangtze, China. Pencarian literatur review ini dilakukan dengan empat prosedur, yaitu identifikasi, skrining, kelayakan dan keterimaan. Hasil yang didapatkan kemudian dijelaskan secara deskriptif dan akan dijabarkan dalam bentuk gambar. Hasil dari artikel review ini menunjukkan bahwa Shoal Nanhui Timur memiliki tingkat pencemaran Pb tertinggi, yaitu sebanyak 768, diikuti oleh beberapa lokasi lain seperti Pantai Yuanyuansha sebanyak 716 dan bagian bawah saluran Selatan sebanyak 692. Selain Pb, pencemaran seperti As, Cr, Pb, Zn, dan Ni juga terdapat di Kawasan sungai Yangtze, China. Sehubungan dengan rata-rata simpangan baku berlebih, tingkat pencemarannya adalah Pb (8,34) > Cu (0,57) > Cr (0,37) > Zn (0,355) > Ni (0,352) > As (0,28) > Cd (0,00).